• Tentang Kami
Friday, February 27, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home UMKM

Sri Sultan HB X Buka Musda IX Kadin DIY, Maknai Pasar sebagai Jiwa Ekonomi Rakyat

Sri Sultan memaknai pasar sebagai simbol kehidupan ekonomi rakyat yang tidak boleh kehilangan gaungnya, bahkan di tengah arus globalisasi dan perubahan zaman.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
November 8, 2025
in UMKM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, memukul gong sebagai simbol pembukaan Musda IX Kadin DIY di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (8/11/2025).

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, memukul gong sebagai simbol pembukaan Musda IX Kadin DIY di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (8/11/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, menekankan pentingnya memperkuat pondasi ekonomi daerah agar tangguh menghadapi krisis dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Hal itu ia sampaikan saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) IX Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY yang berlangsung Sabtu (8/11/2025) di Jogja Expo Center (JEC).

BERITA MENARIK LAINNYA

Apa Sih Pengertian Money Laundering yang Dituduhkan kepada Ferry Irwandi?

Memahami Pendidikan Khas Kejogjaan yang Bakal Diterapkan di Seluruh DIY

Menurutnya, tema Musda kali ini, “Memperkokoh Ketangguhan Ekonomi DIY,” mencerminkan kesadaran bahwa pertumbuhan ekonomi tidak cukup jika tidak diiringi dengan ketangguhan yang berakar pada kekuatan lokal.

“Kami tidak hanya ingin tumbuh tinggi, tetapi juga kuat menahan badai. DIY tidak sekadar relevan dalam angka, tetapi juga bermakna dalam kehidupan warganya,” tegasnya.

Sultan memaknai pasar sebagai simbol kehidupan ekonomi rakyat yang tidak boleh kehilangan gaungnya, bahkan di tengah arus globalisasi dan perubahan zaman. Sesuai dengan falsafah Jawa “Pasar ora ilang kumandange”.

“Pasar adalah ruang kolektif tempat harapan dan keringat bertemu. Ketika pasar masih hidup, maka daya hidup rakyat masih ada,” ujarnya.

Ia memaparkan, lebih dari 98 ribu unit industri kecil dan menengah (IKM) di DIY menjadi penopang utama perekonomian daerah. Sektor pangan mendominasi hampir setengah dari total jumlah tersebut, disusul oleh logam dan kerajinan.

Namun, Sultan mengingatkan bahwa struktur ekonomi daerah kini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari globalisasi, digitalisasi, dampak pasca pandemi, hingga perubahan iklim. Karena itu, pelaku UMKM perlu mendapat pendampingan dan dukungan yang sistematis agar dapat menjadi bagian dari arsitektur strategis pembangunan ekonomi daerah.

“Peran Kadin sangat penting, bukan hanya sebagai rumah besar bagi dunia industri, tetapi juga sebagai arsitek konektivitas ekonomi daerah. Penghubung antara inovasi korporasi dengan ketangguhan IKM dan koperasi yang menjadi denyut ekonomi rakyat,” jelasnya.

Sultan menegaskan bahwa Musda kali ini menandai babak baru transformasi Kadin DIY menuju organisasi yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan. Kadin, menurutnya, harus menjadi enabler bagi modernisasi industri sekaligus guardian bagi keberlanjutan ekonomi rakyat.

Ia juga menyinggung pentingnya membangun kolaborasi antara industri besar dan pelaku usaha kecil. Industri besar diharapkan menjadi inkubator inovasi, sementara IKM dapat berperan sebagai co-creator dalam ekonomi baru berbasis kreativitas, teknologi, dan digitalisasi.

Sultan mengingatkan bahwa transformasi digital tidak boleh memperlebar kesenjangan. Teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), machine learning, dan big data harus menjadi teknologi tepat guna yang mudah diakses dan dimanfaatkan banyak pihak.

“Pendampingan teknologi bagi IKM tidak bisa berhenti di satu pelatihan. Harus ada sistem mentoring berkelanjutan. Begitu pula dengan perlindungan budaya dan hak cipta, IKM kerajinan jangan kehilangan identitasnya karena digitalisasi yang seragam,” tegas Sultan.

Ia berharap agar keberagaman lokal Yogyakarta justru menjadi kekuatan dalam menghadapi pasar global.

“Keberagaman lokal adalah daya hidup kita. Dari situ ketangguhan ekonomi DIY akan tumbuh,” tandasnya.

Tags: ekonomi rakyatKADIN DIYSri Sultan Hamengku Buwono XUMKM

Related Posts

Ilustrasi money laundering atau pencucian uang

Apa Sih Pengertian Money Laundering yang Dituduhkan kepada Ferry Irwandi?

February 26, 2026
Ilustrasi pelajar mengikuti sistem pendidikan Indonesia

Memahami Pendidikan Khas Kejogjaan yang Bakal Diterapkan di Seluruh DIY

February 25, 2026
Pemandangan Gunung Api Purba Nglanggeran di Gunungkidul

Pakar Sebut 3 Hal Penting Kembangkan Pariwisata di Gunungkidul

February 24, 2026
Suasana Pasar Sore Kampung Ramadan di Jogokariyan, Kamis (19/2/2026)

Cerita Pedagang Menjemput Rezeki di Pasar Sore Kampung Ramadan Jogokariyan

February 20, 2026
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meninjau lokasi di wilayah Tancep, Ngawen yang terdampak longsor, Rabu (18/2/2026)

Pemkab Gunungkidul Relokasi Warga Terdampak Longsor di Tancep

February 19, 2026
Pemda DIY bersama Komite III DPD RI berupaya mendorong perlindungan konsumen di era digital lewat penguatan literasi

Aktivitas Ekonomi Bergeser ke Ruang Digital, Pemda DIY Dorong Penguatan Literasi Konsumen

February 2, 2026
Next Post
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait saat melakukan gelar perkara atas sejumlah permasalahan masyarakat yang mengalami kesulitan memiliki rumah di Sportorium UMY, Bantul, Minggu (9/11/2025).

Maruarar Sirait Geram Sejumlah Bank Perlambat Akses Kredit Rumah bagi Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.