• Tentang Kami
Tuesday, March 3, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Gagas Urban Economy, Anak Muda Yogyakarta Tantang Kapitalisme dan Tawarkan 28 Solusi Ekonomi

tema Urban Economy dipilih karena selaras dengan visi ekonomi Wali Kota yang mengedepankan partisipasi pemuda dalam pembangunan.

byGalih Priatmojo
May 27, 2025
in Bisnis, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memimpin kegiatan forum Youth Summit Urban Economy 2025 di Ruang Yudhistira, Balai Kota Yogyakarta, Selasa (27/5/2025).

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memimpin kegiatan forum Youth Summit Urban Economy 2025 di Ruang Yudhistira, Balai Kota Yogyakarta, Selasa (27/5/2025). [populi.id/Kristiani Tandi Rani]

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Puluhan anak muda dari Yogyakarta berkumpul dalam forum Youth Summit Urban Economy 2025 di Ruang Yudhistira, Balai Kota Yogyakarta, Selasa (27/5/2025).

Forum tersebut bukan sekadar ajang diskusi, melainkan ruang dialog langsung antara pemuda dan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, untuk merumuskan arah pembangunan ekonomi perkotaan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Sumringah, 450 Pasukan Oranye DLH Kota Yogyakarta Terima Paket Sembako dari Titiek Soeharto

Hasto Wardoyo Ungkap Kendala Pengembangan KDMP, Titiek Soeharto: Pelan-pelan Saja

Renata Octaviani Simanjuntak, Ketua Panitia Pelaksana dari komunitas Yogyakarta Future Leaders (YFL), menyampaikan bahwa forum ini lahir dari inisiatif mahasiswa lintas kampus dan pelajar di Yogyakarta.

“YFL terbentuk lebih dari setahun lalu. Kami menjadi jembatan antara pemerintah dan pemuda, menggandeng pelajar, mahasiswa, OSIS, Pramuka, Duta Genre, hingga Duta Remaja. Kami ingin mereka bisa langsung menyuarakan gagasannya ke pemerintah,” katanya, Selasa (27/5/2025).

Menurutnya, tema Urban Economy dipilih karena selaras dengan visi ekonomi Wali Kota yang mengedepankan partisipasi pemuda dalam pembangunan.

“Kami percaya anak muda punya potensi besar di ekonomi kreatif, digital, dan pengembangan UMKM. Tujuannya agar mereka tak hanya menjadi penonton, tapi pelaku aktif ekonomi,” ujarnya.

YFL juga menyusun 28 esai bertema ekonomi sebagai policy brief untuk diserahkan kepada Wali Kota.

Gagasan-gagasan tersebut berasal dari anggota YFL yang juga aktif dalam berbagai komunitas lingkungan, media, hingga perusahaan daerah dan nasional.

“Kami menginisiasi kerja sama dengan berbagai pihak, dari DPRD hingga TVRI dan BRI. Fokusnya menyesuaikan arah institusi, tapi prinsipnya tetap: anak muda sebagai penggerak,” jelasnya.

“Saat ini kami punya sekitar 40 orang dalam support tim, termasuk peserta magang. Kami terbuka untuk berkembang dan melibatkan lebih banyak pemuda,” tambahnya.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyambut baik gerakan ini.

Ia menyebut para pemuda sebagai aset masa depan yang perlu diberi ruang kreasi tanpa dikungkung birokrasi kaku.

“Mereka hadir dengan ide murni. Contohnya, ada yang mempresentasikan solusi pengolahan sampah menjadi peluang ekonomi. Ini bukan wacana, tapi rancangan aksi,” ucapnya.

Ia menegaskan pentingnya menjadikan ekonomi sebagai medan kemandirian pemuda, sekaligus sebagai kritik terhadap praktik kapitalisme mapan yang tidak berpihak pada rakyat.

“Hati-hati dengan kapitalis kanan atas. Kita harus melahirkan kapitalis kanan bawah—mereka yang membagi akses dan modal ke rakyat kecil,” tegasnya.

Baginya, pendekatan masa depan harus berpijak pada gagasan anak muda, bukan sekadar pola pikir birokrat.

“Lebih baik saya mengadopsi visi anak muda daripada bertahan dengan pemikiran birokrat tua yang merasa paling tahu. Sindrom ‘saya paling ngerti’ harus dihapus,” tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, Ia berencana membawa forum diskusi lanjutan ke kampus-kampus seperti UGM agar para pemuda memperoleh pendampingan akademik yang kuat.

“Ini baru awal. Diskusi kedua akan kami bawa ke universitas yang punya basis ilmu kuat agar ide mereka tidak hanya keren, tapi juga terukur dan berdampak,” imbuhnya.

Forum Youth Summit Urban Economy 2025 tak hanya menyuarakan semangat, tapi juga mengukir arah.

Di tangan pemuda Yogyakarta, ekonomi bukan sekadar angka, tapi medan perjuangan sosial dan ruang keadilan.

Tags: ekonomihasto wardoyoUrban EconomyYogyakartaYogyakarta Future Leaders

Related Posts

Ketua Komisi IV DPR RI Dapil DIY, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, didampingi Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo membagikan paket sembako kepada 450 pasukan oranye atau petugas kebersihan DLH Kota Yogyakarta, pada Minggu (1/3/2026).

Sumringah, 450 Pasukan Oranye DLH Kota Yogyakarta Terima Paket Sembako dari Titiek Soeharto

March 1, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. [populi.id/Hadid Pangestu]

Hasto Wardoyo Ungkap Kendala Pengembangan KDMP, Titiek Soeharto: Pelan-pelan Saja

March 1, 2026
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, saat ditemui Populi.id pada Minggu (1/3/2026).

Menu Kering MBG Tak Sesuai Asupan Gizi Seimbang, Titiek Soeharto Sentil Pengelola Dapur SPPG

March 1, 2026
Kipo, kudapan tradisional khas Kotagede yang berbentuk mungil, Sabtu (28/2/2026).

Menyicip Kipo, Kudapan Khas Kotagede yang Konon Favorit Raja Mataram Islam

March 1, 2026
Seorang warga menunjukkan makam penulis Buku Iqro, KH As'ad Humam, di Makam Selokraman, Kelurahan Purbayan, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, DIY, pada Kamis (26/2/2026).

Menziarahi KH As’ad Humam, Bapak Iqra yang Dikenal Sederhana

February 27, 2026
Dinkes Kota Yogyakarta bersama BBPOM Yogyakarta lakukan pengawasan pangan parsel lebaran di Toko Progo Yogyakarta, Kamis (26/2/2026).

Dinkes Kota Yogyakarta dan BBPOM Gelar Pantauan Makanan Jelang Lebaran, Hasilnya

February 26, 2026
Next Post
personel grup band asal Yogyakarta Shaggydog

Shaggydog Rilis Album Live at Milli Rayakan 28 Tahun Perjalanan Bermusik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.