• Tentang Kami
Tuesday, May 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Tren Kasus Anemia di Kota Yogyakarta Turun, Pemkot Perkuat Gerakan Aksi Bergizi

Pemkot Yogyakarta juga secara rutin melakukan pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) pada remaja putri untuk mendeteksi anemia sejak dini.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
November 3, 2025
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Jumlah kasus anemia di Kota Yogyakarta menurun dari 2.844 kasus pada tahun 2023 menjadi 2.495 kasus pada tahun 2024. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyoroti anemia sebagai salah satu isu penting yang mendapat perhatian khusus karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Situasi anemia di Kota Yogyakarta menunjukkan tren penurunan dan ini merupakan hasil kerja nyata seluruh pihak, terutama puskesmas dan satuan pendidikan,” kata Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, Senin (3/11/2025).

BERITA MENARIK LAINNYA

DPD RI DIY Apresiasi Gerakan Reresik Kali Code, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

Pemkot Yogyakarta Siapkan Lahan 3.000 Meter Persegi untuk Pengembangan Koperasi Merah Putih

Guna menjaga tren penurunan kasus anemia, Pemkot Yogyakarta memperkuat pelaksanaan Gerakan Aksi Bergizi di berbagai sekolah dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait. Program ini tak hanya menitikberatkan pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga pada pembentukan perilaku hidup sehat di kalangan pelajar.

“Upaya kami bukan hanya melakukan pemeriksaan, tetapi menciptakan kebiasaan sehat yang berkelanjutan di sekolah. Ini kolaboratif, melibatkan sekolah, tenaga kesehatan, hingga orang tua,” ujar Hasto.

Ia menjelaskan, Gerakan Aksi Bergizi mencakup sejumlah kegiatan seperti pembiasaan senam atau aktivitas fisik sejenis minimal sekali dalam sepekan, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri tingkat SMP dan SMA setiap minggu, serta edukasi dan pembiasaan mengonsumsi makanan bergizi seimbang melalui kegiatan sarapan atau makan bersama setidaknya seminggu sekali.

Selain itu, Pemkot Yogyakarta juga secara rutin melakukan pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) pada remaja putri untuk mendeteksi anemia sejak dini. Apabila ditemukan kasus anemia, siswa yang bersangkutan akan segera diberikan tablet tambah darah.

Hasto menyebut dalam kondisi tertentu, pasien dapat dirujuk ke puskesmas untuk penanganan lebih lanjut. Tindak lanjut dilakukan secara ketat, dengan pemantauan selama 2–4 minggu.

“Jika kondisi tidak menunjukkan perbaikan setelah empat minggu, pasien akan dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan,” jelasnya.

Hasto menegaskan pentingnya mengoptimalkan peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di setiap lembaga pendidikan. Ia menilai, UKS perlu menjadi garda terdepan dalam mendorong peningkatan kepatuhan remaja putri mengkonsumsi tablet tambah darah serta pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi para siswa.

“UKS bukan hanya sebagai fasilitas administratif, tapi benar-benar menjadi pusat edukasi dan pelayanan kesehatan preventif di sekolah,” tegasnya.

Melalui berbagai program tersebut, Hasto berharap lahir generasi muda Kota Yogyakarta yang sehat, kuat, dan memiliki kapasitas maksimal.

“Transformasi layanan puskesmas juga harus bersinergi dengan lingkungan sekolah dan masyarakat agar tujuan pembangunan kesehatan dapat tercapai secara menyeluruh,” tandasnya.

Tags: anemiagerakan aksi bergizihasto wardoyokesehatanPemkot Yogyakarta

Related Posts

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DPD RI Ahmad Syauqi Soeratno saat melakukan pemantauan dalam di bantaran Kali Code, Mergangsan, Kota Yoguakarta, DIY, bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pejabat Pemerintah Kota Yogyakarta, Minggu (24/5/2026).

DPD RI DIY Apresiasi Gerakan Reresik Kali Code, Dorong Kesadaran Lingkungan Masyarakat

May 24, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat mencoba cap batik di Koperasi Merah Putih Gunungketur, Kota Yogyakarta, Sabtu (16/4/2026).

Pemkot Yogyakarta Siapkan Lahan 3.000 Meter Persegi untuk Pengembangan Koperasi Merah Putih

May 16, 2026
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (DPP) Kota Yogyakarta, Sukidi (kiri), menyebut bahwa para penjual dan panitia penyembelihan hewan kurban diminta mengelola limbah sampah secara mandiri, saat ditemui di Balaikota Yogyakarta, Selasa (12/5/2026).

Jelang Iduladha, Pemkot Yogyakarta Larang Limbah Kurban Dibuang ke Depo Sampah dan Sungai

May 12, 2026
Suasana gelaran Psikoedukasi yang digelar Pemkot Yogyakarta untuk para orang tua korban daycare Little Aresha di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

Kuatkan Mental Orang Tua Korban Daycare Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Beri Psikoedukasi

May 10, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wadoyo saat rumah warga Purwonikanti, Pakualaman Yogyakarta, Minggu (10/5/2026).

40 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Koniadi Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Pemkot Yogyakarta

May 10, 2026
Landskap Kota Yogyakarta.

Realisasi Kinerja Fisik Pemkot Yogyakarta Capai 30,81 Persen pada Triwulan Pertama 2026

May 8, 2026
Next Post
Obrolan Wedangan Sembada bertajuk Pasar Godean Kini, bersama Komisi C DPRD Sleman dan DPUPKP yang digelar di Omah Kecebong

Pasar Godean Siap Beroperasi dengan Wajah Baru, Usung Konsep Modern tapi Tetap Berjiwa Tradisional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.