• Tentang Kami
Sunday, July 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Jasad Orok Ditemukan di Bawah Tangga Rusunawa Dabag, Warga Mengira Anak Kucing

penemuan orok tersebut bermula dari kecurigaan warga di Rusunawa Dabag yang melihat adanya jasad yang dikira kucing

byGalih Priatmojo
May 26, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tim Inafis dari kepolisian mengambil jasad bayi yang tergeletak di tangga Rusunawa Dabag, Condongcatur, Sleman, Senin (26/5/2025)

Tim Inafis dari kepolisian mengambil jasad bayi yang tergeletak di tangga Rusunawa Dabag, Condongcatur, Sleman, Senin (26/5/2025). [populi.id/Kristiani Tandi Rani]

0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Suasana Rusunawa Dabag, Condongcatur, Depok, Sleman mendadak hening pagi ini setelah seorang warga menemukan jasad bayi laki-laki di bawah tangga lantai dua.

Polisi menyelidiki kasus tersebut setelah menerima laporan pada Senin (26/5/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.

BERITA MENARIK LAINNYA

Waspadai Dampak Cuaca Panas Ekstrem, Bayi hingga Penyandang Sakit Kronis Berisiko Tinggi

Butuh Dana untuk Lamaran, Pemuda di Godean Nekat Curi Brankas Tetangga Berisi Rp13,5 Juta

Kapolsek Depok Timur, Kompol Rahmad Yulianto, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan penemuan orok yang belum diketahui identitasnya.

“Jenazah bayi ditemukan dalam kondisi utuh, masih lengkap dengan ari-ari,” katanya saat ditemui Populi.id.

Menurutnya, laporan bermula dari kecurigaan seorang warga yang mengira benda di bawah tangga sebagai anak kucing.

Namun, setelah diperhatikan lebih dekat, wujudnya menyerupai jasad manusia.

“Saksi awalnya tidak menaruh curiga karena hanya tampak seperti gumpalan darah. Namun, ketika kembali dari mengantar anaknya sekolah, dia mendapati benda itu masih di tempat yang sama,” jelasnya.

Saksi kemudian memanggil petugas keamanan dan bersama-sama memeriksa lebih lanjut.

Setelah merasa yakin benda tersebut bukan hewan, mereka langsung menghubungi Polsek Depok Timur.

“Kami langsung menuju lokasi, mengamankan area, dan berkoordinasi dengan tim medis untuk evakuasi,” tambahnya.

“Kami masih mendalami apakah bayi tersebut hasil hubungan di luar nikah atau korban buang bayi. Semua kemungkinan terbuka,” ujarnya.

Ia menyebut pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan usia janin dan kemungkinan waktu kematian.

“Kami juga sedang memeriksa beberapa penghuni rusun untuk menggali informasi. Jika pelaku memang tinggal di sini, besar kemungkinan akan segera teridentifikasi,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, jasad bayi telah dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi, sementara lokasi penemuan telah dipasangi garis polisi.

Sempat Dikira Anak Kucing

Salah seorang warga Rusunawa, Bulan, mengaku awalnya tidak menyangka bahwa yang dilihatnya adalah jasad bayi.

“Awalnya saya kira anak kucing karena hanya terlihat gumpalan. Tapi setelah dicek, ternyata ada lima jari,” ucapnya saat ditemui di lokasi.

Bulan juga menuturkan bahwa situasi di rusunawa pagi itu cukup sepi karena banyak penghuni sudah berangkat kerja.

Ia bersama warga lain kemudian melapor ke sekuriti, yang lantas menghubungi pihak kepolisian.

“Kami panggil sekuriti, lalu polisi datang. Pihak puskesmas dan dokter juga sudah memeriksa janinnya,” tuturnya.

Menurutnya, kondisi bayi sudah utuh dan berbentuk lengkap dengan plasenta yang ditemukan di lantai atas.

Meski tidak melihat langsung proses evakuasi di atas, ia menduga bayi tersebut sudah dalam keadaan lahir dan kemungkinan diletakkan begitu saja.

Tim Inafis dari kepolisian mengambil jasad bayi  yang tergeletak di tangga Rusunawa Dabag, Condongcatur, Sleman, Senin (26/5/2025).
Tim Inafis dari kepolisian mengambil jasad bayi yang tergeletak di tangga Rusunawa Dabag, Condongcatur, Sleman, Senin (26/5/2025). [populi.id/Kristiani Tandi Rani]
“Kalau keguguran biasanya banyak darah, ini tidak terlalu. Mungkin sudah dilahirkan dan dibawa ke sini, tapi entah jatuh atau sengaja ditinggal,” ungkapnya.

Bulan yang sudah tinggal dua tahun di rusunawa mengaku belum pernah menjumpai kejadian serupa.

“Baru kali ini ada yang seperti ini. Biasanya di sini tenang saja,” imbuhnya.

Pengelola Rusunawa Harap Bukan Warga Lokal

Pengelola rusunawa, Slamet, menyampaikan harapannya agar kasus ini bukan berasal dari warga di lingkungan tersebut.

“Saya berharap ini bukan dari warga rusun sini ya,” harapnya.

Ia menambahkan bahwa jika memang warga yang membuang orok tersebut di lingkungan rusunawa, kasus ini akan mudah ditemukan oleh pihak kepolisian.

Menurutnya, lokasi yang terbuka membuat penemuan seperti ini tidak sulit.

Meski demikian, Slamet mengaku tidak ingin menutupi apapun.

Ia menyatakan bahwa tanggung jawab atas kejadian ini nantinya adalah urusan Tuhan.

“Saya enggak mau menutupi karena itu nanti yang nanggut belonnya sama Tuhan,” sebutnya.

Ia juga mengingat masa pandemi Covid-19 yang sempat membuat situasi di rusunawa menjadi sangat sulit.

Banyak warga yang kehilangan pekerjaan dan kesulitan membayar kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, ia berharap masyarakat tetap dapat menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

“Sejauh ini, saya belum melihat ada kelakuan yang aneh dari warga,” tuturnya.

Suasana di Rusunawa Dabag saat kunjungan Populi.id sangat tenang, meski kasus ini masih dalam penyelidikan oleh Polsek Depok Timur.

Pihak kepolisian memastikan akan terus mengusut tuntas kasus ini guna mencari kebenaran di balik penemuan orok bayi tersebut.

Tags: BayiCondongcaturjasadRahmad YuliantoRusunawa DabagSleman

Related Posts

Ilustrasi cuaca panas ekstrem

Waspadai Dampak Cuaca Panas Ekstrem, Bayi hingga Penyandang Sakit Kronis Berisiko Tinggi

July 7, 2026
Polisi menggiring tersangka pencurian berankas di Godean, Sleman, DIY, Kamis (2/6/2026).

Butuh Dana untuk Lamaran, Pemuda di Godean Nekat Curi Brankas Tetangga Berisi Rp13,5 Juta

July 2, 2026
Satu unit alat berat ekscavator dikerahkan untuk membongkar bangunan liar di atas saluran irigasi di Padukuhan Sedan, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (1/7/2026).

Komitmen Pemkab Sleman Tertibkan Bangunan Liar di Atas Saluran Irigasi hingga TKD

July 2, 2026
Satu unit alat berat ekscavator dikerahkan untuk membongkar bangunan liar di atas saluran irigasi di Padukuhan Sedan, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (1/7/2026).

Tak Berizin, 12 Bangunan di Atas Saluran Irigasi Padukuhan Sedan Dibongkar

July 2, 2026
Pencarian anak tenggelam di kawasan oemancingan wilayah Samberembe, Candibinangun, Pakem, Sleman, Selasa (30/6/2026).

Bocah 10 Tahun Meninggal Tenggelam Saat Memancing di Samberembe Sleman, Ditemukan di Kedalaman 5 Meter

June 30, 2026
Tim dari Kejati DIY melakukan penyegelan terhadap alat produksi susu pada factory sharing yang terletak di Pakem, Sleman, Kamis (25/6/2026)

6 Fakta Factory Sharing Susu di Sleman yang Diusut Kejati DIY atas Dugaan Korupsi

June 26, 2026
Next Post
Ilustrasi kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UGM di Jalan Palagan, Sabtu (24/5/2025)

Siapa Christiano Pengarapenta Tarigan? Dikaitkan dengan Kematian Mahasiswa UGM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.