• Tentang Kami
Wednesday, August 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

DLH Kota Yogyakarta Dorong Pesantren Replikasi Sistem Pengelolaan Sampah

kata Ahmad, beberapa pesantren besar mulai menunjukkan kemajuan dalam pengelolaan sampah secara mandiri. Termasuk dengan memisahkan jenis sampah sejak awal.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
October 16, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi.

Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pengelolaan sampah di lingkungan pesantren Kota Yogyakarta menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta. Dengan jumlah mencapai 36 pesantren yang memiliki karakteristik dan jumlah santri berbeda-beda, pendekatan terhadap pengelolaan sampah pun tidak bisa disamaratakan.

Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi, mengatakan pengelolaan sampah di pesantren pada dasarnya menjadi kebijakan masing-masing lembaga. Tergantung pada skala dan kapasitasnya.

BERITA MENARIK LAINNYA

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

“Di Kota Yogyakarta ada 36 pesantren dengan berbagai jenis. Ada yang santrinya hanya puluhan, ada yang ratusan hingga ribuan. Tentu pengelolaan sampahnya berbeda-beda,” katanya, Kamis (16/10/2025).

Untuk pesantren kecil dengan jumlah santri sedikit, menurutnya, pengelolaan sampah masih dilakukan secara konvensional. Sampah dikumpulkan dan kemudian disalurkan ke depo sampah yang ada di Kota Yogyakarta.

Sementara itu, kata Ahmad, beberapa pesantren besar mulai menunjukkan kemajuan dalam pengelolaan sampah secara mandiri. Termasuk dengan memisahkan jenis sampah sejak awal.

Satu di antaranya yang menjadi perhatian dan telah menjadi contoh baik adalah Pesantren Krapyak yang berada di perbatasan antara Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul.

“Pesantren Krapyak sudah berhasil mengolah sampahnya sendiri. Selain menghemat biaya, mereka juga bisa menghasilkan sesuatu dari sampah tersebut. Ini yang kami harapkan bisa diadopsi dan diduplikasi oleh pesantren-pesantren lain, tentu dengan kreativitas masing-masing,” ujar Ahmad.

Kantor Kemenag Kota Yogyakarta bersama Badan Zakat Nasional (Baznas) pun sempat melakukan studi tiru ke Pesantren Krapyak untuk melihat langsung praktik baik pengelolaan sampah di sana.

Ahmad menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus menjadi tanggung jawab bersama, termasuk oleh kalangan pesantren. Ia juga menyebut bahwa kegiatan Hari Santri 2025 mendatang yang akan digelar dengan tema “Resik Santri” merupakan bagian dari edukasi kepada para santri tentang pentingnya pengelolaan sampah.

Namun demikian, Ahmad mengakui sebagian besar pesantren masih bekerja sama dengan pihak ketiga atau swasta dalam urusan sampah. Sampah dikumpulkan dan diserahkan ke depo tanpa pengelolaan lebih lanjut di lokasi.

“Mereka mengumpulkan, kemudian nanti diserahkan ke depo atau dilimpahkan ke depo dan lain sebagainya. Untuk di Kota Yogyakarta sendiri masih seperti itu,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Ahmad Haryoko, menyebut sebelum masa darurat sampah di Yogyakarta, pihaknya sebenarnya sudah memberikan pelayanan ke sejumlah pesantren, termasuk Pesantren Krapyak.

“Karena berada di perbatasan, dulu sempat bingung mau masuk wilayah Kota (Yogyakarta) atau Bantul. Tapi karena komunikasi yang baik dengan kami, akhirnya kami bantu pelayanan sampahnya,” ungkap Haryoko.

Menurutnya, pengelolaan sampah di Pesantren Krapyak kini menjadi salah satu yang terbaik dan telah menjadi percontohan bagi pesantren lain di Yogyakarta. Meskipun tidak semua pesantren memiliki lahan seperti di Krapyak, namun Haryoko menekankan jenis sampah yang paling banyak dihasilkan di pesantren adalah sampah makanan atau food waste yang sebenarnya bisa diolah di lokasi.

“Sampah organik bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, misalnya untuk ternak, budidaya maggot, atau kalau masih segar bisa masuk ke food bank dan disalurkan ke panti asuhan melalui dinas pertanian,” jelasnya.

Haryoko menyebut dinasnya juga terus mendorong para pengelola pesantren untuk memaksimalkan berbagai metode pengolahan sampah, terutama sampah organik, agar bisa ditangani langsung di wilayah masing-masing. Sedangkan untuk sampah anorganik, ia yakin sudah banyak pesantren yang mendapatkan pelatihan dan mampu memanfaatkannya dengan baik.

“Kalau yang anorganik saya juga yakin sudah ada pendidikan atau pembelajaran bahkan bimtek di masing-masing pesantren. Untuk yang organik itu bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal,” katanya.

Tags: Ahmad ShidqiDLHpengelolaanPesantren KrapyaksampahYogyakarta

Related Posts

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, pada Rabu (5/8/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lantik Sembilan Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda DIY

August 5, 2026
Sejumlah titik sekitar Pakuwon Mall dilakukan pemasangan pagar, Senin (3/7/2026).

Pakuwon Mall Bantah Pemasangan Pagar Terkait Isu Antisipasi Kerusuhan

August 5, 2026
Pengolahan sampah perolisis memanfaatkan minyak jelantah di Bank Sampah Berlian, Tompeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (26/7/2026).

Bank Sampah Berlian Kembangkan Inovasi Ubah Sampah Residu dan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar

July 27, 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo.

Proyek PSEL DIY Masih Matangkan Persiapan, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Akhir 2026

July 27, 2026
Wamen UMKM, Helvi Moraza, saat menghadiri perjanjian kerja sama Kementerian UMKM dan Aprindo untuk menghapus biaya listing fee produk usaha mikro masuk ke ritel modern, di Teras Malioboro 1 Kota Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam.

Dobrak Akses Pasar, Kementerian UMKM Bebaskan Listing Fee Ritel Modern untuk Usaha Mikro

July 19, 2026
Sejumlah penumpang mengantre di gate tiket setelah menggunakan layanan KAI Bandara YIA PSO, belum lama ini.

Tren Meningkat, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Januari-Juni 2026

July 19, 2026
Next Post
Ilustrasi keracunan MBG

Gegara Masak MBG Kepagian, 426 Siswa SMAN 1 Teladan Keracunan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.