• Tentang Kami
Thursday, May 28, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Temui Guru Honorer Korban Mafia Tanah, Harda Kiswaya: Kami Siap Bantu

Sebelumnya Evi Fatimah dan suaminya Hedi Ludiman menjadi sorotan setelah menjadi korban mafia tanah dan urung ada kejelasan mengenai kasusnya

byGalih Priatmojo
May 14, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 1 min read
A A
0
Bupati Sleman Harda Kiswaya menemui guru honorer di Sleman yakni Evi Fatimah dan suami yang jadi korban mafia tanah

Bupati Sleman Harda Kiswaya menemui guru honorer di Sleman yakni Evi Fatimah dan suami yang jadi korban mafia tanah. [populi.id/Kristiani Tandi Rani]

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyoroti kasus sengketa lahan yang menimpa seorang warga bernama Evi.

Pasangan suami istri yang berprofesi sebagai guru honorer swasta bernama Hedi Ludiman (49) dan istrinya Evi Fatimah (38) menjadi korban mafia tanah di Kabupaten Sleman.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

7 Fakta di Balik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

Mereka datang ke Pemkab Sleman untuk mengadu ke Bupati Sleman, Rabu (14/5/2025).

Ia menyampaikan keprihatinan dan menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam menjalin kerja sama dengan pihak luar, terutama terkait aset tanah.

“Jangan asal percaya. Setiap kerja sama harus dipahami secara menyeluruh, termasuk isi dokumen sebelum menandatangani,” katanya.

Menurutnya, banyak persoalan serupa bermula dari ketidaktelitian saat transaksi.

Ia meminta masyarakat memastikan keabsahan perjanjian, agar tidak dirugikan.

Terkait perubahan nama dalam sertifikat, ia menilai BPN memiliki kewenangan untuk menelusuri dan mengungkap prosesnya.

“Perjalanan sertifikat itu akan menunjukkan siapa yang bertanggung jawab. Dari sana bisa dimintai penjelasan,” jelasnya.

Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman siap memberikan pendampingan hukum.

Bagian hukum daerah akan mendampingi warga bila diminta secara resmi.

“Saya sudah dihubungi lurah. Jika korban membutuhkan dukungan, kami siap,” ucapnya.

Kasus ini, menurutnya, menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk lebih kritis dalam setiap bentuk transaksi, terutama menyangkut aset yang bernilai tinggi.

Tags: Evi Fatimahguru honorerharda kiswayamafia tanahSleman

Related Posts

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

May 24, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

7 Fakta di Balik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

May 20, 2026
Ilustrasi ruang kelas SMP di Kota Yogyakarta

Respon Penghapusan Guru Honorer, Nurul Aisyah: Momentum Reformasi Tata Kelola Tenaga Pendidik

May 20, 2026
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati. (Instagram/Dinkes Sleman)

Dinkes Sleman Perkuat Deteksi Dini Hantavirus, Puskesmas Jadi Garda Terdepan Penanganan

May 18, 2026
Viral Wanita Curhat Jadi Tersangka Usai Laporkan Oknum Polisi, Ini Kata Polresta Sleman

Viral Wanita Curhat Jadi Tersangka Usai Laporkan Oknum Polisi, Ini Kata Polresta Sleman

May 17, 2026
polisi mengamankan lokasi kejadian ditemukanya pria bunuh diri di sebuah rumah di Margoagung, Seyegan, Sleman, DIY, Jumat (15/5/2026). (Polresta Sleman)

Pria di Seyegan Tewas dengan Luka Sayat pada Leher, Sempat Pamit Tak Kuat

May 15, 2026
Next Post
Bupati Sleman Harda Kiswaya

Beri Hadiah di HUT ke-109 Sleman, Bupati Janji Teken SOP Perizinan: Tak Ada Lagi Biaya Siluman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.