• Tentang Kami
Jumat, Oktober 9, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Aktivis 98 Kritisi Kinerja Menteri Kabinet Prabowo: Kental Politik Dagang Sapi

Para aktivis merasa kecewa dan resah dengan kondisi negara di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto

byGalih Priatmojo
Agustus 11, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Aktivis 98 menyatakan sikap terkait kondisi negara di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Minggu (10/8/2025)

Aktivis 98 menyatakan sikap terkait kondisi negara di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Minggu (10/8/2025). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Sejumlah aktivis 98 dari seluruh Indonesia berkumpul untuk menggelar retret dan konsolidasi nasional di Yogyakarta.

Dalam jumpa pers yang dilakukan pada Minggu (10/8/2025) di Pendopo Lawas Alun-alun Utara, Keraton, Kota Yogyakarta, sejumlah aktivis ingin meluruskan kembali cita-cita yang digaungkan era reformasi.

BERITA MENARIK LAINNYA

Dari Titik Minus, F Bambang Sigit Sulaksana Meniti Jalan Panjang Hingga Parlemen

Pemilu Bukan Sekadar Coblosan, Bawaslu DIY Buka Ruang Belajar Demokrasi

Mereka merasa resah dan kecewa dengan kondisi negara yang tidak membaik di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terlebih kinerja para menteri yang dianggap mengecewakan rakyat.

“Pertama, dalam konteks pemerintahan kami menilai bahwa kabinet sekarang kali lihat kinerjanya kurang begitu baik,” kata satu di antara aktivis, Surya Wijaya.

“Meskipun ada yang program yang bagus, karena kinerja menteri-menterinya tidak layak dalam melaksanakan program, maka program yang bagus tadi tidak berjalan sesuai harapan,” imbuhnya.

Sejumlah menteri yang diangkat Presiden tersebut kental dengan politik dagang sapi (kepentingan politik) tanpa terlalu memperhitungkan kompetensi.

Pihaknya juga menyoroti kondisi perpajakan yang dinilai sangat membebani ekonomi rakyat.

Aktivis juga memberi penilaian atas kinerja Badan Pengelola Investasi Daya Aganata Nusantara (Danantara). Disebut Arya, arah kerja dari Danatara melenceng dari yang seharusnya.

“Danantara seharusnya bisa mengelola investasi keuangan pemerintah dan juga dikelola orang profesional, ternyata arah kebijakan nya justru mencari pinjaman modal asing,” katanya.

Surya juga menyebut orang-orang yang berada dalam lembaga tersebut sarat dengan kepentingan politik. Pihaknya ingin lembaga tersebut dievaluasi total.

Pihaknya juga mempertanyakan sikap para menteri dalam menghadapi rakyatnya yang disebut terlalu reaksioner.

Aktivis 98 lainya, Adi Wibowo menjelaskan dalam retret dan konsolidasi tersebut turut menyikapi kondisi demokrasi saat ini yang jauh dari harapan para aktivis reformasi.

Hal tersebut terlihat bahwa adanya partai-partai besar yang lebih banyak menguasai parlemen dibanding partai kecil melalui parliamentary threshold.

Adi menilai, parlementary treshold sebagai aturan yang inkonstitusional. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar aturan tersebut dihapuskan. “Kami memutuskan untuk dihapuskan menjadi 0 persen,” katanya.

Di satu sisi, presidential threshold saat ini juga menjadi agenda dari partai-partai besar dalam menentukan calon yang mereka miliki, dan membatasi kesempatan bagi para pemimpin dari partai kecil.

Ia menilai, semua orang yang memiliki kapasitas berhak menjadi presiden.

“Selama ini (calon) diisi hanya oleh politisi-politisi l besar yang pengaruh, seharusnya semua orang bisa menjadi presiden jika punya kapasitas ,”katanya.

Para aktivis menyebut ingin menyehatkan kembali lagi dengan menyehatkan proses politik.

Dalam waktu dekat, para aktivis akan melakukan dialog dengan 2 tokoh berpengaruh.

Mereka berencana menemui Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Mantan Presiden ke-5 Megawati Soekarno Putri.

Para aktivis akan berkonsultasi terhadap dan bertukar pikiran karena dianggap masih memegang erat nilai reformasi. “Mungkin beberapa waktu kedepan kami akan bertemu,” katanya.

(populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: aktivis 98dagang sapipolitikprabowoYogyakarta

Related Posts

Dari Titik Minus, F Bambang Sigit Sulaksana Meniti Jalan Panjang Hingga Parlemen

Dari Titik Minus, F Bambang Sigit Sulaksana Meniti Jalan Panjang Hingga Parlemen

September 8, 2026
Pemilu Bukan Sekadar Coblosan, Bawaslu DIY Buka Ruang Belajar Demokrasi

Pemilu Bukan Sekadar Coblosan, Bawaslu DIY Buka Ruang Belajar Demokrasi

September 7, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Agustus 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

Agustus 5, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

Juli 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

Juli 27, 2026
Next Post
Gali Tanah, Warga Ngemplak Temukan Mortir Peninggalan Kolonial

Gali Tanah, Warga Ngemplak Temukan Mortir Peninggalan Kolonial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.