• Tentang Kami
Sunday, January 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Puluhan Ibu Gelar Aksi Pukul Panci di Bundaran UGM, Desak Pemerintah Hentikan Program MBG

massa aksi juga mendesak agar tata kelola MBG direvisi total agar tidak bersifat sentralistik dan militeristik. Kalis mengkritik monopoli pengelolaan MBG oleh Badan Gizi Nasional (BGN)

Gregorius BramantyobyGalih PriatmojoandGregorius Bramantyo
September 26, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ibu-ibu di Yogyakarta yang tergabung dalam Suara Ibu Indonesia memprotes program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM, Jumat (26/9/2025).

Ibu-ibu di Yogyakarta yang tergabung dalam Suara Ibu Indonesia memprotes program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM, Jumat (26/9/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Puluhan ibu di Yogyakarta yang tergabung dalam Suara Ibu Indonesia menggelar aksi di sekitar Bundaran UGM, Jumat (26/9/2025). Dalam aksinya ini, mereka membunyikan panci dan alat dapur untuk memprotes sejumlah kasus keracunan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.

Selain membunyikan panci dan alat dapur, mereka juga mengangkat sejumlah poster yang bertuliskan kritik terhadap program Presiden Prabowo Subianto itu, antara lain: ‘MBG: Makan Beracun Gratis’, ‘Dapur MBG di Kotamu Punya Siapa?’, ‘Kembalikan Daulat Pangan ke Dapur Ibu’, dan ‘6.618 Bukan Sekedar Angka. 6.618 Anak telah Kau Racuni Pakai Duit Kami’.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

Evaluasi Program MBG, Ahli Gizi UGM: Penyedia Makan Serahkan ke Sekolah

Satu di antara pegiat Suara Ibu Indonesia, Kalis Mardiasih, mengatakan aksi tersebut dilakukan oleh gabungan para ibu mulai dari akademisi, aktivis, pegiat isu sosial, seniman, dan berbagai elemen masyarakat. Aksi memukul panci ini sendiri sebagai simbol perlawanan.

“Kami para ibu dari berbagai elemen berkumpul di Yogyakarta untuk menyuarakan penghentian segera program prioritas makanan bergizi gratis. Kami menolak pernyataan pemerintah yang menyebut program ini bisa diperbaiki sambil berjalan,” ujar Kalis, Jumat (26/9/2025).

Menurutnya, pendekatan “sambil berjalan” itu justru berbahaya karena menormalisasi risiko keracunan yang terus terjadi. Ia menekankan bahwa korban dari program MBG bukanlah sekadar angka statistik.

“Setiap ada kasus itu yang disebut adalah kasus di kota A, kasus di sekolah B, padahal kasus-kasus itu bukan angka, itu ada anak-anak yang sehat, dirawat sama ibu dan bapaknya, mereka datang untuk belajar tapi kemudian tiba-tiba mereka keracunan,” katanya.

Kalis menegaskan pemerintah harus bertanggung jawab atas kasus-kasus keracunan yang telah terjadi selama satu tahun pelaksanaan program MBG. Ia menyebut massa aksi menuntut agar investigasi dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Kesehatan, serta pemulihan hak-hak korban dilakukan secara adil dan menyeluruh.

“Biaya pengobatan selama ini ditanggung oleh orang tua korban, padahal yang menyebabkan mereka sakit adalah kebijakan negara,” tegasnya.

Selain itu, massa aksi juga mendesak agar tata kelola MBG direvisi total agar tidak bersifat sentralistik dan militeristik. Kalis mengkritik monopoli pengelolaan MBG oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang menurutnya mengabaikan kapasitas daerah dan kader-kader Posyandu yang selama ini sudah menjalankan program pemenuhan gizi dengan baik.

“Semua data-data itu sebetulnya sudah lengkap. Tapi kenapa di MBG ini yang sifatnya sentralistik ini semua data-data itu tidak dipakai. Selain sentralistik juga bersifat militeristik. Kita tahu pejabat-pejabat di struktur BGN itu diisi sebagian besar oleh laki-laki yang selama ini mungkin tidak pernah menyiapkan gizi anak-anak di rumah,” bebernya.

Direktur Caksana Institute, Wasingatu Zakiyah, yang turut hadir dalam aksi ini menyatakan pihaknya sedang mempertimbangkan untuk mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap negara.

“Kami sedang memikirkan siapa yang bisa menjadi legal standing. Apakah orang tua korban siap menjadi bagian dari gerakan ini. Kami melihat ini sangat mungkin dilakukan melalui class action,” ujarnya.

Zakiyah menegaskan rakyat berhak menuntut karena dana MBG berasal dari uang publik. Namun ia juga mengakui tidak mudah mencari pihak yang cukup berani untuk menjadi penggugat di pengadilan.

“Tidak mudah karena banyak yang tidak cukup berani untuk menjadi penggugat. Ini yang saya kira kami cukup kesulitan. Teman-teman tim advokat sangat kesulitan untuk menghadirkan siapa sebenarnya yang bersedia untuk menjadi legal standing penggugat di sini,” ucapnya.

Caksana Institute sendiri merupakan organisasi berbadan hukum yang fokus pada reformasi hukum dan kebijakan publik di Indonesia.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), terdapat lebih dari 8.000 korban keracunan akibat program MBG. Sementara itu, data dari Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) mencatat sebanyak 6.618 kasus keracunan per Kamis (25/9/2025) malam.

Tags: Bundaran UGMKalis MardiasihkeracunanMakan Bergizi GratisMBGpukul panciYogyakarta

Related Posts

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Ilustrasi MBG

Evaluasi Program MBG, Ahli Gizi UGM: Penyedia Makan Serahkan ke Sekolah

January 8, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Ilustrasi sakit super flu

Muncul Satu Kasus Super Flu, Dinkes DIY Minta Warga Tak Panik

January 6, 2026
Ilustrasi keuangan negara

Perputaran Uang Selama Nataru di DIY Turun, BI Ungkap Biangnya

January 6, 2026
kawasan Malioboro dikunjungi 1 juta wisatawan saat libur Nataru 2025

Dikunjungi 1 Juta Wisatawan, Dispar Sebut Pondasi Wisata Yogyakarta Masih Kuat

January 6, 2026
Next Post
konferensi pers Badan Gizi Nasional (BGN) terkait sejumlah insiden keracunan pangan yang berasal dari Program MBG

BGN Tutup 45 Dapur Program MBG Buntut Maraknya Kasus Keracunan Pangan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.