• Tentang Kami
Friday, July 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Tren Kasus Anemia di Kota Yogyakarta Turun, Pemkot Perkuat Gerakan Aksi Bergizi

Pemkot Yogyakarta juga secara rutin melakukan pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) pada remaja putri untuk mendeteksi anemia sejak dini.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
November 3, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Jumlah kasus anemia di Kota Yogyakarta menurun dari 2.844 kasus pada tahun 2023 menjadi 2.495 kasus pada tahun 2024. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyoroti anemia sebagai salah satu isu penting yang mendapat perhatian khusus karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Situasi anemia di Kota Yogyakarta menunjukkan tren penurunan dan ini merupakan hasil kerja nyata seluruh pihak, terutama puskesmas dan satuan pendidikan,” kata Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, Senin (3/11/2025).

BERITA MENARIK LAINNYA

Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori: Saya Nderek Pak Wali

Budi Santosa Asrori Resmi Dilantik sebagai Sekda Kota Yogyakarta

Guna menjaga tren penurunan kasus anemia, Pemkot Yogyakarta memperkuat pelaksanaan Gerakan Aksi Bergizi di berbagai sekolah dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait. Program ini tak hanya menitikberatkan pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga pada pembentukan perilaku hidup sehat di kalangan pelajar.

“Upaya kami bukan hanya melakukan pemeriksaan, tetapi menciptakan kebiasaan sehat yang berkelanjutan di sekolah. Ini kolaboratif, melibatkan sekolah, tenaga kesehatan, hingga orang tua,” ujar Hasto.

Ia menjelaskan, Gerakan Aksi Bergizi mencakup sejumlah kegiatan seperti pembiasaan senam atau aktivitas fisik sejenis minimal sekali dalam sepekan, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri tingkat SMP dan SMA setiap minggu, serta edukasi dan pembiasaan mengonsumsi makanan bergizi seimbang melalui kegiatan sarapan atau makan bersama setidaknya seminggu sekali.

Selain itu, Pemkot Yogyakarta juga secara rutin melakukan pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) pada remaja putri untuk mendeteksi anemia sejak dini. Apabila ditemukan kasus anemia, siswa yang bersangkutan akan segera diberikan tablet tambah darah.

Hasto menyebut dalam kondisi tertentu, pasien dapat dirujuk ke puskesmas untuk penanganan lebih lanjut. Tindak lanjut dilakukan secara ketat, dengan pemantauan selama 2–4 minggu.

“Jika kondisi tidak menunjukkan perbaikan setelah empat minggu, pasien akan dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan,” jelasnya.

Hasto menegaskan pentingnya mengoptimalkan peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di setiap lembaga pendidikan. Ia menilai, UKS perlu menjadi garda terdepan dalam mendorong peningkatan kepatuhan remaja putri mengkonsumsi tablet tambah darah serta pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi para siswa.

“UKS bukan hanya sebagai fasilitas administratif, tapi benar-benar menjadi pusat edukasi dan pelayanan kesehatan preventif di sekolah,” tegasnya.

Melalui berbagai program tersebut, Hasto berharap lahir generasi muda Kota Yogyakarta yang sehat, kuat, dan memiliki kapasitas maksimal.

“Transformasi layanan puskesmas juga harus bersinergi dengan lingkungan sekolah dan masyarakat agar tujuan pembangunan kesehatan dapat tercapai secara menyeluruh,” tandasnya.

Tags: anemiagerakan aksi bergizihasto wardoyokesehatanPemkot Yogyakarta

Related Posts

Budi Santosa Asrori resmi mengemban tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori: Saya Nderek Pak Wali

July 9, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dan jajarannya memberikan ucapan selamat kepada Budi Santosa Asrori yang dilantik menjadi Sekda Kota Yogyakarta, pada Rabu (8/7/2026).

Budi Santosa Asrori Resmi Dilantik sebagai Sekda Kota Yogyakarta

July 9, 2026
Ilustrasi cuaca panas ekstrem

Waspadai Dampak Cuaca Panas Ekstrem, Bayi hingga Penyandang Sakit Kronis Berisiko Tinggi

July 7, 2026
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, usai menghadiri agenda Rapat Paripurna di DPRD DIY setelah menjalani cuti selama sepekan, Kamis (2/7/2026).

Kembali Berkantor Usai Cuti, Sri Sultan HB X Klarifikasi Soal Kesehatannya

July 3, 2026
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta Joko Prayitno saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

July 2, 2026
Bambang Hartono (67), warga Kampung Papringan, Kelurahan Demangan, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, menunjukkan kondisi atap rumahnya yang sudah lapuk, Minggu (28/6/2026).

2 Dekade Menahan Retak Jejak Gempa 2006, Rumah Lansia di Gondokusuman Akhirnya Diperbaiki

June 28, 2026
Next Post
Obrolan Wedangan Sembada bertajuk Pasar Godean Kini, bersama Komisi C DPRD Sleman dan DPUPKP yang digelar di Omah Kecebong

Pasar Godean Siap Beroperasi dengan Wajah Baru, Usung Konsep Modern tapi Tetap Berjiwa Tradisional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.