• Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Pemkot Yogyakarta Siapkan Dua RTHP Baru di Tegalgendu dan Nitikan Pada 2026

RTHP di Kampung Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kotagede akan dibangun di atas lahan milik Pemkot Yogyakarta dengan luas sekitar 800 meter persegi.

byredaksi
January 12, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lahan milik Pemkot Yogyakarta di Kampung Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kotagede yang akan dibangun ruang terbuka hijau publik.

Lahan milik Pemkot Yogyakarta di Kampung Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kotagede yang akan dibangun ruang terbuka hijau publik. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berencana menambah ruang terbuka hijau publik (RTHP) secara bertahap setiap tahun.

Pada 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta akan merealisasikan pembangunan dua RTHP baru yang tidak hanya berfungsi sebagai penyangga ekologi, tetapi juga sebagai ruang aktivitas warga, termasuk area bermain anak.

BERITA MENARIK LAINNYA

Dubes Inggris Kunjungi Yogyakarta, GKR Mangkubumi: Bahas Penataan Transportasi

Dubes Inggris Berkunjung ke Stasiun Yogyakarta, Pererat Hubungan Inggris dan Yogyakarta

Kepala Bidang RTHP DLH Kota Yogyakarta, Rina Aryati Nugraha, mengatakan dua proyek tersebut meliputi pembangunan RTHP di Kampung Tegalgendu serta taman lalu lintas di kawasan RTHP Nitikan.

Ia menyebut RTHP di Kampung Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kotagede akan dibangun di atas lahan milik Pemkot Yogyakarta dengan luas sekitar 800 meter persegi. Sementara itu, taman lalu lintas di RTHP Nitikan direncanakan menempati area seluas kurang lebih 1.700 meter persegi, juga di lahan milik pemerintah kota.

Rina menjelaskan, RTH publik di Tegalgendu akan mengusung konsep taman mentaok yang dipadukan dengan pengelolaan sampah organik. Konsep tersebut dihadirkan untuk mengingatkan sejarah Kotagede yang bermula dari kawasan hutan mentaok.

Dari sisi vegetasi, taman ini akan didominasi pohon mentaok serta dikombinasikan dengan berbagai jenis tanaman lainnya. Fasilitas pendukung seperti pendopo dan gazebo juga akan disediakan sebagai ruang kegiatan masyarakat.

“Konsep RTHP yang dibangun bisa menunjang kawasan Kotagede sehingga rencana kita buat Taman Mentaok. Kita buat lebih modern tapi tetap ada unsur sejarah dan budaya Kotagede sehingga bisa untuk edukasi sejarah Kotagede,” kata Rina, Sabtu (10/1/2026).

Selain itu, RTHP Tegalgendu juga akan difungsikan sebagai lokasi pengolahan sampah organik kering seperti daun-daunan. DLH berencana membangun biopori memanjang di bawah jalur pedestrian agar fungsi pengelolaan sampah tidak mengurangi luasan RTH. Pembangunan tahap awal RTHP Tegalgendu akan dibiayai melalui APBD Kota Yogyakarta 2026 dengan pagu anggaran sekitar Rp 640 juta.

“Anggaran difokuskan untuk penataan awal berupa pembangunan jalur pedestrian dan biopori sebagai kebutuhan prioritas dalam upaya penanganan persoalan sampah. Penataan lanjutan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” ujar Rina.

Sementara itu, pembangunan taman lalu lintas di RTHP Nitikan juga akan menggunakan APBD Kota Yogyakarta dengan alokasi anggaran sekitar Rp1,65 miliar. Taman lalu lintas ini disiapkan sebagai pengganti fasilitas serupa di kawasan Terminal Giwangan yang akan ditata ulang.

“Pembangunan meliputi area taman lalu lintas, pendopo dan ruang terbuka hijau yang bisa diakses masyarakat. Lahan itu selama ini sudah dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau oleh masyarakat sekitar,” jelas Rina.

Ia menambahkan, lokasi di Nitikan selama ini telah dimanfaatkan warga sebagai ruang terbuka hijau. Ke depan, taman lalu lintas di kawasan tersebut diharapkan lebih dekat dengan masyarakat dan sekolah-sekolah di sekitarnya, serta dilengkapi sarana pendukung dan petugas.

“Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi sekaligus ruang publik yang terbuka setiap hari,” tandasnya.

Tags: DLH Kota YogyakartaKampung TegalgenduNitikanruang terbuka hijauYogyakarta

Related Posts

Dubes Inggris Kunjungi Yogyakarta, GKR Mangkubumi: Bahas Penataan Transportasi

Dubes Inggris Kunjungi Yogyakarta, GKR Mangkubumi: Bahas Penataan Transportasi

April 8, 2026
Dubes Inggris Berkunjung ke Stasiun Yogyakarta, Pererat Hubungan Inggris dan Yogyakarta

Dubes Inggris Berkunjung ke Stasiun Yogyakarta, Pererat Hubungan Inggris dan Yogyakarta

April 8, 2026
Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, Bantul saat beberapa waktu lalu ditinjau sejumlah anggota DPRD DIY

Pasca Libur Lebaran 2026, WALHI Nilai Pengelolaan Sampah Yogyakarta Belum Optimal

April 8, 2026
Suasana toko plastik di belakang Pasar Kranggan, Kota Yogyakarta, Selasa (7/4/2026). Sejumlah penjual mengeluhkan naiknya harga plastik hingga memengaruhi penjualan

Harga Plastik di Yogyakarta Melonjak 100 Persen, Pedagang: Penjualan Menurun

April 7, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Wali Kota Yogyakarta Reformasi Sektor Pendidikan, Targetkan PPDB SD Tampung 3.700 Siswa Baru

April 7, 2026
PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

April 6, 2026
Next Post
Terminal Giwangan akan dikembangkan sebagai kawasan transit oriented development (TOD) oleh Pemkot Yogyakarta. Hal ini untuk menekan masuknya kendaraan berukuran besar ke kawasan inti Sumbu Filosofi.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Terminal Giwangan Jadi Area Transit Bus Pariwisata

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.