• Tentang Kami
Tuesday, March 3, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Gunungkidul

Mengenal Tiwul: Kuliner Khas Gunungkidul yang Telah Diakui HaKI

Kini, tiwul tak hanya dikenal sebagai warisan kuliner, tetapi juga telah mendapat pengakuan resmi sebagai kekayaan intelektual daerah.

byGalih Priatmojo
May 12, 2025
in Gunungkidul
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi tiwul

Ilustrasi tiwul makanan khas Gunungkidul. [Dok/spka7madiun]

0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp
GUNUNGKIDUL, POPULI.ID – Tiwul merupakan makanan tradisional yang telah lama dikenal oleh masyarakat di sejumlah daerah, salah satunya di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Berbahan dasar singkong atau ketela pohon, tiwul dulunya dikenal sebagai makanan pokok pengganti nasi, terutama di masa-masa sulit ketika beras sulit didapatkan.

Kini, tiwul tak hanya dikenal sebagai warisan kuliner, tetapi juga telah mendapat pengakuan resmi sebagai kekayaan intelektual daerah.

BERITA MENARIK LAINNYA

Finis Urutan Kelima di Moto3, Veda Ega Pratama Torehkan Rekor

Pakar Sebut 3 Hal Penting Kembangkan Pariwisata di Gunungkidul

Berikut ini merupakan sejarah tiwul yang merupakan salah satu makanan khas Gunungkidul, rangkuman populi.id.

Tiwul merupakan salah satu hidangan khas tradisional Gunungkidul yang terbuat dari bahan dasar singkong atau ketela pohon.
Makanan ini tak hanya menjadi ikon kuliner lokal, tetapi juga menyimpan kisah sejarah yang erat kaitannya dengan perjuangan rakyat pada masa penjajahan.

Di tengah keterbatasan bahan pangan saat itu, tiwul hadir sebagai alternatif pengganti nasi yang mudah didapat dan bergizi.

Keberadaan tiwul dipercaya sudah ada sejak zaman kolonial, terutama saat masa pendudukan Jepang.

Kala itu, kesulitan ekonomi dan keterbatasan beras membuat masyarakat di wilayah Gunungkidul harus memutar otak agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pangan.

Mereka pun memanfaatkan singkong sebagai sumber karbohidrat utama. Singkong yang telah dikeringkan menjadi gaplek.

Selanjutnya, setelah menjadi gaplek, singkong diolah dan ditumbuk hingga menjadi butiran kasar, lalu dikukus menjadi tiwul.

Bentuknya yang khas dan proses pengolahan yang sederhana menjadikan tiwul sebagai simbol ketahanan pangan masyarakat pedesaan.

Dari kondisi inilah, tiwul mulai diandalkan sebagai makanan utama, khususnya di daerah-daerah yang sulit mendapatkan pasokan beras pada masa itu.

Tiwul umumnya dinikmati dengan pendamping sederhana seperti sambal, ikan asin, atau bisa baceman tahu dan tempe.

Namun, seiring waktu, tiwul juga mulai dipadukan dengan berbagai hidangan modern sebagai pelengkap yang unik dan tradisional.

Kini, keberadaan tiwul tak hanya dilihat dari sisi sejarah atau nostalgia semata. Pada 16 Februari 2024, tiwul mendapat Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual secara resmi memberikan Sertifikat HaKI terhadap tiwul sebagai makanan khas Gunungkidul.

Sertifikasi ini menjadi bentuk perlindungan hukum sekaligus pengakuan terhadap warisan kuliner lokal yang telah dijaga secara turun-temurun oleh masyarakat.

Dengan status sebagai produk yang telah memiliki HaKI, tiwul tak hanya dilindungi dari klaim pihak lain, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara komersial.

Pemerintah daerah berharap sertifikasi ini bisa menjadi pijakan awal untuk memperluas pemasaran tiwul, baik di tingkat nasional maupun mancanegara.

Selain itu, pengakuan ini diharapkan mampu membangkitkan semangat generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan kuliner tradisional.

Tiwul bukan hanya tentang makanan, melainkan juga tentang identitas budaya, sejarah perjuangan, dan simbol ketahanan masyarakat Gunungkidul.

Penulis: Rahmadita Widyasari
Tags: budayaGunungkidulkulinersingkongtiwultradisional

Related Posts

Pebalap Veda Ega Pratama saat menjalani kualifikasi Moto3

Finis Urutan Kelima di Moto3, Veda Ega Pratama Torehkan Rekor

March 1, 2026
Pemandangan Gunung Api Purba Nglanggeran di Gunungkidul

Pakar Sebut 3 Hal Penting Kembangkan Pariwisata di Gunungkidul

February 24, 2026
ilustrasi sinkhole yang ada di Gunungkidul.

Meneroka Penyebab Munculnya Sinkhole di Gunungkidul hingga Sumatera Barat

February 20, 2026
Pebalap asal Gunungkidul Veda Ega menjalani tes pramusim Moto3 di Jerez, Spanyol

Tampil Gahar di Jerez, Veda Ega Pratama Pertajam Catatan Waktu di Tes Pramusim Moto3 2026

February 18, 2026
ilustrasi nelayan tenggelam

Aksi Heroik Berujung Duka, Dukuh Muda di Gunungkidul Meninggal Usai Selamatkan Mahasiswi KKN

February 18, 2026
Satu di antara kamar yang disediakan di D'Girijati Resort & Beach Club

D’Girijati Resort & Beach Club Tambah Fasilitas Kelas Dunia Sambut Antusiasme Wisatawan ke DIY

February 15, 2026
Next Post
Wisma Hartono

Mengenal Wisma Hartono, Gedung Ikonik di Jogja yang Telah Resmi Tutup

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.