• Tentang Kami
Friday, July 17, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Gagas Urban Economy, Anak Muda Yogyakarta Tantang Kapitalisme dan Tawarkan 28 Solusi Ekonomi

tema Urban Economy dipilih karena selaras dengan visi ekonomi Wali Kota yang mengedepankan partisipasi pemuda dalam pembangunan.

byGalih Priatmojo
May 27, 2025
in Bisnis, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memimpin kegiatan forum Youth Summit Urban Economy 2025 di Ruang Yudhistira, Balai Kota Yogyakarta, Selasa (27/5/2025).

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memimpin kegiatan forum Youth Summit Urban Economy 2025 di Ruang Yudhistira, Balai Kota Yogyakarta, Selasa (27/5/2025). [populi.id/Kristiani Tandi Rani]

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Puluhan anak muda dari Yogyakarta berkumpul dalam forum Youth Summit Urban Economy 2025 di Ruang Yudhistira, Balai Kota Yogyakarta, Selasa (27/5/2025).

Forum tersebut bukan sekadar ajang diskusi, melainkan ruang dialog langsung antara pemuda dan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, untuk merumuskan arah pembangunan ekonomi perkotaan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

Hari Pertama MPLS, Wali Kota Hasto: Masa Orientasi Harus Bebas Bullying

Renata Octaviani Simanjuntak, Ketua Panitia Pelaksana dari komunitas Yogyakarta Future Leaders (YFL), menyampaikan bahwa forum ini lahir dari inisiatif mahasiswa lintas kampus dan pelajar di Yogyakarta.

“YFL terbentuk lebih dari setahun lalu. Kami menjadi jembatan antara pemerintah dan pemuda, menggandeng pelajar, mahasiswa, OSIS, Pramuka, Duta Genre, hingga Duta Remaja. Kami ingin mereka bisa langsung menyuarakan gagasannya ke pemerintah,” katanya, Selasa (27/5/2025).

Menurutnya, tema Urban Economy dipilih karena selaras dengan visi ekonomi Wali Kota yang mengedepankan partisipasi pemuda dalam pembangunan.

“Kami percaya anak muda punya potensi besar di ekonomi kreatif, digital, dan pengembangan UMKM. Tujuannya agar mereka tak hanya menjadi penonton, tapi pelaku aktif ekonomi,” ujarnya.

YFL juga menyusun 28 esai bertema ekonomi sebagai policy brief untuk diserahkan kepada Wali Kota.

Gagasan-gagasan tersebut berasal dari anggota YFL yang juga aktif dalam berbagai komunitas lingkungan, media, hingga perusahaan daerah dan nasional.

“Kami menginisiasi kerja sama dengan berbagai pihak, dari DPRD hingga TVRI dan BRI. Fokusnya menyesuaikan arah institusi, tapi prinsipnya tetap: anak muda sebagai penggerak,” jelasnya.

“Saat ini kami punya sekitar 40 orang dalam support tim, termasuk peserta magang. Kami terbuka untuk berkembang dan melibatkan lebih banyak pemuda,” tambahnya.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyambut baik gerakan ini.

Ia menyebut para pemuda sebagai aset masa depan yang perlu diberi ruang kreasi tanpa dikungkung birokrasi kaku.

“Mereka hadir dengan ide murni. Contohnya, ada yang mempresentasikan solusi pengolahan sampah menjadi peluang ekonomi. Ini bukan wacana, tapi rancangan aksi,” ucapnya.

Ia menegaskan pentingnya menjadikan ekonomi sebagai medan kemandirian pemuda, sekaligus sebagai kritik terhadap praktik kapitalisme mapan yang tidak berpihak pada rakyat.

“Hati-hati dengan kapitalis kanan atas. Kita harus melahirkan kapitalis kanan bawah—mereka yang membagi akses dan modal ke rakyat kecil,” tegasnya.

Baginya, pendekatan masa depan harus berpijak pada gagasan anak muda, bukan sekadar pola pikir birokrat.

“Lebih baik saya mengadopsi visi anak muda daripada bertahan dengan pemikiran birokrat tua yang merasa paling tahu. Sindrom ‘saya paling ngerti’ harus dihapus,” tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, Ia berencana membawa forum diskusi lanjutan ke kampus-kampus seperti UGM agar para pemuda memperoleh pendampingan akademik yang kuat.

“Ini baru awal. Diskusi kedua akan kami bawa ke universitas yang punya basis ilmu kuat agar ide mereka tidak hanya keren, tapi juga terukur dan berdampak,” imbuhnya.

Forum Youth Summit Urban Economy 2025 tak hanya menyuarakan semangat, tapi juga mengukir arah.

Di tangan pemuda Yogyakarta, ekonomi bukan sekadar angka, tapi medan perjuangan sosial dan ruang keadilan.

Tags: ekonomihasto wardoyoUrban EconomyYogyakartaYogyakarta Future Leaders

Related Posts

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditemui di SMPN 10 Yogyakarta, Senin (13/7/2026).

Minat Pendaftar SMP Negeri di Kota Yogyakarta Melonjak, Pemkot Tambah Rombel Baru

July 14, 2026
Suasana hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 10 Yogyakarta, pada Senin (13/7/2026).

Hari Pertama MPLS, Wali Kota Hasto: Masa Orientasi Harus Bebas Bullying

July 14, 2026
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat melihat kondisi penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (12/7/2026).

Kisah Sumilah, Pengurus Jenazah yang Menua di Rumah Nyaris Roboh Tapi Kini Menemukan Harapan

July 12, 2026
Budi Santosa Asrori resmi mengemban tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori: Saya Nderek Pak Wali

July 9, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dan jajarannya memberikan ucapan selamat kepada Budi Santosa Asrori yang dilantik menjadi Sekda Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Budi Santosa Asrori Resmi Dilantik sebagai Sekda Kota Yogyakarta

July 9, 2026
Kebakaran melanda Vrama Billiard and Cafe serta Kanaya Munch & Migle, Jumat (3/7/2026) pagi.

Tempat Nongkrong dan Billiard di Mergangsan Kebakaran, Diduga Korsleting

July 3, 2026
Next Post
personel grup band asal Yogyakarta Shaggydog

Shaggydog Rilis Album Live at Milli Rayakan 28 Tahun Perjalanan Bermusik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.