• Tentang Kami
Sunday, January 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Dua Hari Beruntun Terjadi Penelantaran Bayi di Sleman, Dinsos DIY Tekankan Penanganan Cepat

Menurut Endang, sejumlah pelaku memilih membuang bayi karena merasa takut, malu, atau panik. Namun, ada pula yang menyerahkan bayinya langsung ke Dinsos

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
October 28, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara penemuan kotak styrofoam berisi bayi perempuan beserta sejumlah peralatan bayi di Padukuhan Ngentak Beloran, Kalurahan Sumberharjo, Prambanan, Sleman, Sabtu (25/10/2025). (Dok. Polresta Sleman)

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara penemuan kotak styrofoam berisi bayi perempuan beserta sejumlah peralatan bayi di Padukuhan Ngentak Beloran, Kalurahan Sumberharjo, Prambanan, Sleman, Sabtu (25/10/2025). (Dok. Polresta Sleman)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Dalam dua hari terakhir, warga Sleman dikejutkan dengan peristiwa penelantaran bayi. Fenomena ini menambah daftar kasus serupa yang belakangan marak di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama Dinas Sosial (Dinsos) DIY.

Kepala Dinsos DIY, Endang Patmintarsih, mengungkapkan sepanjang tahun ini pihaknya mencatat peningkatan laporan terkait penemuan dan penitipan bayi. Sebagian besar kasus, katanya, melibatkan mahasiswa yang mengalami tekanan sosial dan ekonomi akibat pergaulan bebas serta jauh dari pengawasan keluarga.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

“DIY ini daerah yang sangat heterogen. Banyak mahasiswa dari luar daerah tinggal di kos tanpa pengawasan pemilik rumah. Situasi itu seringkali menjadi celah munculnya pergaulan bebas dan kasus serupa,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Menurut Endang, sejumlah pelaku memilih membuang bayi karena merasa takut, malu, atau panik. Namun, ada pula yang menyerahkan bayinya langsung ke Dinsos untuk mendapatkan perlindungan.

“Kami bersyukur kalau mereka datang menyerahkan bayi, bukan membuangnya. Karena bagaimanapun, itu nyawa manusia yang harus diselamatkan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa langkah pertama Dinsos DIY dalam menangani kasus seperti ini adalah memberikan perlindungan penuh kepada bayi. Setelah itu, baru dilakukan koordinasi dengan kepolisian untuk proses hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab.

“Begitu ada penemuan bayi, masyarakat harus segera melapor ke polisi. Selanjutnya polisi akan berkoordinasi dengan dinas sosial supaya bayi cepat mendapat penanganan. Yang utama bayi itu harus segera ditangani,” tegas Endang.

Dinsos DIY, lanjutnya, juga berupaya mencegah kasus serupa dengan memperkuat pengawasan lingkungan indekos serta mendorong pengelola indekos memperketat aturan bagi penghuni. Koordinasi juga dilakukan dengan berbagai pihak, mulai dari perangkat desa, praktisi sosial, hingga DPRD DIY.

“Edukasi kami lakukan terus, baik lewat sosialisasi langsung, media sosial, maupun kerja sama dengan masyarakat. Kami ingin melindungi dua-duanya, bayi dan ibunya, arena keduanya sama-sama membutuhkan perlindungan,” katanya.

Ia menambahkan, sosialisasi yang dilakukan tidak hanya menekankan aspek hukum, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai agama, sosial, dan budaya lokal.

Sebelumnya, dalam dua hari berturut-turut, warga Sleman menemukan dua bayi di lokasi berbeda. Bayi pertama ditemukan dalam kondisi hidup di dalam kotak styrofoam di Kalurahan Sumberharjo, Prambanan, pada Sabtu (25/10/2025). Sehari berselang, bayi lainnya ditemukan di Dusun Sawahan Lor, Kalurahan Wedomartani, Ngemplak, Minggu (26/10/2025) pagi.

Tags: Dinas SosialDIYEndang Patmintarsihpenelantaran bayiSlemanYogyakarta

Related Posts

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman Masuk Tipikor atau Sekadar Pelanggaran Pilkada?

January 8, 2026
Jajaran Polresta Yogyakarta menghadirkan tersangka perusahaan love scamming dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Polresta Yogyakarta Bongkar Sindikat Love Scam Internasional di Jalan Gito-Gati, Sebulan Raup Milyaran

January 7, 2026
Wahyu Agung, Ketua RW 33 Padukuhan Penen, Sariharjo, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY saat dimintai keterangan terkait penggerebekan ruko di Jalan Gito-Gati akibat terlibat Scam Online, Selasa (6/1/2025).

Dinilai Bermasalah, Ruko di Sleman Terindikasi Scam Online Jaringan Internasional Izin Usahanya di Jawa Barat

January 6, 2026
Sebuah ruko di Jalan Gito-Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman yang diduga menjadi lokasi scam online jaringan internasional yabg sebelumnya digerebek oleh kepolisian, Selasa (6/1/2025).

Ruko di Jalan Gito-Gati Sleman Digerebek Polisi, Diduga Terkait Scam Online Jaringan Internasional

January 6, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Next Post
Ilustrasi lanskape DIY

Pariwisata di DIY Alami Tantangan Sulit Hadapi Libur Akhir Tahun, Tiket Pesawat Mahal Hingga Habisnya Anggaran Dinas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.