• Tentang Kami
Sunday, January 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Dampak Penutupan Jembatan Kewek, Pemkot Yogyakarta Siapkan Hal Ini Bila Macet Panjang

kondisi struktur Jembatan Kewek sudah tidak lagi aman untuk dilalui seluruh jenis kendaraan. Pada bagian sisi timur, tanggul jembatan diketahui dalam kondisi rapuh

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
December 10, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat meninjau kondisi Jembatan Kewek, Rabu (10/12/2025).

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat meninjau kondisi Jembatan Kewek, Rabu (10/12/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Akses Jembatan Kewek resmi ditutup mulai Rabu (10/12/2025). Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta masih membuka opsi pembukaan secara kondisional apabila terjadi kepadatan lalu lintas yang tidak bisa dihindari.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

Larangan Sampah Organik ke Depo Cegah 29 Ton Sampah per Hari di Kota Yogyakarta

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan pembukaan darurat bisa dilakukan terutama ketika terjadi kemacetan panjang dari arah Jalan Kleringan hingga Jalan Margo Utomo, maupun dari arah Stadion Kridosono di Jalan Abu Bakar Ali.

“Seperti skenario yang kami rencanakan dan sudah dipresentasikan di depan Pak Gubernur. Beliau sudah memberi arahan agar jembatan ini ditutup secara parsial. Kendaraan kecil masih boleh lewat dalam kondisi tertentu, mungkin motor, tetapi kalau over capacity akan melihat situasional, terutama saat Natal dan Tahun Baru,” ujar Hasto, Rabu (10/12/2025).

Ia menegaskan bahwa kondisi struktur Jembatan Kewek sudah tidak lagi aman untuk dilalui seluruh jenis kendaraan. Pada bagian sisi timur, tanggul jembatan diketahui dalam kondisi rapuh dan menjadi salah satu pertimbangan utama pembatasan akses.

Ia menegaskan rekayasa lalu lintas di Jembatan Kewek memang perlu diterapkan karena kondisi jembatan yang menghubungkan kawasan Kotabaru dan Malioboro itu sudah mengkhawatirkan. Dari hasil pemantauannya, terlihat bahwa tanggul jembatan mengalami penurunan. Sementara pada salah satu sisinya muncul retakan dengan lebar sekitar tiga sentimeter.

“Jembatan ini, yang sebelah sana (timur) itu jelas tanggulnya sudah ringkih. Bagian yang putus itu ada di sisi itu. Maka pemanfaatan minimal jadi pilihan, dan itu yang akan kami terapkan,” jelasnya.

Hasto mengakui penutupan jalur ini menimbulkan dampak kepadatan lalu lintas. Pemkot telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk pemasangan portal pembatas kendaraan besar dari arah Stadion Kridosono.

“Kendaraan tinggi dan besar sudah tidak bisa lewat sini. Kamu juga sudah mengkondisikan agak hulu sedikit di depan perempatan Gramedia juga, itu sudah mulai kami atur supaya alur lalu lintas tidak terlalu banyak membebani di sini,” tuturnya.

Selain itu, Pemkot menyiapkan skenario pemanfaatan Stadion Kridosono sebagai kantong parkir darurat selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) apabila terjadi lonjakan kendaraan.

“Kridosono bisa digunakan sebagai tempat parkir kalau terjadi overload. Tentu akan kami koordinasikan dengan pihak terkait,” kata Hasto.

Ia menambahkan, akses kondisional hanya dibuka apabila antrean kendaraan dari dua arah mengular hingga terlalu panjang.

“Kalau macetnya terlalu panjang sampai Jalan Mangkubumi atau Kridosono, itu kondisi yang harus segera diatasi. Maka opsi pembukaan kondisional bisa diterapkan,” ucapnya.

Akses darurat tersebut hanya untuk kendaraan kecil, termasuk mobil kecil. Kendaraan besar tetap dilarang melintas.

Adapun Jembatan Kewek akan dibongkar total dan dibangun ulang pada 2026. Selama proses pembangunan, akses jembatan akan ditutup sepenuhnya.

“Kalau nanti sudah mulai dibangun, tentu ditutup total. Tapi sebelum pembangunan dimulai, akses masih bisa dipakai kendaraan kecil,” ujar Hasto.

Pemkot menargetkan pembangunan jembatan baru dimulai sekitar April 2026. Tergantung dari ketersediaan anggaran dari pemerintah pusat untuk pembangunan ulang jembatan.

“Harapan saya April sudah bisa dimulai,” ucapnya.

Tags: hasto wardoyoJalan KleringanJalan Margo Utomojembatan kewekYogyakarta

Related Posts

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Kondisi depo sampah Kotabaru sebelum dilakukan pengosongan oleh Pemkot Yogyakarta.

Larangan Sampah Organik ke Depo Cegah 29 Ton Sampah per Hari di Kota Yogyakarta

January 9, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Ilustrasi sakit super flu

Muncul Satu Kasus Super Flu, Dinkes DIY Minta Warga Tak Panik

January 6, 2026
Ilustrasi keuangan negara

Perputaran Uang Selama Nataru di DIY Turun, BI Ungkap Biangnya

January 6, 2026
kawasan Malioboro dikunjungi 1 juta wisatawan saat libur Nataru 2025

Dikunjungi 1 Juta Wisatawan, Dispar Sebut Pondasi Wisata Yogyakarta Masih Kuat

January 6, 2026
Next Post
Tim Kuasa Hukum dari Barisan Advokasi Rakyat untuk Demokrasi dan Keadilan (Bara Adil) saat diwawancarai wartawan di Pengadilan Negeri Sleman usai perisdangan atas terdakwa Perdana Arie buntut kasus pembakaran tenda di halaman Mapolda DIY, Rabu (10/12/2025).

Kuasa Hukum Soroti Dugaan Ketidakteraturan Prosedur Penangkapan Perdana Arie Veriesa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.