• Tentang Kami
Jumat, Oktober 9, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Sleman

Penurunan Wisatawan Nataru Jadi Kelanjutan Tren Turunnya Kunjungan Wisata Sleman Sepanjang 2025

Jika tahun 2024 tercatat sekitar 8 juta wisatawan masuk ke wilayah Sleman, tahun ini diproyeksikan mencapai 7,6 juta atau turun sekitar 400 ribu kunjungan.

byredaksi
Desember 11, 2025
in Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman saat menyampaikan paparan terkaot persiapan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kamis (11/12/2025).

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman saat menyampaikan paparan terkaot persiapan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kamis (11/12/2025). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

SLEMAN, POPULI.ID – Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman memperkirakan jumlah wisatawan pada periode Natal dan Tahun Baru (nataru) kali ini mengalami penurunan.

Kepala Dispar Sleman Edy Winarya menyampaikan mencapai 250 ribu hingga 300 ribu wisatawan, atau lebih rendah dari asumsi Pemerintah DIY yang memproyeksikan 400 ribu kunjungan.

Ia menyebut kunjungan yang didominasi wisatawan nusantara, khususnya dari Pulau Jawa, tetap memiliki potensi ekonomi, dengan rata-rata pengeluaran berada di kisaran Rp750 ribu hingga Rp1 juta untuk lama tinggal 1 sampai 2 hari.

Namun total perputaran uang pada periode 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 diperkirakan berada di angka Rp187 miliar hingga Rp500 miliar, lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ia menilai kondisi ekonomi nasional menjadi faktor utama. “Saya kira kondisi kita saat ini sedang tidak kondusif,” kata Edy dalam jumpa pers di Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (11/12/2025).

Penurunan pada momentum Nataru ini disebut selaras dengan tren tahunan. Kepala Bidang Pemasaran Dispar Sleman, Kus Endarto, mengungkapkan bahwa total kunjungan wisata tahun 2025 juga diperkirakan turun.

Jika tahun 2024 tercatat sekitar 8 juta wisatawan, tahun ini diproyeksikan mencapai 7,6 juta atau turun sekitar 400 ribu kunjungan.

Ia menyebut berbagai faktor ikut memengaruhi, seperti efisiensi anggaran pemerintah, larangan study tour, cuaca, dan kondisi ekonomi.

“Kondisi ekonomi yang menurun tidak hanya terjadi di Kabupaten Sleman,” katanya.

Jumlah Kendaraan Meningkat

Terpisah, Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman memprediksi jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Sleman pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan meningkat dibanding periode sebelumnya, seiring panjangnya masa libur.

Kepala Dishub Sleman Heri Kuntadi dalam jumpa pers di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sleman menyampaikan bahwa kenaikan kendaraan yang masuk mencapai 2,71 persen, sedangkan data tingkat DIY menunjukkan potensi kenaikan hingga 6 persen.

“Jumlah kendaraan masuk ke Sleman mengalami kenaikan 2,71 persen, kemudian dari data DIY akan ada kenaikan sekitar 6 persen,” ujarnya.

Dari hasil pemetaan Dishub, mobil pribadi menjadi moda transportasi yang paling dominan dengan porsi 42,8 persen, disusul sepeda motor 18,41 persen.

Heri menyebut mayoritas kendaraan masuk untuk keperluan wisata. “Paling banyak selama Natal dan Tahun Baru 45,7 persen tujuan wisata, 32,6 persen liburan mudik ke kampung halaman, dan hal hal lain merayakan natal 19,96 persen,” urainya.

Menurut Heri, kenaikan jumlah kendaraan di Sleman didorong oleh masa libur yang lebih panjang, mencapai dua minggu.

Selain itu, ia menyebut kondisi ekonomi nasional yang menunjukkan pertumbuhan juga memengaruhi mobilitas masyarakat.

“Kalau dari yang dipaparkan pemerintah pusat, pertumbuhan ekonomi yang positif secara nasional. Jadi sangunya banyak, sehingga pada punya tujuan untuk melakukan perjalanan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pada periode Nataru kali ini Dishub Sleman berupaya menjaga kelancaran arus lalu lintas serta memastikan keamanan pengguna jalan.

Pihaknya juga berkomitmen agar peningkatan volume kendaraan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: dinas pariwisataEdy WinaryaHeri KuntadiNataruSlemanwisatawan

Related Posts

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

Sleman Siapkan Generasi Baru Dalang Lewat SEPADAN

September 10, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Bupati Sleman Siap Temui Kemendikdasmen, Cari Solusi Keluarkan 4.278 Anak dari Status Tak Sekolah

Agustus 5, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Tanggapi Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Bupati Sleman: Yang Saya Cari Amal Jariyah

Agustus 5, 2026
Anggota medis melakukan evakuasi jenazah pria lanjit usia yang tertemper di Timur Fly Over Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Minggu (3/8/2026). (Polresta Sleman)

Lansia Pencari Rongsok Tewas Tertemper Kereta Api di Janti, KAI Ingatkan Hal Ini

Agustus 3, 2026
Polisi melakukan penyelidikan kekerasan jalanan di Jalan Laksda Adi Sucipto, Maguwoharjo, Sleman, DIY, Minggu (2/8/2026). (Polresta Sleman)

Pelajar Asal Tangerang Selatan Jadi Korban Tembakan Air Softgun di Sleman

Agustus 3, 2026
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Mustadi.

Laptop bagi Siswa SMP Tak Wajib, Disdik Sleman: Hanya Berlaku bagi Kelas Digital Pilihan

Juli 28, 2026
Next Post
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih memasang stiker keluarga miskin penerima bantuan sosial

Pemkab Gunungkidul Luncurkan Pemasangan Stiker Keluarga Miskin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.