• Tentang Kami
Thursday, July 23, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pakar Gizi UGM Ingatkan Program MBG Butuh Pengawasan Ketat, Bukan Sekadar Mengejar Proyek

Toto menegaskan bahwa keracunan makanan umumnya disebabkan oleh kontaminasi bakteri yang dapat muncul dari berbagai proses.

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
August 28, 2025
in headline, Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sejumlah siswa SMP di Sleman yang diduga keracunan usai mengonsumsi MBG tengah dilarikan ke puskesmas terdekat, Rabu (13/8/2025)

Sejumlah siswa SMP di Sleman yang diduga keracunan usai mengonsumsi MBG tengah dilarikan ke puskesmas terdekat, Rabu (13/8/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Perempuan Rentan Terpapar Autoimun, Pakar Reumatologi: Perlu Manajemen Stres

Kerusakan Lingkungan di Indonesia Kian Parah, Arqom: Akibat Manusia Serakah

SLEMAN, POPULI.ID – Menyusul kasus keracunan yang terjadi di wilayah Mlati dan dugaan keracunan di Berbah, Sleman dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pakar Gizi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Toto Sudargo, menegaskan pentingnya evaluasi ketat terhadap pelaksanaan program tersebut.

Toto menjelaskan bahwa meskipun secara prinsip program MBG sangat baik dan layak didukung, namun distribusi makanan dalam jumlah besar memerlukan kehati-hatian tinggi.

“Masyarakat sering menganggap memasak itu mudah, tinggal buat dan dibagikan. Tapi kalau jumlahnya besar seperti MBG, peluang terjadinya kontaminasi makanan juga tinggi,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (28/8/2025).

Toto menegaskan bahwa keracunan makanan umumnya disebabkan oleh kontaminasi bakteri yang dapat muncul dari berbagai proses. Mulai dari pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan. “Bahkan di rumah sakit, dari dapur ke ruang pasien, kadang masih ditemukan bakteri di troli makanan,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa penyediaan makanan dalam jumlah besar, seperti pada program MBG, tidak bisa ditangani secara asal-asalan. Menurutnya, seharusnya dikerjakan oleh organisasi profesional seperti katering bersertifikat yang memahami prinsip Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).

Toto memaparkan bahwa kontaminasi bisa terjadi sejak awal, dari bahan makanan yang tidak memenuhi standar. Sayur bisa terpapar pestisida atau kotoran hewan, daging dan ikan bisa mengandung bakteri karena pencucian yang tidak bersih atau penyimpanan yang tidak sesuai.
“Begitu juga dengan tahu, tempe, dan makanan kaleng yang wadah atau penyimpanannya tidak steril,” ucapnya.

Selain itu, praktik-praktik buruk seperti menutup makanan panas tanpa pendinginan yang memadai, tidak mencuci tangan setelah aktivitas tertentu, hingga penggunaan bahan yang sudah tidak layak pakai, turut meningkatkan risiko keracunan.

“Kalau sayur panas langsung ditutup, uapnya akan mempercepat pembusukan. Ini sering disepelekan, padahal sangat penting,” tambah Toto.

Menurutnya, makanan yang dimasak dalam jumlah besar idealnya harus dikonsumsi dalam waktu maksimal 3 hingga 4 jam setelah selesai dimasak. Waktu ini dihitung sejak makanan selesai dimasak hingga dikonsumsi oleh siswa di sekolah.

“Tiga sampai empat jam setelah dimasak masih aman,” paparnya.

Ia menekankan bahwa penyelenggara program MBG harus menerapkan disiplin tinggi. Terutama dalam menjaga kebersihan dapur, alat, dan personel. Petugas harus selalu mencuci tangan, menggunakan sarung tangan, dan memisahkan bahan makanan mentah secara tepat. Makanan hangat juga tidak boleh langsung ditutup dan disimpan dalam jangka waktu lama.

“Kalau makanan dibawa dan tercecer, lalu diambil dan dimasukkan lagi, itu bahaya. Kita tidak tahu kontaminasinya sudah sejauh mana. Makanya harus ada kontrol kualitas yang ketat,” ungkapnya.

Toto juga mengingatkan bahwa prinsip dari program MBG seharusnya untuk membantu masyarakat, bukan sekadar mencari proyek.

“Kalau orientasinya hanya proyek, risikonya makanan tidak layak, kasus keracunan, dan akhirnya makanan dibuang karena tidak enak. Ini sangat disayangkan,” pungkasnya.
Tags: keracunanMakan Bergizi GratisMBGPakar GizipengawasanToto SudargoUGMuniversitas gadjah mada

Related Posts

Ilustrasi perempuan terkena autoimun

Perempuan Rentan Terpapar Autoimun, Pakar Reumatologi: Perlu Manajemen Stres

July 21, 2026
Ilustrasi kerusakan lingkungan

Kerusakan Lingkungan di Indonesia Kian Parah, Arqom: Akibat Manusia Serakah

July 12, 2026
Ilustrasi melakukan banyak pekerjaan, kerja sampingan

Mencuat Tren Polyworking, Siasat Bertahan Hidup Zaman Now

July 8, 2026
Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Korupsi Ompreng MBG Seret Brigjen Polisi, Eks Ketua Komnas HAM: Sudah Lewati Batas Kemanusiaan

July 6, 2026
Ilustrasi pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

4 Kritik BEM UI Soal MBG dan Pemerintahan Prabowo-Gibran: Salah Prioritas hingga Demo Bayaran

June 29, 2026
Ketua BEM FH UBK mengaku mendapat suap seusai melakukan aksi dan bertemu Wapres Gibran

Kronologi Skandal Dugaan Suap BEM UBK

June 25, 2026
Next Post
Pelaku penggelapan motor rental di Gedongtengen saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polsek Gedongtengen, Kota Yogyakarta, Kamis (28/8/2025)

Modal Saling Percaya, Seorang Pengelola Homestay di Yogyakarta Nekat Gadaikan Motor Rental 4 Unit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.