• Tentang Kami
Sabtu, Oktober 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Kualitas Air Sejumlah Sungai di Sleman Memprihatinkan, FKSS Dorong Semua Pihak Peduli

sejumlah tempat usaha di Sleman berada di pinggir sungai dan belum dilengkapi instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sehingga berpotensi langsung membuang limbah ke badan sungai.

byredaksi
Maret 3, 2026
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
kondisi sungai Bedog, Ngaglik, Sleman, Selasa (3/3/2026)

kondisi sungai Bedog, Ngaglik, Sleman, Selasa (3/3/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Kondisi kualitas air sungai di Kabupaten Sleman dinilai masih memprihatinkan. Pencemaran disebut cukup tinggi dengan sumber yang beragam, mulai dari limbah domestik hingga aktivitas usaha di bantaran sungai.

Ketua Forum Komunitas Sungai Sleman (FKSS), Agustinus Irawan, menegaskan bahwa persoalan sungai bukan hanya soal kualitas air, tetapi juga menyangkut aspek sosial, budaya, hingga mitigasi bencana.

BERITA MENARIK LAINNYA

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

“Kualitas air sungai masih buruk. Pencemaran sungai cukup tinggi. Sumber pencemar cukup banyak dan beragam, dari limbah domestik hingga UMKM seperti warung, laundry, jasa cucian mobil, motor, karpet, serta usaha kuliner yang jumlahnya cukup banyak,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (3/3/2026).

Ia menyebut sejumlah usaha tersebut berada di pinggir sungai dan belum dilengkapi instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sehingga berpotensi langsung membuang limbah ke badan sungai.

Enam Persoalan Sungai

Menurut Agustinus, FKSS telah memetakan enam persoalan sungai yang perlu dikenal luas oleh masyarakat, khususnya warga yang tinggal di bantaran sungai.

“Kami di FKSS sudah memetakan ada enam persoalan sungai yang harus dikenal publik, terutama yang tinggal di pinggir atau bantaran sungai,” jelasnya.

Enam persoalan tersebut meliputi: Morfologi sungai, terkait bentuk dan karakter fisik alur sungai. Ekologi sungai, menyangkut keseimbangan ekosistem dan kualitas lingkungan. Sosiologi sungai, yang berkaitan dengan perilaku serta interaksi masyarakat dengan sungai.

“Kami juga berfokus merawat nilai religi atau budaya merawat sungai, sebagai nilai-nilai kearifan lokal dalam menjaga kelestarian sungai,” katanya.

Pihaknya juga berfokus melakukan Mitigasi tragedi sungai, seperti banjir dan bencana lain yang berhubungan dengan aliran sungai. Selain itu, Mitologi sungai, yang menjadi bagian dari narasi dan pemaknaan masyarakat terhadap sungai juga menjadi bagian yang diperhatikan.

Agustinus menekankan, sungai harus dipahami secara utuh, bukan sekadar sebagai saluran air atau tempat pembuangan limbah.

“Singkatnya, masyarakat harus paham dan jangan gagap dengan sungai. Mulai dan terus peduli dengan sungai sebagai penyedia air dan penyangga hidup,” tegasnya.

Ia menambahkan, sungai memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, termasuk sebagai pengendali udara dan suhu atau iklim di wilayah sekitarnya.

Kolaborasi Pulihkan Kualitas Air

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup Sleman (DLH) juga menyatakan kualitas air di 11 sungai Sleman belum sepenuhnya memenuhi standar baku mutu karena masih ditemukan cemaran E. coli.

Plt Kepala DLH Sleman, Sugeng Riyanta, menyebut pihaknya terus melakukan inventarisasi sumber pencemar serta mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memulihkan kualitas air.

Dengan adanya komunitas seperti FKSS dan dukungan pemerintah daerah, diharapkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga sungai semakin meningkat dan berdampak pada perbaikan kualitas lingkungan di Sleman ke depan.

“Kami membentuk Forum Komunitas Sungai Sleman, ini sudah terbentuk 8 tahun lalu dan komunitasnya di kabupaten Sleman kita verifikasi 31 komunitas,” katanya.

“Komunitas ini telah membantu kami dalam. pengendalian kualitas air sungai bersih sungai yang difasilitasi oleh APBD Sleman melalui DLH Sleman,” katannya.

Disebutnya di seluruh Sleman, masih terdapat 6 Kapanewon yang belum memiliki komunitas ini. Ia berharap pada tahun-tahun mendatang dapat kembali dibentuk. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Agustinus IrawanDinas Lingkungan HidupFKSSkualitas airSlemanSugeng RiyantaSungai

Related Posts

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

September 10, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Agustus 5, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Tanggapi Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Bupati Sleman: Yang Saya Cari Amal Jariyah

Agustus 5, 2026
Anggota medis melakukan evakuasi jenazah pria lanjit usia yang tertemper di Timur Fly Over Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Minggu (3/8/2026). (Polresta Sleman)

Lansia Pencari Rongsok Tewas Tertemper Kereta Api di Janti, KAI Ingatkan Hal Ini

Agustus 3, 2026
Polisi melakukan penyelidikan kekerasan jalanan di Jalan Laksda Adi Sucipto, Maguwoharjo, Sleman, DIY, Minggu (2/8/2026). (Polresta Sleman)

Pelajar Asal Tangerang Selatan Jadi Korban Tembakan Air Softgun di Sleman

Agustus 3, 2026
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Mustadi.

Laptop bagi Siswa SMP Tak Wajib, Disdik Sleman: Hanya Berlaku bagi Kelas Digital Pilihan

Juli 28, 2026
Next Post
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih turut mengikuti prosesi Melasti di Pantai Ngobaran, Gunungkidul, Selasa (3/3/2026)

Sambut Nyepi, Umat Hindu DIY Gelar Upacara Melasti di Pantai Ngobaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.