• Tentang Kami
Thursday, January 29, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Terdampak Kebijakan Efisiensi, Dua Proyek Besar di Kulon Progo Batal Dikerjakan

Dua proyek di Kulon Progo itu memakai Danais yang sementara dipangkas karena adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah

byGalih Priatmojo
February 3, 2025
in headline, Kulonprogo
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Terdampak Kebijakan Efisiensi, Dua Proyek Besar di Kulon Progo Batal Dikerjakan

Ilustrasi kawasan Alun-alun Wates. [Dok. Kezia Prima]

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

KULON PROGO, POPULI.ID – Sejumlah proyek pembangunan di wilayah Kulon Progo yang rencananya akan direalisasikan pada 2025 terpaksa dibatalkan. Hal tersebut lantaran adanya pemotongan Dana Keistimewaan.

Pemotongan Dana Keistimewaan tersebut merupakan imbas dari kebijakan pemerintah pusat usai terbitnya Inpres Nomor 1/2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.

BERITA MENARIK LAINNYA

Tanam 2000 Bibit Kopi Arabika, Bupati Kulon Progo Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru di Menoreh

Jembatan Desa di Sentolo Roboh, Bupati Siapkan Penghubung Darurat

Adapun proyek di Kulon Progo yang terdampak imbas pemotongan Danais tersebut diantaranya pengadaan mesin pengolah sampah di TPA Banyuroto serta penataan untuk kawasan Alun-alun Wates.

Sekda Kulon Progo, Triyono menyebut biaya berasal dari Danais yang rencananya dipakai untuk penataan Alun-alun Wates nilainya Rp5 miliar. Ia merinci dalam proyek tersebut termasuk diantaranya membangun ulang landmark di wilayah Wates.

Sementara untuk pengadaan alat pengolah sampah di TPA Banyuroto rencananya anggaran yang disiapkan dari Danais sebesar Rp12 miliar.

“Namun setelah koordinasi dengan Paniradya Pati Kaistimewaan proyek tersebut masuk dalam rencana yang dibatalkan usai keluarnya Inpres Nomor 1/2025,” jelasnya, Senin (3/2/2025).

Triyono menyebut dua proyek tersebut memiliki alokasi anggaran yang besar, sehingga ketika ada kebijakan efisiensi, terpaksa dibatalkan.

“Dua proyek itu punya anggaran yang besar dan punya dampak yang signifikan terkait pengadaannya, meskipun ada pula proyek lainnya yang nilainya tak terlampau besar juga ada yang dibatalkan,” imbuhnya.

Sementara itu secara terpisah Sekda DIY Beny Suharsono membenarkan adanya pemangkasan anggaran Dana Keistimewaan atau Danais tersebut.

Ia menyebut lantaran adanya keterbatasan anggaran, pihaknya pun harus melakukan efisiensi terhadap program yang memungkinkan untuk dikurangi maupun ditunda.

“Untuk beberapa program pembangunan fisik yang sifatnya tidak mendesak sementara ditunda pengerjaannya,” terangnya.

Danais Rp1 Triliun

Dijelaskan Pemda DIY sebelumnya telah menganggarkan Danais sebesar Rp1,2 triliun. Anggaran tersebut rencananya untuk menjalankan berbagai program diantaranya urusan kelembagaan Rp95,7 miliar, urusan pertanahan Rp58,8 miliar, urusan tata ruang sebesar Rp285 miliar serta urusan kebudayaan sebesar Rp760 miliar.

Kemudian untuk masing-masing kabupaten dan kota di wilayah DIY, juga telah dianggarkan senilai Rp932,6 miliar. Dengan rincian untuk Kota Yogyakarta sebesar Rp45,9 miliar, Kabupaten Gunungkidul Rp41,5 miliar, Kabupaten Bantul Rp37,1 miliar, Kabupaten Sleman Rp39,6 miliar serta Kabupaten Kulon Progo sebesar Rp103 miliar.

“Namun dari total anggaran yang diajukan sebesar Rp1,2 triliun dipangkas menjadi Rp1 triliun,” ujarnya.

 

Tags: Alun-alun WatesDana KeistimewaanEfisiensiKulon Progo

Related Posts

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan melakukan penanaman bibit kopi arabika secara simbolik di kawasan perbukitan menoreh, Rabu (21/1/2026)

Tanam 2000 Bibit Kopi Arabika, Bupati Kulon Progo Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru di Menoreh

January 22, 2026
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan meninjau jembatan desa penghubung kawasan Sentolo dengan Nanggulan yang roboh diterjang luapan anak sungai Papah, Senin (12/1/2026).

Jembatan Desa di Sentolo Roboh, Bupati Siapkan Penghubung Darurat

January 12, 2026
Badan Kepegawaian dan Pengelolaan SDM Kabupaten Kulon Progo memberhentikan ratusan kepala sekolah

Pemkab Kulon Progo Berhentikan 102 Kepala Sekolah, Ada Apa?

January 2, 2026
Personel Gegana Brimob Polda DIY melakukan sterilisasi gereja di Kulon Progo jelang perayaan natal.

Pastikan Natal Aman, Gegana Brimob DIY Sterilisasi Gereja di Kulon Progo

December 23, 2025
DPUPKP Kulon Progo Pastikan Pembangunan Ruas Jalan Prangkokan-Ngori Terlaksana Sesuai Kontrak

DPUPKP Kulon Progo Pastikan Pembangunan Ruas Jalan Prangkokan-Ngori Terlaksana Sesuai Kontrak

December 13, 2025
Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko melakukan penanaman perdana kelapa genjah bantuan dari Kementerian Pertanian

Pemkab Kulon Progo Terima Bantuan Pengembangan Kelapa Genjah Seluas 127 H

November 27, 2025
Next Post
Mengenal Asal-Usul Salak Probo yang Kini Jadi Ikon Sleman

Mengenal Asal-Usul Salak Probo yang Kini Jadi Ikon Sleman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.