• Tentang Kami
Friday, January 16, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Musim Sepi Wisata Melanda DIY, Kunjungan Turun Jelang Akhir Tahun

Menurut catatan PHRI DIY, tingkat hunian hotel selama dua bulan terakhir hanya berada di kisaran 45 persen, jauh dari target ideal sebesar 70 persen.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
October 12, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Malioboro merupakan satu diantara destinasi wisata di Jogja yang banyak dikunjungi wisatawan terutama ketika libur Lebaran

Malioboro merupakan satu diantara destinasi wisata di Jogja yang banyak dikunjungi wisatawan terutama ketika libur Lebaran. [vecteezy/abiezareswara]

0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA POPULI.ID – Musim sepi wisata mulai melanda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Oktober hingga diprediksi sampai pertengahan Desember 2025 nanti. Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menilai lesunya arus wisatawan diakibatkan oleh ketiadaan hari libur nasional maupun cuti bersama selama periode tersebut.

Ketua GIPI DIY, Bobby Ardiyanto, menjelaskan meskipun akhir pekan bisa sedikit mengangkat angka kunjungan, namun hari-hari biasa cenderung lengang. Dalam situasi ini, penyelenggaraan event dianggap sebagai salah satu strategi untuk mendongkrak minat wisatawan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Tekan Sampah Plastik, Pemkot Yogyakarta Sediakan 5 Fasilitas Air Siap Minum di Malioboro

Konser Bertajuk Let’s Poppin! YK Bakal Dihelat di SCH, Hadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

“Event sebenarnya bisa menjadi pemicu utama agar tetap ada pergerakan wisatawan, meskipun itu tidak terlalu signifikan,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (11/10/2025).

Ia mengatakan selama musim sepi atau low season ini, tingkat okupansi hanya berkisar antara 25 persen hingga 35 persen dari kapasitas maksimal. Sebagian besar wisatawan yang datang adalah wisatawan nusantara. Sementara wisatawan mancanegara hanya menyumbang angka kecil.

Bobby menyebut peningkatan jumlah kunjungan baru mulai terlihat pada pertengahan Desember hingga menjelang pergantian tahun ketika libur panjang mulai berlangsung.

“Biasanya pergerakan mulai terasa naik setelah tanggal 15 Desember,” jelasnya.

Membandingkan kondisi Januari hingga Oktober 2025 dengan periode yang sama tahun lalu, Bobby mengungkapkan angka kunjungan mengalami penurunan. Penurunan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik di dalam negeri maupun dari luar.

Ia menyoroti penghematan anggaran oleh pemerintah, pembatalan program study tour, serta gelombang aksi unjuk rasa sebagai faktor domestik yang menekan pergerakan wisata.

Sementara itu, konflik geopolitik seperti perang di Timur Tengah dan kondisi ekonomi global yang belum pulih turut berdampak pada turunnya kunjungan wisatawan asing.

“Data dari kementerian juga menunjukkan kalau jumlah wisatawan tahun ini cenderung menurun dibanding tahun sebelumnya,” kata Bobby.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menargetkan tingkat hunian hotel di bulan Oktober 2025 bisa menembus angka 75 persen. Meski sebelumnya sektor perhotelan di DIY sempat lesu pada periode Agustus hingga September 2025.

Menurut catatan PHRI DIY, tingkat hunian hotel selama dua bulan terakhir hanya berada di kisaran 45 persen, jauh dari target ideal sebesar 70 persen.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono, mengungkapkan sejumlah event sport tourism dan kegiatan seni budaya di Yogyakarta masih menjadi penopang utama pemesanan kamar hotel.

“Pada September kemarin di DIY rata-rata okupansi 45 sampai 55 persen dari target 70 persen,” ujarnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat kunjungan wisatawan nusantara pada Agustus 2025 mencapai 3 juta perjalanan. Angka ini turun 14,73 persen dari Juli 2025. Namun justru tercatat tumbuh 5,4 persen dibanding Agustus 2024.

Perjalanan wisatawan nusantara sendiri terbagi menjadi dua pola, yakni perjalanan intra-provinsi sebanyak 1,26 juta perjalanan atau 42,15 persen, serta perjalanan antar provinsi sebanyak 1,74 juta perjalanan atau 57,85 persen.

Tags: Bobby ArdiyantoDeddy Pranowo EryonoGIPI DIYhunian hotelPHRI DIYsepiwisataYogyakarta

Related Posts

Wisatawan mencoba fasilitas air siap minum yang disediakan Pemkot Yogyakarta di kawasan Malioboro. [Dok Pemkot Yogyakarta]

Tekan Sampah Plastik, Pemkot Yogyakarta Sediakan 5 Fasilitas Air Siap Minum di Malioboro

January 14, 2026
Lincah.id & Gelaskaca Productions Hadirkan “Let’s Poppin! YK”: An Intimate Concert Across Generation” menghadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

Konser Bertajuk Let’s Poppin! YK Bakal Dihelat di SCH, Hadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

January 13, 2026
Terminal Giwangan akan dikembangkan sebagai kawasan transit oriented development (TOD) oleh Pemkot Yogyakarta. Hal ini untuk menekan masuknya kendaraan berukuran besar ke kawasan inti Sumbu Filosofi.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Terminal Giwangan Jadi Area Transit Bus Pariwisata

January 12, 2026
Lahan milik Pemkot Yogyakarta di Kampung Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kotagede yang akan dibangun ruang terbuka hijau publik.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Dua RTHP Baru di Tegalgendu dan Nitikan Pada 2026

January 12, 2026
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Next Post
Kepala Bidang Warisan Budaya Dinas Kebudayaan (Disbud) Sleman Esti Listyowati saat ditemui, Senin (13/10/2025).

Disbud Sleman Lakukan Internalisasi Kepada Kepala Sekolah, Minta Permainan Tradisional Dihidupkan Kembali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.