• Tentang Kami
Saturday, August 30, 2025
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Dosen UGM Sebut Teknologi SMS Bisa Jadi Solusi Masalah Pertanian di Daerah

Sebagai pengamat pertanian dan perubahan iklim, Bayu tidak menampik kenyataan masih banyak petani di Indonesia belum memiliki handphone berbasis android.

byGalih Priatmojo
April 23, 2025
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi pertanian.

ilustrasi pertanian. [vecteezy/sutipond somnam]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Hadirnya teknologi di era digital saat ini memberi peluang untuk merubah paradigma petani dalam bercocok tanam.

Terjadinya transformasi teknologi dalam pengelolaan lahan telah membawa perubahan besar cara petani merencanakan, memelihara dan memantau kegiatan bertaninya.

BERITA MENARIK LAINNYA

Wadah MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Pakar UGM Beber Cara Mendeteksinya

Pakar Gizi UGM Ingatkan Program MBG Butuh Pengawasan Ketat, Bukan Sekadar Mengejar Proyek

Dosen Fakultas Teknologi Pertanian UGM Bayu Dwi Apri Nugroho mengatakan penerapan teknologi paling ideal di sektor pertanian adalah pemakaian teknologi sederhana untuk membantu para petani yang rata-rata memiliki luasan lahan kecil.

“Petani-petani yang memiliki luasan lahan di bawah 2 ha, dan rekomendasi teknologi paling tepat adalah pemakaian teknologi yang sederhana”, ujarnya seperti dilansir dari laman UGM, Rabu (23/4/2025).

Sebagai pengamat pertanian dan perubahan iklim, Bayu tidak menampik kenyataan masih banyak petani di Indonesia belum memiliki handphone berbasis android.

Bahkan tidak sedikit dari mereka tinggal di daerah 3 T (tertinggal, terdepan dan tertular), kondisi daerah yang belum sepenuhnya bisa merasakan adanya sinyal yang stabil.

Oleh karena itu, menurutnya, teknologi sederhana paling tepat bisa diterapkan adalah pemakaian Short Message Service (SMS).  Teknologi ini, disebutnya, dapat diterapkan di kawasan percontohan, dan diharapkan dapat menjadi solusi yang dihadapi para petani di daerah-daerah.

“Terlebih bila ke lapangan, banyak kita temui petani-petani di Indonesia berusia cukup lanjut dengan tingkat pemahaman terhadap perkembangan teknologi yang cukup minim. Nampaknya penerapan teknologi sederhana ini bisa menjadi prioritas mengingat kondisi tersebut”, terangnya.

Bayu menjelaskan pemakaian SMS sebagai pemakaian teknologi sederhana di bidang pertanian sebelumnya pernah dilakukan di Indonesia dalam lingkup penelitian. Teknologi sederhana inipun pernah diajarkan ke petani dengan mengirimkan rekomendasi melalui pesan singkat (SMS).

Rekomendasi bertani pun diperoleh berdasarkan analisis dari pembacaan data sistem monitoring lapangan (Field Monitoring System) secara otomatis yang di pasang di lapangan.

Keberhasilan penerapan teknologi ini, tentunya tidak terlepas dari adanya pendampingan yang dilakukan secara intens. Informasi-informasi yang disampaikan ke petani terkait data-data dilapangan dalam kenyataan berpengaruh terhadap budidaya pertanian.

Bayu mengakui tahapan dasar atau alur pengembangan teknologi ini sudah seharusnya dari yang paling sederhana yaitu melalui SMS. Jika ini sudah berjalan maka bisa menyusul ke arah sistem aplikasi.

“Hal ini tentunya dapat menjadi solusi dalam menghadapi kendala dari sisi sumber daya manusia. Penggunaan aplikasi saat ini masih terbatas pada kalangan anak muda, sedangkan golongan petani yang cukup lanjut usia masih mengikuti pola pikir lama”, terangnya.

Bayu menggambarkan implementasi teknologi ini dapat dimulai dengan percontohan pada sistem klaster atau ekosistem dengan tetap mempertimbangkan beberapa batasan karena jika diterapkan di seluruh wilayah Indonesia dirasa masih sulit dilakukan. Di beberapa daerah masih saja ditemui permasalahan antar petani dalam melakukan budidaya yang belum serempak dalam jadwal dan pola tanam.

Hal-hal semacam itu, katanya, menjadi kendala tersendiri yang harus dihadapi. Adanya program klaster ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya kondisi ideal.

“Kondisi ideal dalam suatu lahan pertanian ini menjadi persyaratan mutlak yang mampu mendorong keberhasilan untuk menerapkan teknologi dalam rangka mengupayakan peningkatan produksi dan pendapatan”, ungkapnya.

Bayu menyarankan sistem klaster maupun demontrasi plot yang dijadikan percontohan dalam implementasi teknologinya harus mengikuti kebiasaan budidaya yang dilakukan sebelumnya oleh petani setempat. Misal soal jenis varietas dan perlakuan dalam pengolahan tanah. Hal semacam ini tentunya berguna untuk membuat database penerapan teknologi berdasarkan karakteristik suatu daerah.

“Sehingga apabila nanti akan dilakukan scale up dalam implementasi teknologi secara lebih luas pada berbagai daerah dapat menggunakan database berdasarkan pecontohan dari klaster yang memiliki karakteristik yang kondisinya menyerupai” imbuhnya.

Tags: bercocok tanampertanianSMSteknologiUGM

Related Posts

Pakar UGM Sebut Program MBG Bagus, Asal Jangan Jadi Bancakan Korupsi

Wadah MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Pakar UGM Beber Cara Mendeteksinya

August 28, 2025
Sejumlah siswa SMP di Sleman yang diduga keracunan usai mengonsumsi MBG tengah dilarikan ke puskesmas terdekat, Rabu (13/8/2025)

Pakar Gizi UGM Ingatkan Program MBG Butuh Pengawasan Ketat, Bukan Sekadar Mengejar Proyek

August 28, 2025
UGM satu diantara perguruan tinggi di Jogja. [Dok Indi Wijayanti]

UGM Nonaktifkan Status Mahasiswa DH yang Jadi Otak Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank BRI

August 27, 2025
ilustrasi gedung DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta. [vecteezy/Syahrir Maulana]

Penghasilan Anggota DPR Naik, Pengamat Politik UGM: Sangat Tidak Empatik

August 26, 2025
Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan. (populi.id/Gregorius Bramantyo)

Dokter Residen Sardjito Jadi Korban Kekerasan Keluarga Pasien, RS Tempuh Jalur Mediasi

August 25, 2025
Ilustrasi musik

Pakar Hukum UGM Sebut Royalti Lagu Adalah Hak Ekonomi Penciptanya

August 23, 2025
Next Post
Akses masuk menuju kawasan wisata Kaliurang

Sederet Fakta Unik Seputar Kaliurang yang Perlu Kamu Tahu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asyik berjoget usai sidang tahunan MPR RI (tangkapan layer : YT/TVParlemen)

Joget di Atas Luka Rakyat, Tarian di Tengah Kubangan Derita Bangsa

August 18, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Para ojol dari berbagai aplikasi menggelar aksi di kawasan Titik Nol Kilometer bertajuk Kebangkitan Transportasi Online, Selasa (20/5/2025).

Aksi Ojol Turun ke Jalan Direspons, Sekda DIY Sambut Aspirasi Soal Regulasi dan Kesejahteraan

May 21, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.