• Tentang Kami
Friday, January 16, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Lomba Melamun Meriahkan HUT ke-80 RI di Yogyakarta, Ciptakan Ruang Jeda di Tengah Hiruk-Pikuk

Lomba melamun ini terdiri dari dua tahap. Fase penyisihan berlangsung selama 60 hingga 90 menit. Kemudian dipilih 20 peserta untuk masuk ke babak final.

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
August 18, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ratusan peserta mengikuti Lomba Melamun yang digagas Lokanusa Kotagede, Tamasya Karsa, dan Life at Kotagede di cagar budaya Bokong Semar, Kotagede, Yogyakarta, Senin (18/8/2025).

Ratusan peserta mengikuti Lomba Melamun yang digagas Lokanusa Kotagede, Tamasya Karsa, dan Life at Kotagede di cagar budaya Bokong Semar, Kotagede, Yogyakarta, Senin (18/8/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BERITA MENARIK LAINNYA

Tekan Sampah Plastik, Pemkot Yogyakarta Sediakan 5 Fasilitas Air Siap Minum di Malioboro

Konser Bertajuk Let’s Poppin! YK Bakal Dihelat di SCH, Hadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kotagede, Yogyakarta menghadirkan sesuatu yang berbeda dari perayaan pada umumnya. Bukan lomba panjat pinang atau makan kerupuk, melainkan lomba melamun.

Digelar di kawasan cagar budaya Bokong Semar pada Senin (18/8/2025), lomba ini menjadi alternatif perayaan kemerdekaan yang jauh dari hiruk-pikuk dan keringat, namun tetap mengundang antusiasme tinggi. Kegiatan ini diinisiasi oleh kolaborasi antara Lokanusa Kotagede, Tamasya Karsa, dan Life at Kotagede dengan inspirasi yang diambil dari ajang serupa di Jepang beberapa tahun silam.

“Kami ingin menciptakan ruang bagi masyarakat untuk merasakan pengalaman melamun secara sadar dan sengaja. Awalnya kami hanya menargetkan 20 peserta, tapi yang mendaftar membludak hingga lebih dari 100 orang, akhirnya kami close di angka 100 peserta,” ujar Muhammad Primas Trijati, kolaborator penyelenggara dari Tamasya Karsa.

Menurut Primas, ide awalnya muncul dari keinginan untuk menghadirkan perayaan 17-an yang tidak selalu kompetitif.

“Kita sehari-hari sudah lelah dikejar waktu dan target. Lomba ini menjadi ruang jeda, tempat untuk melambat sejenak,” katanya.

Meski terdengar nyeleneh, lomba ini digarap dengan serius. Peserta diuji seberapa lama mereka bisa melamun tanpa terganggu oleh distraksi yang telah disiapkan panitia, seperti alunan musik dan penampilan panggung. Penilaian dilakukan secara manual oleh dua juri utama yang merupakan pegiat slow living, salah satunya seorang psikolog.

“Nggak kayak di Jepang yang pakai detektor detak jantung sebagai alat ukur, kami menilai secara manual. Dari ekspresi peserta, seberapa tahan mereka terhadap distraksi, dan juga penampilan. Beberapa peserta ini datang dengan kostum-kostum unik,” jelas Primas.

Lomba melamun ini terdiri dari dua tahap. Fase penyisihan berlangsung selama 60 hingga 90 menit. Kemudian dipilih 20 peserta untuk masuk ke babak final.

Meskipun baru pertama kali digelar, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Mayoritas peserta adalah anak muda, namun ada juga beberapa remaja dan orang tua yang turut meramaikan.

Melihat tingginya minat masyarakat, panitia membuka kemungkinan untuk menggelar lomba serupa di tahun-tahun mendatang. Namun untuk sementara ini, kapasitas peserta masih dibatasi demi menjaga kualitas pelaksanaan.

Satu di antara peserta asal Samigaluh, Kulon Progo, Ibnu Wahyu Nugroho mengaku ikut lomba ini karena penasaran.

“Sepertinya belum pernah ada lomba melamun di Jogja. Saya ikut karena ingin merasakan saja pengalamannya,” ujarnya.

Meski tidak terbiasa melamun, Ibnu tertarik mencoba. Namun, ia mengaku bahwa melamun ternyata tidak semudah yang dibayangkan.

“Kalau nggak terbiasa, ya susah juga, apalagi ngelamun bareng-bareng. Saya malah bingung sendiri mau ngelamunin apa. Hidup saya terlalu enak, jadi pas lomba malah melamun tentang kebingungan itu sendiri. Ngelamunin bingung mau ngelamun apa,” katanya.

Sementara peserta asal jakarta, Alfina Tri Agustin, datang dengan alasan yang lebih personal. “Saya umur 25, lagi mengalami quarter life crisis. Jadi saya cari lomba yang cocok buat orang dewasa, dan ketemulah lomba melamun ini,” ucapnya.

Bagi Alfina, melamun adalah aktivitas yang sangat relatable, terutama bagi anak muda usia 20-an yang tengah banyak pikiran. Ia sendiri mengaku sering melamun, terutama saat kerja.

“Ngelamunin kerjaan, orang tua, pacar, sampai UMR Jogja. Bahkan tadi pas lomba, saya melamun tentang kapan bisa keluar dari Jogja, udah enak-enak di Jakarta kenapa ke Jogja lagi,” ungkapnya.

Namun, sayangnya ia harus gugur di tengah perlombaan karena secara tidak sadar memainkan kukunya saat sesi melamun berlangsung.
“Tiba-tiba saya didiskualifikasi, nggak tahu kenapa. Semua terjadi begitu cepat,” lontarnya.

Meski kalah, Alfina merasa lomba ini punya makna tersendiri.

“Anak muda Indonesia yang lagi umur 25 cocok banget ikut ini,” katanya.
Tags: Bokong SemarKotagedelombamelamunYogyakarta

Related Posts

Wisatawan mencoba fasilitas air siap minum yang disediakan Pemkot Yogyakarta di kawasan Malioboro. [Dok Pemkot Yogyakarta]

Tekan Sampah Plastik, Pemkot Yogyakarta Sediakan 5 Fasilitas Air Siap Minum di Malioboro

January 14, 2026
Lincah.id & Gelaskaca Productions Hadirkan “Let’s Poppin! YK”: An Intimate Concert Across Generation” menghadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

Konser Bertajuk Let’s Poppin! YK Bakal Dihelat di SCH, Hadirkan Ari Lasso hingga Rizky Febian

January 13, 2026
Terminal Giwangan akan dikembangkan sebagai kawasan transit oriented development (TOD) oleh Pemkot Yogyakarta. Hal ini untuk menekan masuknya kendaraan berukuran besar ke kawasan inti Sumbu Filosofi.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Terminal Giwangan Jadi Area Transit Bus Pariwisata

January 12, 2026
Lahan milik Pemkot Yogyakarta di Kampung Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kotagede yang akan dibangun ruang terbuka hijau publik.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Dua RTHP Baru di Tegalgendu dan Nitikan Pada 2026

January 12, 2026
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Next Post
Ilustrasi sekolah SD di Sleman

Pemkab Bantul Berencana Gratiskan Seragam Sekolah Bagi Siswa Baru di 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.