• Tentang Kami
Monday, August 3, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Pemkot Yogyakarta Siapkan Dua RTHP Baru di Tegalgendu dan Nitikan Pada 2026

RTHP di Kampung Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kotagede akan dibangun di atas lahan milik Pemkot Yogyakarta dengan luas sekitar 800 meter persegi.

byredaksi
January 12, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lahan milik Pemkot Yogyakarta di Kampung Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kotagede yang akan dibangun ruang terbuka hijau publik.

Lahan milik Pemkot Yogyakarta di Kampung Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kotagede yang akan dibangun ruang terbuka hijau publik. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berencana menambah ruang terbuka hijau publik (RTHP) secara bertahap setiap tahun.

Pada 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta akan merealisasikan pembangunan dua RTHP baru yang tidak hanya berfungsi sebagai penyangga ekologi, tetapi juga sebagai ruang aktivitas warga, termasuk area bermain anak.

BERITA MENARIK LAINNYA

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

Kepala Bidang RTHP DLH Kota Yogyakarta, Rina Aryati Nugraha, mengatakan dua proyek tersebut meliputi pembangunan RTHP di Kampung Tegalgendu serta taman lalu lintas di kawasan RTHP Nitikan.

Ia menyebut RTHP di Kampung Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kotagede akan dibangun di atas lahan milik Pemkot Yogyakarta dengan luas sekitar 800 meter persegi. Sementara itu, taman lalu lintas di RTHP Nitikan direncanakan menempati area seluas kurang lebih 1.700 meter persegi, juga di lahan milik pemerintah kota.

Rina menjelaskan, RTH publik di Tegalgendu akan mengusung konsep taman mentaok yang dipadukan dengan pengelolaan sampah organik. Konsep tersebut dihadirkan untuk mengingatkan sejarah Kotagede yang bermula dari kawasan hutan mentaok.

Dari sisi vegetasi, taman ini akan didominasi pohon mentaok serta dikombinasikan dengan berbagai jenis tanaman lainnya. Fasilitas pendukung seperti pendopo dan gazebo juga akan disediakan sebagai ruang kegiatan masyarakat.

“Konsep RTHP yang dibangun bisa menunjang kawasan Kotagede sehingga rencana kita buat Taman Mentaok. Kita buat lebih modern tapi tetap ada unsur sejarah dan budaya Kotagede sehingga bisa untuk edukasi sejarah Kotagede,” kata Rina, Sabtu (10/1/2026).

Selain itu, RTHP Tegalgendu juga akan difungsikan sebagai lokasi pengolahan sampah organik kering seperti daun-daunan. DLH berencana membangun biopori memanjang di bawah jalur pedestrian agar fungsi pengelolaan sampah tidak mengurangi luasan RTH. Pembangunan tahap awal RTHP Tegalgendu akan dibiayai melalui APBD Kota Yogyakarta 2026 dengan pagu anggaran sekitar Rp 640 juta.

“Anggaran difokuskan untuk penataan awal berupa pembangunan jalur pedestrian dan biopori sebagai kebutuhan prioritas dalam upaya penanganan persoalan sampah. Penataan lanjutan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” ujar Rina.

Sementara itu, pembangunan taman lalu lintas di RTHP Nitikan juga akan menggunakan APBD Kota Yogyakarta dengan alokasi anggaran sekitar Rp1,65 miliar. Taman lalu lintas ini disiapkan sebagai pengganti fasilitas serupa di kawasan Terminal Giwangan yang akan ditata ulang.

“Pembangunan meliputi area taman lalu lintas, pendopo dan ruang terbuka hijau yang bisa diakses masyarakat. Lahan itu selama ini sudah dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau oleh masyarakat sekitar,” jelas Rina.

Ia menambahkan, lokasi di Nitikan selama ini telah dimanfaatkan warga sebagai ruang terbuka hijau. Ke depan, taman lalu lintas di kawasan tersebut diharapkan lebih dekat dengan masyarakat dan sekolah-sekolah di sekitarnya, serta dilengkapi sarana pendukung dan petugas.

“Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi sekaligus ruang publik yang terbuka setiap hari,” tandasnya.

Tags: DLH Kota YogyakartaKampung TegalgenduNitikanruang terbuka hijauYogyakarta

Related Posts

Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

July 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

July 27, 2026
Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

July 19, 2026
Sejumlah penumpang mengantre di gate tiket setelah menggunakan layanan KAI Bandara YIA PSO, belum lama ini.

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

July 19, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di SMPN 10 Yogyakarta, Senin (13/7/2026).

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

July 14, 2026
Kebakaran melanda Vrama Billiard and Cafe serta Kanaya Munch & Migle, Jumat (3/7/2026) pagi.

Tempat Nongkrong dan Billiard di Mergangsan Kebakaran, Diduga Korsleting

July 3, 2026
Next Post
Terminal Giwangan akan dikembangkan sebagai kawasan transit oriented development (TOD) oleh Pemkot Yogyakarta. Hal ini untuk menekan masuknya kendaraan berukuran besar ke kawasan inti Sumbu Filosofi.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Terminal Giwangan Jadi Area Transit Bus Pariwisata

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.