• Tentang Kami
Friday, January 16, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Provinsi DIY Masih Jadi Magnet Wisman Meski Kunjungan Alami Tren Menurun

Memasuki bulan Oktober, lanjut Iwan, tren kunjungan mulai bergeser mengikuti musim, agenda wisata, dan momen liburan di negara-negara asal wisatawan.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
October 6, 2025
in Bisnis, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Candi Prambanan menjadi tujuan wisata budaya di Sleman yang paling banyak diminati selama libur panjang

Candi Prambanan menjadi tujuan wisata budaya di Sleman yang paling banyak diminati selama libur panjang. [dok. dinas pariwisata sleman]

0
SHARES
36
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada September 2025 masih tergolong tinggi. Meskipun mengalami sedikit penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tingginya aktivitas wisman tersebut selaras dengan tren pertumbuhan sektor pariwisata di DIY yang terus menunjukkan perkembangan positif.

BERITA MENARIK LAINNYA

Tekan Sampah Plastik, Pemkot Yogyakarta Sediakan 5 Fasilitas Air Siap Minum di Malioboro

Konser Bertajuk Let’s Poppin! YK Bakal Dihelat di SCH, Hadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

Humas Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY, Iwan Sulistyanto, menjelaskan bulan September memang kerap menjadi bulan dengan lonjakan kunjungan wisatawan asing. Hal ini disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti jadwal libur internasional, akses penerbangan langsung yang semakin mudah, promosi destinasi yang masif, serta paket-paket wisata yang menarik minat wisatawan luar negeri.

Ia menyebut jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terdapat sejumlah perubahan yang mempengaruhi arus wisatawan. Termasuk pergeseran preferensi destinasi, perencanaan perjalanan, dan strategi promosi dari berbagai pihak.

“Faktor-faktor inilah yang membentuk pola kunjungan wisatawan. Jadi meskipun ada sedikit penurunan, DIY tetap menjadi destinasi yang menarik di mata wisman,” ujar Iwan, Minggu (5/10/2025).

Memasuki bulan Oktober, lanjut Iwan, tren kunjungan mulai bergeser mengikuti musim, agenda wisata, dan momen liburan di negara-negara asal wisatawan.

Menurutnya, fluktuasi ini merupakan hal yang wajar dalam dunia pariwisata. Meski demikian, DIY tetap memiliki daya pikat yang konsisten berkat kekayaan budaya, seni, kuliner, serta destinasi yang terus berkembang.

“Secara angka memang belum bisa digambarkan secara pasti karena pergantian musim panas juga sedang berlangsung,” katanya.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, jumlah wisman yang datang ke DIY pada Agustus 2025 tercatat sebanyak 12.554 kunjungan. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 10,88 persen dibandingkan bulan sebelumnya atau secara month-to-month (mtm). Juga mengalami lonjakan sebesar 23,86 persen jika dibandingkan dengan Agustus 2024 atau secara year-on-year (yoy).

Statistisi Utama BPS DIY, Sentot Bangun Widoyono, menjelaskan secara kumulatif sejak Januari hingga Agustus 2025, jumlah kunjungan wisman justru mengalami penurunan sebesar 7,36 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

Berdasarkan asal negara, tiga besar wisatawan asing yang paling banyak datang ke DIY berasal dari Malaysia dengan 4.825 kunjungan atau 38,43 persen dari total, mencatat pertumbuhan bulanan sebesar 35 persen.

Lalu Italia sebanyak 1.073 kunjungan atau 8,55 persen, dengan peningkatan mencapai 200,56 persen. Kemudian Singapura sebanyak 1.035 kunjungan atau 8,24 persen, yang juga tumbuh 31,35 persen dibanding bulan sebelumnya.

“Data ini mencerminkan dinamika kunjungan yang cukup bervariasi antar negara,” jelas Sentot.

Tags: ASITAIwan SulistyantoliburanPariwisataPHRI DIYwismanYogyakarta

Related Posts

Wisatawan mencoba fasilitas air siap minum yang disediakan Pemkot Yogyakarta di kawasan Malioboro. [Dok Pemkot Yogyakarta]

Tekan Sampah Plastik, Pemkot Yogyakarta Sediakan 5 Fasilitas Air Siap Minum di Malioboro

January 14, 2026
Lincah.id & Gelaskaca Productions Hadirkan “Let’s Poppin! YK”: An Intimate Concert Across Generation” menghadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

Konser Bertajuk Let’s Poppin! YK Bakal Dihelat di SCH, Hadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

January 13, 2026
Terminal Giwangan akan dikembangkan sebagai kawasan transit oriented development (TOD) oleh Pemkot Yogyakarta. Hal ini untuk menekan masuknya kendaraan berukuran besar ke kawasan inti Sumbu Filosofi.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Terminal Giwangan Jadi Area Transit Bus Pariwisata

January 12, 2026
Lahan milik Pemkot Yogyakarta di Kampung Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kotagede yang akan dibangun ruang terbuka hijau publik.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Dua RTHP Baru di Tegalgendu dan Nitikan Pada 2026

January 12, 2026
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Next Post
Proses pemadaman api di sebuah ruko yang terbakar di Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman, Senin (6/10/2025). (Dok. Bidang Damkar Satpol PP Sleman)

Ruko Produksi Akrilik di Demangan Baru Terbakar, Diduga karena Korsleting Listrik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.