• Tentang Kami
Friday, February 13, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Sejumlah Pihak Wacanakan Gim Roblox Diblokir, Psikolog Ungkap Dampak Positif dan Negatifnya

gim roblox yang saat ini banyak digandrungi kawula muda memberikan dampak yang kurang baik. Sejumlah pihak sepakat gim tersebut agar diblokir

byGalih Priatmojo
September 26, 2025
in headline, Lifestyle
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tampilan gim Roblox. (Instagram/roblox)

Tampilan gim Roblox. (Instagram/roblox)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Gim Roblox dalam beberapa waktu terakhir menjadi sorotan. Bukan hanya karena digandrungi anak muda, namun konten yang disajikan di gim ini dianggap mengandung nilai pornografi, kekerasan hingga LGBT.

Sejumlah pihak bahkan sepakat agar gim ini dilarang, terutama di lingkungan pendidikan.

BERITA MENARIK LAINNYA

3 Fakta Mahasiswi Lawan hingga Tangkap Jambret di Umbulharjo, Dapat Penghargaan

Parkir Liar Masih Marak di Jalan Sarkem, Dishub: Penertiban hingga Pengembosan Ban Rutin Dilakukan

Pengajar SMAN 1 Yogyakarta Yekti Nugroho menyampaikan setuju bila gim roblox dilarang.

“Setuju (pelarangan gim Roblox) selagi membawa manfaat dan menjauhkan dari kemudharatan (kerugian),” katanya saat dihubungi, Jumat (26/9/2025).

Ia menilai, jika bermain Roblox menjadi kebiasaan dilakukan dalam waktu yang lama akan cenderung berdampak negatif.

Oleh karena itu, ia menyarankan bahwa peran orang tua perlu ditingkatkan dalam membentengi anak dengan akhlak dan budi pekerti.

“Ada kekhawatiran kalau belum memiliki filter, gim Roblox berpotensi membawa pengaruh yang kurang baik bagi pemainnya terutama kalangan siswa, bisa jadi mudah berkata kasar hingga terjebak pornografi dan menormalisasi LGBT,” katanya.

Ia tidak memungkiri beberapa kali melihat murid-muridnya kedapatan memainkan game Roblox, meskipun tidak terang-terangan.

“Di sekolah saya sendiri ditanya di depan kelas anak anak justru akan menjadikan itu bahan ejekan tidak mau mengakui,” ujarnya.

Ia meminta agar pemerintah melalui KPAI dapat memberikan pemblokiran bagian tertentu pada game tersebut yang dianggap kurang sesuai.

Di sisi lain ia menyarankan agar pemerintah bisa memberikan game sejenis yang mencerminkan jiwa nasionalisme dan kebhinekaan.

“Tidak hanya menutup aksesnya tetapi memberikan game edukatif yang dapat menjadi sarana saat anak sedang refreshing,” katanya.

Dampak Positif dan Negatif

Psikolog Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Yogyakarta Tri Novita Herdalena menyampaikan bahwa game merupakan alat untuk melihat perkembangan anak. Meski begitu terdapat sisi positif dan negatif yang menyertainya.

“Tentunya ada keterampilan emosi yang diajarkan serta adanya kesepakatan mengenai game yang boleh atau tidak boleh diakses, game apapun bisa diantisipasi dampaknya,” katanya saat dihubungi pada Kamis (25/9/2025).

Dampak Positif

Sebagai permainan, Roblox disebutnya memiliki hal positif dalam beberapa aspek, seperti meningkatkan kreativitas.

“Game ini memungkinkan anak-anak mengembangkan kreativitas dan belajar dasar-dasar pemrograman. Ini melatih logika, pemecahan masalah, dan pemikiran sistematis yang sangat bermanfaat,” katanya.

Novita juga menyebut, game ini dapat meningkatkan keterampilan sosial dan kolaborasi karena melewati proses interaksi untuk menyelesaikan permainan.

Selain itu, Roblox disebutnya menjadi ruang eksperimen dengan identitas dan mengekspresikan diri melalui avatar dalam lingkungan virtual.

Sisi Negatif

Sementara dari sisi negatif, gim ini mampu membuat pemainya mengalami kecanduan karena desainnya yang menantang. Hal tersebut membuat anak betah berlama-lama memainkan gim.

Jika tidak dikontrol, menurutnya anak bisa terisolasi dari lingkungan. Selain itu terdapat sejumlah konten yang dinilai mendapatkan kekerasan sehingga memunculkan perilaku agresif.

Gim tersebut menurutnya tidak bisa terlepas dari ancaman cyberbullying. “Lebih parah lagi, ada risiko cyber child grooming di mana orang dewasa menggunakan platform ini untuk mendekati dan memanipulasi anak-anak,” katanya.

Terlebih lagi, berbagai fitur yang dimiliki gim roblox memicu perilaku kompulsif yang mengakibatkan anak seringkali tidak sadar telah banyak menghabiskan banyak uang untuk membeli item.

(populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: dampak negatifdiblokirPsikolog Pusat Pembelajaran KeluargarobloxTri Novita HerdalenaYogyakarta

Related Posts

Mahasiswi Eviana mendapatkan penghargaan dari Polresta Yogyakarta atas aksinya melawan dan menangkap jambret di Umbulharjo, Rabu (11/2/2026)

3 Fakta Mahasiswi Lawan hingga Tangkap Jambret di Umbulharjo, Dapat Penghargaan

February 11, 2026
Sejumlah kendaraan tampak menempati parkir liar di kawasan larangan parkir di Jalan Pasar Kembang atau Sarkem, Selasa (10/2/2026)

Parkir Liar Masih Marak di Jalan Sarkem, Dishub: Penertiban hingga Pengembosan Ban Rutin Dilakukan

February 10, 2026
Larangan parkir yang ada di kawasan Jalan Pasar Kembang atau sarkem masih diabaikan oleh sebagian pengendara, Selasa (10/2/2026)

Larangan Parkir di Jalan Sarkem Tak Mempan, Pelanggaran Hampir Tiap Hari Ada

February 10, 2026
Suasana pedagang bunga tabur di Pasar Kranggan Kota Yogyakarta, Minggu (8/2/2026).

Harga Bunga Tabur di Pasar Kranggan Yogyakarta Naik Empat Kali Lipat Jelang Ramadan 2026

February 9, 2026
Sejumlah warga Kota Yogyakarta datang ke MPP untuk mengurus reaktivasi kepesertaan BPJS PBI, Jumat (6/2/2026).

Ningrum Terpaksa Utang Bayar Tagihan Rumah Sakit Gegara Kepesertaan BPJS PBI Mendadak Nonaktif

February 9, 2026
Aktivitas penjual bunga tabur di kawasan Pasar Kranggan kelarisan jelang Ramadan, Minggu (8/2/2026)

Jelang Ramadan, Penjualan Bunga Tabur di Pasar Kranggan Naik hingga 50 Persen

February 8, 2026
Next Post
Kanwil Kemenkum DIY

Kemenkum DIY Libatkan 26 Organisasi Bantuan Hukum Perkuat Akses Keadilan Bagi Warga Miskin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.