• Tentang Kami
Selasa, September 1, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Pemotongan Bukit Pendekan Viral Disorot, Bupati Sleman Perintahkan DLH dan Dispertaru Periksa Izinnya

Tata ruang di Bukit Pendekan di Margodadi untuk pariwisata, sedangkan tata ruang di Bukit Gedang di Margoluwih untuk perumahan kepadatan sedang

byredaksi
Desember 2, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bupati Sleman Harda Kiswaya, Kamis (7/8/2025)

Bupati Sleman Harda Kiswaya, Kamis (7/8/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Sebuah foto dan video menampilkan perbukitan gundul di wilayah barat Kabupaten Sleman memantik reaksi warganet di media sosial. Dalam unggahan, tampak sebuah bukit dipapras untuk perumahan, yang disebut berlokasi di Kapanewon Seyegan. Banyak warganet mengkhawatirkan dampak lingkungan aktivitas pemotongan bukit itu.

Menanggapinya, Plt Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Kabupaten Sleman, Rin Andrijani, menjelaskan bahwa dua lokasi pengembangan perumahan di kawasan tersebut telah mengantongi dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang atau KKPR sesuai aturan Undang-Undang Cipta Kerja dan Rencana Detail Tata Ruang atau RDTR.

BERITA MENARIK LAINNYA

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Bupati Sleman Pastikan Anggaran Penanganan Kekeringan Masih Cukup

“Dua lokasi itu, karena sudah mengantongi RDTR, maka semua KKPR sudah terbit. Pemanfaatannya sesuai dengan tata ruang,” ujar Rin saat dihubungi, Selasa (2/12/2025).

Ia menjelaskan, proyek Perumahan Panorama oleh PT Mulia Mitra Maju Makmur berada di Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan. Sementara proyek lain, Perumahan Jogja Mandiri oleh PT Alindo Ampuh Abadi, berada di Kalurahan Margodadi, Kapanewon Seyegan.

Menurut Rin, tata ruang kawasan tersebut memang memperbolehkan pemanfaatan untuk perumahan kepadatan sedang dan untuk zona pariwisata, termasuk Bukit Pendekan.

“Tata ruang di Bukit Pendekan di Margodadi untuk pariwisata, sedangkan tata ruang di Bukit Gedang di Margoluwih untuk perumahan kepadatan sedang,” ungkap Rin.

Ia menegaskan, sesuai prosedur, setelah KKPR terbit, pengembang wajib menyusun dokumen lingkungan seperti Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman.

Dari dokumen lingkungan itulah mekanisme pengelolaan dan pemantauan dampak lingkungan diatur. Tahapan berikutnya mencakup proses ke Badan Pertanahan Nasional untuk perolehan dan pencatatan tanah hingga pengajuan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) ke Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sleman.

“Perlindungan lingkungan masuk ke dokumen lingkungan. Setelah UKL-UPL jadi, baru masuk ke proses PBG,” papar Rin.

Ia mengungkapkan bahwa PT Mulia Mitra Maju Makmur, selain membangun perumahan, juga melakukan pemotongan bukit dan menjual tanah uruk. Untuk aktivitas tersebut, perusahaan telah mengurus izin penjualan tanah (IUP OP) melalui Pemda DIY.

Rin menyebut, perencanaan tata ruang untuk dua lokasi itu telah melalui konsultasi publik dan sosialisasi melalui berbagai media. Rin mengonfirmasi bahwa dari sisi tata ruang dan pertanahan, seluruh tahapan yang menjadi kewenangan para pengembang telah terpenuhi.

Adapun, progres pembangunan di lapangan, menurut Rin, saat ini Perumahan Panorama masih berada dalam tahap pemotongan bukit. Sementara Perumahan Jogja Mandiri, sudah mulai pembangunan kendati sebagian area masih berupa lahan kosong.

“Dari sisi pemanfaatan ruang, semuanya legal. Sesuai dengan tata ruang yang berlaku. Kami memahami keresahan warga dan menilai arti penting masyarakat dalam mencari informasi langsung dari sumber resmi. Kami berinisiatif melakukan pengecekan lapangan karena tahapannya panjang dan perizinan memungkinkan adanya pengawasan,” ucapnya.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengaku telah memerintahkan DLH Kabupaten Sleman dan Dispertaru Kabupaten Sleman untuk memeriksa kembali perizinan perumahan di kawasan Bukit Pendekan. Pemeriksaan mencakup aspek legalitas dan kepatuhan pengembang terhadap dokumen lingkungan.

“Saya perintahkan DLH Kabupaten Sleman dan Dispertaru Kabupaten Sleman untuk memeriksa lagi perizinan perumahan di kawasan Bukit Pendekan, khususnya aspek legalitas dan kepatuhan pengembang terhadap dokumen lingkungan,” tegas Bupati Sleman.

Tags: Bukit PendekanBupati SlemanDispertaru Slemanharda kiswayaRin AndrijaniSeyeganSleman

Related Posts

Bupati Sleman Harda Kiswaya

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Agustus 5, 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya.

Bupati Sleman Pastikan Anggaran Penanganan Kekeringan Masih Cukup

Agustus 5, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Tanggapi Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Bupati Sleman: Yang Saya Cari Amal Jariyah

Agustus 5, 2026
Anggota medis melakukan evakuasi jenazah pria lanjit usia yang tertemper di Timur Fly Over Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Minggu (3/8/2026). (Polresta Sleman)

Lansia Pencari Rongsok Tewas Tertemper Kereta Api di Janti, KAI Ingatkan Hal Ini

Agustus 3, 2026
Polisi melakukan penyelidikan kekerasan jalanan di Jalan Laksda Adi Sucipto, Maguwoharjo, Sleman, DIY, Minggu (2/8/2026). (Polresta Sleman)

Pelajar Asal Tangerang Selatan Jadi Korban Tembakan Air Softgun di Sleman

Agustus 3, 2026
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Mustadi.

Laptop bagi Siswa SMP Tak Wajib, Disdik Sleman: Hanya Berlaku bagi Kelas Digital Pilihan

Juli 28, 2026
Next Post
Bencana banjir bandang di wilayah Sumatra mulai dari Aceh, Sumatra Utara hingga Sumatra Barat mendapat simpati internasional

Jepang hingga Austria Sampaikan Belasungkawa atas Bencana di Sumatra

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.