• Tentang Kami
Sunday, July 12, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Serikat Buruh Minta Penetapan UMK Yogyakarta 2026 Berbasis KHL, Pemkot Masih Kaji

Menurut Dinta, UMK 2025 sudah tidak mampu mengimbangi kenaikan harga bahan pokok dan biaya hidup lainnya. Dampaknya, banyak pekerja yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
November 21, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Ilustrasi uang

Ilustrasi uang. [pexels/Ahsanjaya]

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Yogyakarta menegaskan hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) harus menjadi rujukan dalam penetapan Upah Minimum Kota (UMK) 2026. Berdasarkan perhitungan mereka, kebutuhan hidup layak pekerja pada tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp 4,4 juta per bulan, jauh melampaui UMK 2025 yang masih berada pada angka Rp 2,6 juta.

BERITA MENARIK LAINNYA

Tempat Nongkrong dan Billiard di Mergangsan Kebakaran, Diduga Korsleting

Merapi Masih Siaga, Sri Sultan HB X Minta Wisatawan Tahan Diri Mendaki

Sekretaris KSPSI Kota Yogyakarta, Dinta Yuliant Sukma, menjelaskan survei KHL telah dilakukan sejak Oktober 2025 dengan menyasar berbagai komponen pengeluaran utama para pekerja. Dari pemetaan tersebut, muncul temuan bahwa kebutuhan hidup layak di Kota Yogyakarta mengalami kenaikan dan nilainya berada lebih dari 50 persen di atas UMK yang saat ini berlaku.

“Nilai KHL Kota Jogja mencapai Rp 4,4 juta per bulan. Ini menunjukkan UMK yang sekarang masih jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar pekerja,” katanya, Jumat (21/11/2025).

Menurut Dinta, UMK 2025 sudah tidak mampu mengimbangi kenaikan harga bahan pokok dan biaya hidup lainnya. Dampaknya, banyak pekerja yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari meski bekerja penuh waktu.

Hingga kini, pembahasan UMK 2026 di tingkat Kota Yogyakarta belum dilakukan. Salah satu alasannya adalah belum turunnya petunjuk teknis (juknis) perhitungan UMK dari Kementerian Ketenagakerjaan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait regulasi ketenagakerjaan.

“Pusat sendiri belum mengeluarkan aturan resminya. Setelah putusan MK Agustus lalu, seharusnya ada penyesuaian perhitungan upah berbasis KHL, tetapi hingga sekarang belum ada tindak lanjut,” ujar Dinta.

Ia menyebut beberapa daerah seperti Sleman sudah melakukan survei KHL, sehingga KSPSI berharap data tersebut bisa dibandingkan dan dipertimbangkan bersama dalam proses pembahasan UMK nanti.

Terkait kemungkinan pemerintah tidak mengakomodasi hasil KHL seperti tahun sebelumnya, Dinta menilai perlu ada mekanisme untuk mengatasi defisit antara UMK dengan kebutuhan riil pekerja.

Ia mencontohkan, jika KHL mencapai Rp 4,4 juta sementara UMK diputuskan hanya sekitar Rp 2 juta hingga Rp 2,6 juta, maka terdapat selisih sekitar Rp 2 juta yang harus ditanggung pekerja tanpa adanya dukungan lain.

“Pekerja itu tidak masuk skema bantuan seperti PKH atau keluarga miskin. Jadi ketika upah dipatok di bawah kebutuhan hidup, beban defisit ekonominya ditanggungkan sendiri,” ucapnya.

KSPSI Kota Yogyakarta mendorong pemerintah daerah menyiapkan skema jangka panjang. Mulai dari pengawasan upah hingga memastikan aturan ketenagakerjaan ditegakkan dengan benar.

Dinta memastikan dalam pembahasan UMK mendatang, KSPSI akan tetap membawa hasil survei KHL sebagai dasar tuntutan. Meskipun regulasi turunan dari putusan MK belum rampung.

“Kami tetap menjadikan KHL sebagai acuan penetapan UMK 2026. Data surveinya sudah kami siapkan dan akan kami sampaikan dalam pembahasan nanti,” katanya.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan pemerintah masih perlu melakukan kajian sebelum menetapkan kebijakan terkait upah. Menurutnya, pada Desember hingga Januari mendatang, pihaknya akan melakukan survei untuk melihat bagaimana kondisi kebutuhan pokok harian masyarakat.

“Kami akan survei bagaimana kebutuhan pokok harian itu seperti apa,” ujarnya.

Ia menjelaskan besaran UMK akan ikut meningkat apabila pola konsumsi masyarakat juga naik karena hal itu mempengaruhi perhitungan indeks. Selain itu, ia menambahkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi juga menjadi salah satu parameter penting dalam penetapan upah.

“UMR itu akan naik kalau selera orang itu naik. Kalau dia konsumsinya naik, baik yang pangan dan non pangan naik, maka UMR-nya akan naik, dan ada indeksnya. Ada indeks bagaimana kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi. Saya akan menghitung itu,” ucap Hasto.

Tags: Dinta Yuliant Sukmakeluarga miskinKHLKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh IndonesiaUMKYogyakarta

Related Posts

Kebakaran melanda Vrama Billiard and Cafe serta Kanaya Munch & Migle, Jumat (3/7/2026) pagi.

Tempat Nongkrong dan Billiard di Mergangsan Kebakaran, Diduga Korsleting

July 3, 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono, saat ditemui Kamis (2/7/2026).

Merapi Masih Siaga, Sri Sultan HB X Minta Wisatawan Tahan Diri Mendaki

July 2, 2026
Seorang pedagang daging ayam di Pasar Kranggan Kota Yogyakarta sedang menunggu pembeli, Kamis (2/7/2026).

Program MBG Libur, Harga Daging Ayam di Pasar Kranggan Turun

July 2, 2026
Landskap Kota Yogyakarta.

BPS Waspadai Kenaikan Biaya Pendidikan Jelang Tahun Ajaran Baru

July 2, 2026
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta Joko Prayitno saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

July 2, 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, didampingi Kepala BPS Kota Yogyakarta, Joko Prayitno, saat didatangi petugas Sensus Ekonomi 2026, belum lama ini.

Cerita Wali Kota Yogyakarta Ditanya Hal Tak Terduga Saat Ikuti Sensus Ekonomi 2026

June 26, 2026
Next Post
Tim SAR lakukan evakuasi korban tertimpa pohon di Ringroad Utara, Sleman, DIY, Jumat (21/11/2025).

2 Orang Tewas Usai Tertimpa Pohon di Kawasan Ringroad Utara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.