• Tentang Kami
Monday, April 20, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Menelusuri Sejarah Bakpia: Camilan Khas Yogyakarta Hasil Akulturasi Budaya?

Bakpia cocok dijadikan kudapan, camilan hingga oleh-oleh ketika berkunjung atau merindukan suasana hangat Kota Yogyakarta.

byGalih Priatmojo
May 4, 2025
in headline, Kultur
Reading Time: 2 mins read
A A
0
bakpia Patuk 75

bakpia patuk 75. [Instagram/bakpia Patuk 75]

0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Yogyakarta kaya akan destinasi wisata, budaya dan kuliner. Sebut saja bakpia, yang dicap sebagai camilan legendaris khas Yogyakarta.

Nama bakpia dan Yogya bak dua istilah yang tidak bisa dilepaskan. Bakpia, makanan berkulit putih nan tipis dengan isian beraneka ragam, bak sudah menjadi ikon kuliner Yogyakarta yang cita rasanya sudah mendunia.

BERITA MENARIK LAINNYA

Dubes Inggris Kunjungi Yogyakarta, GKR Mangkubumi: Bahas Penataan Transportasi

Dubes Inggris Berkunjung ke Stasiun Yogyakarta, Pererat Hubungan Inggris dan Yogyakarta

Bakpia cocok dijadikan kudapan, camilan hingga oleh-oleh ketika berkunjung atau merindukan suasana hangat Kota Yogyakarta.

Meski bagitu, belum banyak tahun asal muasal bakpia yang dijuluki makanan khas Yogyakarta. Berikut ulasan yang tentang bakpia yang dirangkum Populi.id.

Kwik Sun Kwok

Usut punya usut, bakpia memiliki sejarah panjang. Beragama referensi menerangkan bahwa resep bakpia awalnya dicetuskan oleh Kwin Sun Kwok, warga asal Wonogiri berdarah Tionghoa.

Pada era 1940-an, Kwik Sun Kwok konon menyewa sebuah tempat kepunyaan Niti Gurnito, di Kampung Suryowijayan, Mantrijeron, Yogyakarta. Kala itu, Niti Gurnito menjual bakpia yang diresepkan oleh Kwin Sun Kwok.

Usahanya ternyata berkembang hingga menembus pasar Sleman, bantul hingga Prambanan. Dari sinilah, kemudian dikenal dengan nama bakpia Taman Sari atau bakpia Niti Gurnito.

Sampai saat ini, toko bakpia yang diklaim berdiri sejak 1939 itu masih eksis dan uniknya tidak memiliki cabang dimanapun. Informasinya bisa dilihat di akun media sosial Instagram @bakpianitigurnito1939.

Daging Babi

Bakpia dahulu kala disebut-sebut mengandung daging babi. Sang pencetus, Kwik Sun Kwok membuat kue yang namanya Tou Luk Pia.

Makanan tersebut ukurannya lebih besar ketimbang bakpia sekarang. Isinya pun terdiri dari empat jenis mulai dari daging babi, telur, sayuran dan kacang hijau.

Unsur budaya China mempenaruhi pembuatan Tou Luk Pia. Namun karena mayoritas masyarakat Yogyakarta memeluk agama Islam, Tou Luk Pia tak dilirik pembeli.

Lantas terjadilah akulturasi budaya, bentuk dan isian bakpia disesuaikan dengan minat warga lokal. Kandungan babi dihilangkan, sehingga bakpia dapat dikonsumsi oleh semua kalangan.

Kampung Pathuk

Sentra pembuatan bakpia terkenal di Yogyakarta berada di kawasan Pathuk atau sepanjang jalan KS Tubun, Ngampilan, Yogyakarta. Kawasan ini menampilkan deretan toko bakpia aneka merek. Salah satu yang paling populer adalah bakpia Patuk 75 milik Liem Bok Sing.

Mengutip laman Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Liem Bok Sing dulunya adalah rekan Kwik Sun Kwok. Liem Bok Sing yang juga berdarah Tionghoa awalnya tinggal di Dagen

Usahanya dulu berjualan arang, setelah bertemu dengan Kwik Su Kwok, ia lalu memutuskan untuk merintis pembuatan bakpia.

Dalam perjalanannya, Liem Bok Sing mengembangkan resep bakpia sendiri. Ia lalu pindah ke Pathuk untuk melanjutkan usaha bakpia.

Singkat cerit,a muncul nama Bakpia Pathuk 75. Angka yang dipilih sebagai merek bakpia sesuai dengan nomor jalan kediaman Liem Bok Sing.

Semenjak saat itu, bakpia buatan Liem Bok Sing semakin dikenal luas oleh masyarakat. Bakpia Pathuk 75 pun berbeda dengan Bakpia Tamansari.

Seiring berjalannya waktu, toko bakpia di kawasan Pathuk menjamur. Ada beraneka ragam merek seperti Bakpia Patuk 75, Bakpia Pathok 25, Bakpia Pathuk 32 hingga Bakpia Patuk 145. Tak ayal, kawasan itu disebut sebagai ikon bakpia Yogyakarta yang melegenda.

Bakpia tak lekang oleh waktu dan tetap menjadi primadona kuliner dari Kota Pelajar. Semakin lama, lahir inovasi bakpia baik dari pembuatan, wujud, rasa maupun kemasannya.

Sejak beberapa tahun terakhir, muncul merek-merek bakpia kekinian dengan masing-masing keunggulan yang ditawarkan seperti Bakpiaku, Bakpia Kukus Tugu Jogja dan Bakpia Juwara Satoe.

 

Penulis: Yunita Ajeng Raharjo

 

Tags: bakpiabakpia Patuk 75Kwik Sun KwokLiem Bok Singoleh-olehpatukYogyakarta

Related Posts

Dubes Inggris Kunjungi Yogyakarta, GKR Mangkubumi: Bahas Penataan Transportasi

Dubes Inggris Kunjungi Yogyakarta, GKR Mangkubumi: Bahas Penataan Transportasi

April 8, 2026
Dubes Inggris Berkunjung ke Stasiun Yogyakarta, Pererat Hubungan Inggris dan Yogyakarta

Dubes Inggris Berkunjung ke Stasiun Yogyakarta, Pererat Hubungan Inggris dan Yogyakarta

April 8, 2026
Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, Bantul saat beberapa waktu lalu ditinjau sejumlah anggota DPRD DIY

Pasca Libur Lebaran 2026, WALHI Nilai Pengelolaan Sampah Yogyakarta Belum Optimal

April 8, 2026
Suasana toko plastik di belakang Pasar Kranggan, Kota Yogyakarta, Selasa (7/4/2026). Sejumlah penjual mengeluhkan naiknya harga plastik hingga memengaruhi penjualan

Harga Plastik di Yogyakarta Melonjak 100 Persen, Pedagang: Penjualan Menurun

April 7, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Wali Kota Yogyakarta Reformasi Sektor Pendidikan, Targetkan PPDB SD Tampung 3.700 Siswa Baru

April 7, 2026
PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

PLN Siagakan Layanan Listrik Berlapis Kawal IHR Triple Crown 2026 di Bantul

April 6, 2026
Next Post
Ilustrasi pemakzulan

Arti dan Mekanisme Pemakzulan yang Ramai Dikaitkan kepada Wapres Gibran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.