• Tentang Kami
Saturday, June 6, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Sleman Menuju Zona Bebas Korupsi, KPK dan Pemkab Sleman Gelar Talkshow “Ngopi” Antikorupsi

Talkshow “Ngopi” menghadirkan Wakil Ketua KPK RI, Ibnu Basuki Widodo

Rahadian BagusbyRahadian Bagus
April 23, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 1 min read
A A
0
Talkshow bertajuk Ngopi yang diselenggarakan KPK RI Bersama Pemkab Sleman

Talkshow bertajuk Ngopi yang diselenggarakan KPK RI Bersama Pemkab Sleman. (dok.prokopim)

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Dalam upaya memperkuat gerakan pemberantasan korupsi dari tingkat lokal, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan talkshow bertajuk Ngopi (Ngobrol Antikorupsi) pada Rabu (23/4).

Acara ini digelar di Pendopo Parasamya, Kantor Setda Sleman, dan dihadiri berbagai elemen masyarakat.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

Fenomena Api Misterius di Seyegan, BPBD Sleman Masih Tunggu Hasil Kajian Ahli

Talkshow “Ngopi” menghadirkan Wakil Ketua KPK RI, Ibnu Basuki Widodo, sebagai narasumber utama, bersama dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, yang mewakili Bupati Sleman.

Mengusung tema “Peran Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan Organisasi Masyarakat dalam Mewujudkan Sleman Bebas Korupsi”, kegiatan ini menyasar tokoh-tokoh strategis di masyarakat, mulai dari pemuka adat hingga organisasi sosial.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi lintas sektor dalam menanamkan budaya antikorupsi secara menyeluruh.

Susmiarto menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini, yang menurutnya menjadi ruang penting dalam membangun kesadaran kolektif dari akar rumput hingga birokrasi.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Sleman dalam mendukung gerakan nasional antikorupsi.

“Alhamdulillah, capaian Indeks Monitoring Center for Prevention (MCP) Kabupaten Sleman tahun 2024 mencapai 97,38 persen, menempatkan kami di peringkat 14 nasional dan peringkat 1 di DIY. Ini menjadi bukti bahwa komitmen antikorupsi kami bukan hanya wacana, tapi sudah dibuktikan melalui kinerja nyata,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki, menekankan pentingnya peran serta seluruh lapisan masyarakat dalam pencegahan korupsi.

Menurutnya, korupsi bukan semata tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan musuh bersama yang harus diberantas melalui penanaman nilai integritas sejak dini.

“Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang merusak seluruh sendi kehidupan masyarakat. Karena itu, budaya antikorupsi harus dimulai dari rumah, dari lingkungan terdekat kita. Mari tanamkan integritas dalam setiap tindakan,” tegas Ibnu.

Talkshow “Ngopi” menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga negara dalam mendorong Sleman menuju kabupaten yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Tags: Komisi Pemberantasan KorupsiKorupsiKPK. antikorupsiPemkab SlemanSekda Sleman

Related Posts

YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Bambang Kuntoro.

Fenomena Api Misterius di Seyegan, BPBD Sleman Masih Tunggu Hasil Kajian Ahli

June 4, 2026
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Cahya Purnama.

Pemkab Sleman Dampingi Dokter dalam Kasus Dugaan Malapraktik di RSUD Prambanan

June 3, 2026
Abu Bakar (kanan) saat dilantik menjadi Sekretaris Daerah Sleman oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya (kiri), di Pendopo Parasamya, Selasa (2/6/2026).

Resmi Nakhodai Birokrasi Sleman, Ini Profil dan Rekam Jejak Abu Bakar Usai Dilantik Jadi Sekda

June 2, 2026
Pemkab Sleman Tegaskan Arah Pembangunan ke Depan, Fokus Pemerataan terutama di Wilayah Barat

Pemkab Sleman Tegaskan Arah Pembangunan ke Depan, Fokus Pemerataan terutama di Wilayah Barat

June 2, 2026
Tim Gagana Brimob Polda DIY melakukam identifikasi di lokasi kebakaran berulang di Padukuhan Kasuran, Margomulyo, Seyegan, Sleman, DIY, Sabtu (30/4/2026). (Instagram/@merapi_uncover)

Pemkab Sleman Dampingi Korban Kebakaran Berulang di Seyegan

May 31, 2026
Next Post
Mengenal Politik Identitas: Antara Pengakuan dan Polarisasi

Mengenal Politik Identitas: Antara Pengakuan dan Polarisasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.