• Tentang Kami
Sunday, January 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Gresek: Revolusi Atasi Masalah Sampah di Yogyakarta Dimulai dari Lingkungan Sekolah

Lewat program Gresek, Hasto Wardoyo berharap gerakannya bisa meluas hingga ke masyarakat di sekitar lingkungan sekolah

byGalih Priatmojo
May 2, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo meresmikan program Gresek atau Gerakan Reresik Sekolah di SMP Negeri 16 Yogyakarta, Jumat (2/5/2025).

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo meresmikan program Gresek atau Gerakan Reresik Sekolah di SMP Negeri 16 Yogyakarta, Jumat (2/5/2025). [populi.id/Kristiani Tandi Rani]

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta meluncurkan program Gerakan Reresik Sekolah (Gresek) di SMP Negeri 16 Yogyakarta, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Jumat (2/5/2025).

Program yang diluncurkan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional tersebut bertujuan guna meningkatkan kesadaran siswa mengenai kebersihan dan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

Larangan Sampah Organik ke Depo Cegah 29 Ton Sampah per Hari di Kota Yogyakarta

Kepala SMP Negeri 16 Yogyakarta, Sujiyana, menjelaskan bahwa Gresek bukanlah program baru. Sekolahnya telah menerapkan prinsip reuse dan recycle.

Sampah yang ada di setiap kelas dikumpulkan lalu dipilah ke dalam jenis kertas, plastik, dan sampah organik, yang selanjutnya diolah menjadi komoditi dan kompos.

“Kami juga memiliki komposter biopori untuk mengolah sampah organik, terutama sisa makanan. Baru-baru ini, kami meraih juara kedua dalam lomba kebersihan tingkat Kota Yogyakarta dan berharap segera mendapatkan status Sekolah Adiwiyata,” harapnya.

Kebersihan Tanggung Jawab Bersama

Sujiyana menekankan perihal kebersihan merupakan tanggung jawab bersama di lingkungan SMP Negeri 16 Yogyakart.

Setiap pagi, siswa membersihkan kelas seusai mengaji dan pada jam terakhir, guru memastikan kebersihan kelas sebelum pelajaran berakhir.

“Gresek tidak hanya soal kebersihan, tetapi juga tentang membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan. Kami ingin mengajarkan mereka tidak hanya teori, tetapi praktik langsung,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori menyambut positif inovasi yang dilakukan SMP Negeri 16 Yogyakarta.

“Gresek mendorong sekolah-sekolah lain untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan tertib. Program ini akan berlangsung setiap Jumat,” jelasnya.

“Kami juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan DIY untuk menggelar kerja bakti di semua jenjang pendidikan, dari TK hingga SMA,” tambahnya.

Ia berharap Gresek menjadi gerakan yang tidak hanya muncul di lingkungan sekolah, tetapi lebih luas mampu menggerakkan masyarakat umumnya.

“Melalui gerakan ini, kami ingin masyarakat juga bisa turut terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar sekolah,” katanya.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, menambahkan bahwa program gotong royong bulanan melalui Gresek tersebut merupakan bagian dari 100 hari kerja Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta.

“Gotong royong ini wajib diikuti oleh semua sekolah dan lingkungan sekitar,” ucapnya.

“Kami juga berupaya menyesuaikan nama program dengan bahasa yang lebih akrab dengan generasi muda, agar mereka lebih mudah memahami gerakan ini,” tukasnya.

Tags: Gresekhasto wardoyoLingkungansampahSMP Negeri 16 YogyakartaYogyakarta

Related Posts

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Kondisi depo sampah Kotabaru sebelum dilakukan pengosongan oleh Pemkot Yogyakarta.

Larangan Sampah Organik ke Depo Cegah 29 Ton Sampah per Hari di Kota Yogyakarta

January 9, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Ilustrasi sakit super flu

Muncul Satu Kasus Super Flu, Dinkes DIY Minta Warga Tak Panik

January 6, 2026
Ilustrasi keuangan negara

Perputaran Uang Selama Nataru di DIY Turun, BI Ungkap Biangnya

January 6, 2026
kawasan Malioboro dikunjungi 1 juta wisatawan saat libur Nataru 2025

Dikunjungi 1 Juta Wisatawan, Dispar Sebut Pondasi Wisata Yogyakarta Masih Kuat

January 6, 2026
Next Post
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo

Wujudkan Sekolah Inklusif, Pemkot Yogyakarta Gratiskan Pendidikan bagi Siswa Difabel

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.