• Tentang Kami
Saturday, August 30, 2025
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Suara Para Guru di Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Penyesuaian Jam Kerja hingga Upah Layak

Perihal kesejahteraan guru termasuk di Sleman hingga saat ini masih jadi persoalan, mulai dari jam kerja hingga upah yang layak didapatkan

Olyvia Cahaya SaribyGalih PriatmojoandOlyvia Cahaya Sari
May 2, 2025
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi Pendidikan Nasional

Ilustrasi Pendidikan Nasional. [vecteezy/Prakasit Khuansuwan]

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Tepat pada momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional, perihal kesejahteraan guru di Kabupaten Sleman masih menjadi persoalan. Tak hanya soal fasilitas, sejumlah hak normatif tenaga pendidik pun belum sepenuhnya terpenuhi.

Siswanti (51), seorang guru di SD Negeri 5 Sleman, mengungkapkan kesejahteraannya secara umum cukup, meski masih ada hak-hak lain yang belum diterima.

BERITA MENARIK LAINNYA

Situasi Terkini di Mapolda DIY Usai Dibakar Massa PascaKericuhan Semalam

Pemkab Sleman dan Pedagang Sepakat Tata Ulang Pasar Godean demi Kenyamanan Bersama

Selain mengajar, ia juga menjabat sebagai bendahara sekolah. Ia mengaku sering mengalami kendala dalam pengelolaan dana BOS yang tidak selalu cair tepat waktu.

“Kalau dana cair itu selalu cair, tapi terkadang tidak pas waktunya, sehingga untuk membayar guru-guru kami yang honorer kami bantu dulu, nanti kalau sudah cair baru diganti,” katanya saat ditemui populi.id, Jumat (2/5/2025).

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan hak guru honorer tetap terpenuhi secara layak.

“Karena kan kasihan kalau tidak bayar tepat waktunya, apalagi mereka yang selalu datang setiap hari untuk mengajar, jangan hanya karena dana BOS belum cair maka gajinya kami bayar itu jangan sampai,” tambahnya.

Siswanti juga menyampaikan pihaknya, melalui PGRI Kabupaten Sleman, telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan guru.

“Kebetulan saya bagian dari PGRI juga, kemarin telah mengajukan permohonan kepada Pemkab ya kalau bisa untuk jam kerja guru disesuaikan dengan siswa, karena selama ini guru itu jam kerjanya mengikuti jam kerja kantor,” katanya.

Sebagai guru kelas 2 SD, ia berharap agar kebijakan jam kerja bisa disesuaikan dengan waktu belajar siswa, agar peran guru bisa dijalankan lebih maksimal.

Hal serupa juga diungkapkan Aisah (50), seorang guru honorer Taman Kanak-Kanak (TK) di Sleman, mengaku hanya menerima upah sebesar Rp500 ribu per bulan.

“Sudah selama 30 tahun saya mengajar. Memang sekarang upahnya sedikit naik karena saya sudah senior, tapi tetap saja belum cukup,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan masih ada hak-hak lain yang belum sepenuhnya diterima.

“Ya terkadang ada insentif atau hak-hak kami yang tidak selalu didapatkan tepat pada waktunya, terkadang menunggu sampai 3 atau 6 bulan baru cair,” katanya.

Meskipun insentif tetap dibayarkan, Aisah mengaku tak jarang mengalami pengurangan jumlah.

“Kalau tidak dibayar sama sekali itu pernah, tapi kalau berkurang itu cukup sering,” tambahnya.

Kendati demikian, ia tetap menjalankan tugasnya sebagai tenaga pendidik dengan ikhlas.

“Ya mau bagaimana lagi, sudah panggilan hati jadi ya disyukuri saja, legowo dan ikhlas,” ungkapnya.

Tags: guruhari pendidikan nasionalInsentifkesejahteraanSlemanupah

Related Posts

Bangkai mobil bekas dibakar di komplek Mapolda DIY pasca kericuhan yang terjadi sejak Jumat (29/8/2025) siang hingga Sabtu (30/8/2025) dini hari tadi.

Situasi Terkini di Mapolda DIY Usai Dibakar Massa PascaKericuhan Semalam

August 30, 2025
Bertempat di Aula Kantor Bappeda Sleman, penandatanganan kesepakatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya. (dok.prokopim Sleman)

Pemkab Sleman dan Pedagang Sepakat Tata Ulang Pasar Godean demi Kenyamanan Bersama

August 29, 2025
Bupati Sleman, Harda Kiswaya menyerahkan SK pengangkatan kepada 49 PPPK (dok.prokopim Sleman)

Pemkab Sleman Lantik 49 PPPK Baru, Begini Pesan Bupati Harda Kiswaya

August 29, 2025
Bupati Sleman, Harda Kiswaya,menggelar silaturahmi dengan sejumlah perguruan tinggi

Bupati Sleman Ajak Perguruan Tinggi Dukung Program Beasiswa Sleman Pintar

August 28, 2025
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, resmi melantik pimpinan pengganti Badan Amil Zakat Nasional. (dok.Prokopim Sleman)

Baznas Sleman Diharap Jadi Penggerak Pemberdayaan Zakat, Bupati Lantik Pimpinan Baru

August 28, 2025
Kapanewon Moyudan resmi memperkenalkan sejumlah terobosan pelayanan publik

Wabup Sleman Resmikan Tiga Terobosan Layanan Publik Moyudan, Dorong Efisiensi dan Kepedulian Sosial

August 28, 2025
Next Post
Stadion Maguwoharjo Sleman

Prediksi PSS vs PSM: Saatnya Elang Jawa Kembali Terbang di Langit Sleman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asyik berjoget usai sidang tahunan MPR RI (tangkapan layer : YT/TVParlemen)

Joget di Atas Luka Rakyat, Tarian di Tengah Kubangan Derita Bangsa

August 18, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Para ojol dari berbagai aplikasi menggelar aksi di kawasan Titik Nol Kilometer bertajuk Kebangkitan Transportasi Online, Selasa (20/5/2025).

Aksi Ojol Turun ke Jalan Direspons, Sekda DIY Sambut Aspirasi Soal Regulasi dan Kesejahteraan

May 21, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.