YOGYAKARTA, POPULI.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta (Pemkot) tengah memetakan lokasi rumah penerima bantuan renovasi dari pemerintah pusat bagi rumah yang ada di pinggir sungai.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa Kementerian Perumahan dan Permukiman sebelumnya menyampaikan akan memberikan bantuan tersebut.
“Skenario kita lihat dulu bantuan Kementerian seperti apa, kami sekarang sedang menyiapkan lahan,” katanya saat diwawancarai saat melakukan bedah rumah di Sanggrahan, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Minggu (23/11/2025).
“Pak Menteri (Perumahan dan Permukiman) janji langsung pada saya untuk membantu 250 rumah,” imbuh Hasto
Dari sejumlah pemetaan, renovasi disebutnya akan menyasar sejumlah rumah di sepanjang Sungai Code, Winongo, Sepanjang Code Winongo.
Pihaknya juga berencana untuk menambah bangunan rumah yang rencananya akan didirikan di area sawah Kelurahan Bener, Kemantren Tegalrejo.
Hasto memastikan bahwa bantuan renovasi tersebut benar-benar menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD).
Ia juga menyebut pendanaan tersebut berbeda dengan pendanaan bedah rumah yang selama ini rutin digelar oleh Pemkot Yogyakarta dengan melibatkan perbankan dan swasta.
Hingga saat ini, pihaknya juga telah melakukan perbaikan sebanyak puluhan rumah yang dilakukan tiap hari Minggu.
“Target saya 100 titik bedah rumah bisa selesai,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan akan memberikan bantuan renovasi rumah kepada masyarakat yang tinggal di pinggiran kali.
Hal tersebut disampaikan nya saat berdua di Sportorium UMY, Kasihan, Bantul, Minggu (9/11/2025). Ia menyampaikan telah berkomunikasi dengan DPR RI terkait kondisi perumahan di bantaran sungai.
“Pak Hasto di cek ya, saya sempat ngobrol dengan anggota DPR ibu Titiek Soeharto katanya Kali Code ada kawasan kumuh, tolong disiapkan (lokasi) 250 rumah,” kata Ara.
“Kita renovasi tahun depan kali code diperiksa ya Pak,” Imbuhnya.
Tidak hanya Kota Yogyakarta, bantuan renovasi disebutnya juga akan diberikan kepada masyarakat di Bantul sebanyak 200 unit rumah.
“Di Bantul supaya bisa langsung dieksekusi,” katanya. (populi.id/Hadid Pangestu)



![Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/01/1767693177149-120x86.jpg)








