• Tentang Kami
Thursday, May 28, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Soal Transmigran Sleman, Bupati Harda Kiswaya Ajak Pemkab Konawe Cari Solusi

Bupati Sleman Harda Kiswaya dan jajaran temui Pemkab Konawe Selatan upayakan solusi terbaik atasi persoalan konflik tanah yang menimpa transmigran asal Kabupaten Sleman

byGalih Priatmojo
June 19, 2025
in headline, Sleman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bupati Sleman, Harda Kiswaya (berdiri), beserta jajaran berjumlah 17 orang plus anggota DPR RI Daerah Pemilihan DIY dari PAN, Totok Daryanto, pada 17 Juni 2025 lalu terbang menuju Kabupaten Konawe Selatan untuk mengetahui lebih detail permasalahan yang menimpa para transmigran asal Bumi Sembada, Rabu (18/6/2025).

Bupati Sleman, Harda Kiswaya (berdiri), beserta jajaran berjumlah 17 orang plus anggota DPR RI Daerah Pemilihan DIY dari PAN, Totok Daryanto, pada 17 Juni 2025 lalu terbang menuju Kabupaten Konawe Selatan untuk mengetahui lebih detail permasalahan yang menimpa para transmigran asal Bumi Sembada, Rabu (18/6/2025).

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

KONAWE, POPULI.ID – Keluhan sejumlah transmigran asal Kabupaten Sleman yang terjebak konflik tanah di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, direspons cepat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, beserta jajaran berjumlah 17 orang plus anggota DPR RI Daerah Pemilihan DIY dari PAN, Totok Daryanto, pada 17 Juni 2025 lalu terbang menuju Kabupaten Konawe Selatan untuk mengetahui lebih detail permasalahan yang menimpa para transmigran asal Bumi Sembada.

BERITA MENARIK LAINNYA

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

7 Fakta di Balik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

Sehari setelah mendarat di Kabupaten Konawe, Harda Kiswaya bersama Totok Daryanto menggelar dialog dengan transmigran asal Kabupaten Sleman yang ditempatkan di Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Arongo, Desa Laikandonga, Kecamatan Ranomeeto Barat.

Setelah itu, Harda Kiswaya beserta rombongan mengadakan pertemuan dengan jajaran Pemkab Konawe Selatan untuk menemukan solusi terkait permasalahan yang menimpa para transmigran asal Kabupaten Sleman.

“Kehadiran kami ke Konawe Selatan, disamping silaturahmi, juga untuk duduk bersama, saling melindungi masyarakat, terkhusus para transmigran. Persoalan yang ada bukan soal tanggung jawab siapa, tapi menjadi komitmen Pemkab Konawe Selatan dan daerah asal para transmigran,” jelas Harda Kiswaya saat melakukan pertemuan dengan jajaran Pemkab Konawe Selatan, sebagaimana informasi yang diterima populi.id, Kamis (19/6/2025) pagi.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, beserta jajaran berjumlah 17 orang plus anggota DPR RI Daerah Pemilihan DIY dari PAN, Totok Daryanto, pada 17 Juni 2025 lalu terbang menuju Kabupaten Konawe Selatan untuk mengetahui lebih detail permasalahan yang menimpa para transmigran asal Bumi Sembada, Rabu (18/6/2025).
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, beserta jajaran berjumlah 17 orang plus anggota DPR RI Daerah Pemilihan DIY dari PAN, Totok Daryanto, pada 17 Juni 2025 lalu terbang menuju Kabupaten Konawe Selatan untuk mengetahui lebih detail permasalahan yang menimpa para transmigran asal Bumi Sembada, Rabu (18/6/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Harda Kiswaya menegaskan komitmen Pemkab Sleman untuk melayani dan melindungi warganya.

“Lebih dari itu, apa yang diupayakan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam melayani, melindungi, serta menyejahterakan masyarakat, terkhusus warga Kabupaten Sleman,” imbuhnya.

Asal tahu saja, 25 kepala keluarga yang mengikuti program transmigrasi ke Kabupaten Konawe Selatan mengalami nasib miris.

Harapan para korban Erupsi Merapi 2010 tersebut untuk mendapatkan kehidupan lebih baik di tanah rantau justru hidup dalam ketidakpastian.

Lahan usaha seluas dua hektare yang sempat dijanjikan oleh Pemkab Konawe Selatan hingga kini urung mereka terima.

Padahal, jatah lahan beserta sertifikat telah tercantum dalam nota kesepahaman antar-pemerintah daerah untuk warga korban erupsi Merapi asal Kabupaten Sleman yang mengikuti program transmigrasi ke Kabupaten Konawe Selatan.

Fakta tersebut diungkap oleh Totok Daryanto ketika melakukan sosialisasi kebijakan biomassa di Kabupaten Konawe Selatan pada Mei 2025 lalu.

Ia menyebut, warga yang ditempatkan di UPT Arongo baru menerima satu hektare lahan dari yang seharusnya dua hektare.

“Kami menerima informasi ada konflik lahan yang tengah dihadapi oleh warga Kabupaten Sleman di Kabupaten Konawe Selatan. Mereka baru menerima satu hektare dari dua hektare yang dijanjikan oleh pemerintah setempat,” terangnya kepada awak media.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, beserta jajaran berjumlah 17 orang plus anggota DPR RI Daerah Pemilihan DIY dari PAN, Totok Daryanto, pada 17 Juni 2025 lalu terbang menuju Kabupaten Konawe Selatan untuk mengetahui lebih detail permasalahan yang menimpa para transmigran asal Bumi Sembada, Rabu (18/6/2025).
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, beserta jajaran berjumlah 17 orang plus anggota DPR RI Daerah Pemilihan DIY dari PAN, Totok Daryanto, pada 17 Juni 2025 lalu terbang menuju Kabupaten Konawe Selatan untuk mengetahui lebih detail permasalahan yang menimpa para transmigran asal Bumi Sembada, Rabu (18/6/2025).

Totok melanjutkan, di kawasan penempatan transmigrasi tersebut, pemerintah semula menjanjikan 1.500 hektare lahan kepada penerima manfaat lahan sejumlah total 500 kepala keluarga.

Namun, hingga 2025, lahan yang diterima baru seluas 312 hektare.

Dari luasan itu, sebanyak 250 hektare dialokasikan bagi warga transmigran luar daerah, sementara 52 hektare untuk warga lokal.

Konflik terkait lahan di area transmigrasi mulai pelik manakala warga berebut lahan dengan perusahaan sawit PT Merbau Jaya Indah pada 2015.

Gegara konfik dengan perusahaan sawit tersebut, sebanyak 40 hektare lahan jatah transmigran digusur sepihak tanpa proses musyawarah.

“Akibatnya, lahan garapan warga menyusut sekitar 272 hektare. Kondisi pun dilaporkan semakin panas saat penggusuran kembali terjadi pada periode Agustus hingga Desember 2023,” jelas Totok merujuk laporan para transmigran.

Totok mengemukakan, para transmigran asal Kabupaten Sleman meminta advokasi dari pemerintah daerah, baik Pemda DIY maupun Pemkab Sleman.

“Kami sudah melaporkan situasi ini ke pemerintah pusat agar segera diselesaikan. Sebab, problem ini berpotensi bahaya bilamana benar terjadi sesuai yang dikeluhkan oleh para transmigran, yakni dugaan sabotase program pemerintah. Orang pun bakal takut bertransmigrasi,” jelasnya.

Tags: Bupati Slemanharda kiswayaKonawe Selatankonflik tanahSlemanTotok Daryantotransmigran slemantransmigrasi

Related Posts

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

Kebakaran Berulang Timpa Tempat Pemotongan Ayam di Seyegan, Ini Penyebabnya

May 24, 2026
Ilustrasi kekerasan seksual atau pelecehan seksual

7 Fakta di Balik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta

May 20, 2026
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati. (Instagram/Dinkes Sleman)

Dinkes Sleman Perkuat Deteksi Dini Hantavirus, Puskesmas Jadi Garda Terdepan Penanganan

May 18, 2026
Viral Wanita Curhat Jadi Tersangka Usai Laporkan Oknum Polisi, Ini Kata Polresta Sleman

Viral Wanita Curhat Jadi Tersangka Usai Laporkan Oknum Polisi, Ini Kata Polresta Sleman

May 17, 2026
polisi mengamankan lokasi kejadian ditemukanya pria bunuh diri di sebuah rumah di Margoagung, Seyegan, Sleman, DIY, Jumat (15/5/2026). (Polresta Sleman)

Pria di Seyegan Tewas dengan Luka Sayat pada Leher, Sempat Pamit Tak Kuat

May 15, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa serta jajaran DPUPKP meninjau kondisi jalan di wilayah Sleman

Pemkab Sleman Genjot Pembangunan Jalan, Alokasikan Rp45,4 Miliar untuk 11 Ruas

May 13, 2026
Next Post
Bupati Sleman bersama anggota DPR RI Totok Daryanto bertemu dengan transmigran asal Sleman di Kabupaten Konawe Selatan

Fakta Terbaru Usai Bupati Harda Kiswaya Temui Transmigran Asal Sleman di Konawe Selatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.