• Tentang Kami
Saturday, January 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Terdampak Penutupan Jembatan Kewek, Warga Harap Akses Lalu Lintas Lebih Jelas

Akses melewati Jembatan Kewek sudah mulai dilakukan penutupan. Mobilitas warga terutama dari kampung Ledok Tukangan pun terdampak

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
December 11, 2025
in headline, Kota Yogyakarta
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Pemerintah Kota Yogyakarta mulai memberlakukan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di Jalan Kleringan menuju Jembatan Kewek pada Rabu (10/12/2025).

Pemerintah Kota Yogyakarta mulai memberlakukan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di Jalan Kleringan menuju Jembatan Kewek pada Rabu (10/12/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Penutupan akses Jembatan Kewek sejak Rabu (10/12/2025) mulai menimbulkan dampak terhadap mobilitas warga di kawasan sekitarnya, terutama di Kampung Ledok Tukangan. Sejumlah warga mengaku masih kebingungan dengan rekayasa lalu lintas yang diterapkan, sementara jalur alternatif juga mulai dipadati kendaraan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

Ketua RW 01 Ledok Tukangan, Adi Kusuma, mengatakan pihaknya tengah memantau situasi awal penutupan sebelum mengambil langkah lebih lanjut bersama masyarakat.

“Ya mungkin nanti kami coba koordinasi sama dewan, kecamatan, dan kelurahan. Karena ini kan berimbas langsung pada warga. Pro-kontra itu biasanya baru muncul satu atau dua hari setelah penutupan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (10/12/2025).

Ia menambahkan, jika nantinya muncul keberatan dari warga, pihak RW siap menyampaikan aspirasi lewat kelurahan dan kemantren, bahkan membuka opsi audiensi dengan Wali Kota Yogyakarta.

Menurut Adi, dampak paling cepat terasa adalah kebingungan warga dalam menentukan jalur keluar–masuk kampung. Pada awal penutupan sempat muncul kekhawatiran karena tidak ada akses keluar bagi warga Ledok Tukangan.

“Tapi ini tadi sudah ditanggapi, dan katanya diberikan dua akses jalan. Meski begitu, kondisi di lapangan kami masih melihat dulu seperti apa,” katanya.

Adi menyebut sejak satu jam setelah penutupan akses diterapkan, jalan kampung mulai ramai oleh kendaraan dari luar wilayah.

“Orang luar banyak yang salah masuk. Karena banyak akses ke Malioboro dialihkan, jalan alternatif kita ikut kena imbasnya. Sepertinya akan lebih ramai,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, jalur di Ledok Tukangan pada dasarnya hanya untuk sepeda motor. Mobil tidak diperbolehkan masuk dari arah timur ke barat. Jika ada perubahan teknis, pihak RW menunggu koordinasi dengan kelurahan dan kecamatan.

“Jembatan Kewek itu masuk wilayah kami. Jadi kalau ada masalah apa pun, yang mengampu memang warga kami. Kami berharap pemerintah bisa merangkul warga dalam proses pembangunan nanti agar semuanya berjalan lancar,” imbuhnya.

Adi juga mengungkapkan bahwa sosialisasi rekayasa lalu lintas sejauh ini lebih banyak diperoleh dari media massa, bukan melalui penjelasan detail ke tingkat RW.

“Informasi dari kelurahan hanya sebatas pemberitahuan. Detail rekayasa kami belum tahu,” ujarnya.

Dampak penutupan juga dirasakan pengguna jalan lain. Yosi, warga Sosrowijayan, mengaku bingung karena diarahkan berputar ketika hendak menjemput anaknya di SDN Ungaran yang berada di Kotabaru.

“Saya lewat Tugu, harusnya bisa ke sini (Kewek). Tapi tadi diarahkan putar jauh. Tak pikir bisa lewat sini, ternyata harus lewat sana lagi,” ujarnya.

Meskipun harus memutar, ia mengaku tidak mempermasalahkannya selama pembangunan jembatan ke depan menghasilkan fasilitas yang lebih baik.

“Kalau saya sih ikut aja. Nggak apa-apa, asal nanti dibuat lebih bagus. Katanya jembatan ini sudah hampir 100 tahun tidak diperbaiki. Mudah-mudahan nanti lebih nyaman,” katanya.

Yosi juga menyadari potensi kemacetan akan meningkat, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

“Kalau macet, ya sudah risiko. Apalagi kawasan Malioboro memang sering macet,” ucapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas kebijakan ini. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama.

“Ini langkah yang harus kita lakukan untuk menjamin keselamatan masyarakat, khususnya yang melewati Jembatan Kewek,” ujarnya.

Dishub memprediksi adanya perubahan pola perjalanan warga dalam beberapa hari ke depan.

“Sekarang masyarakat masih berharap jalur terdekat menuju Malioboro bisa lewat sini. Tapi 1–2 hari lagi, potensi peningkatan arus justru terjadi di Simpang Kridosono dan simpang Gramedia,” jelas Agus.

Dishub juga mengamati kepadatan dari koridor Sudirman hingga Galeria, serta menyiapkan intervensi lalu lintas di Jalan Bausasran jika dibutuhkan.

“Jaringan jalan itu seperti organ tubuh, semua saling mengait. Pasti ada masalah, tapi insyaallah kami akan lakukan yang terbaik,” tegas Agus.

Tags: Agus Arif NugrohoDinas Perhubunganjembatan kewekLedok TukanganYogyakarta

Related Posts

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Ilustrasi sakit super flu

Muncul Satu Kasus Super Flu, Dinkes DIY Minta Warga Tak Panik

January 6, 2026
Ilustrasi keuangan negara

Perputaran Uang Selama Nataru di DIY Turun, BI Ungkap Biangnya

January 6, 2026
kawasan Malioboro dikunjungi 1 juta wisatawan saat libur Nataru 2025

Dikunjungi 1 Juta Wisatawan, Dispar Sebut Pondasi Wisata Yogyakarta Masih Kuat

January 6, 2026
Ilustrasi lanskape DIY

Jalan Tol Dongkrak Arus Wisatawan Nataru ke DIY, Dispar Catat 1,03 Juta Kunjungan

January 5, 2026
Next Post
Pemkab Bantul melakukan penanganan terhadap bencana longsor di kawasan Sriharjo.

Rawan Bahaya, Tujuh Keluarga di Sriharjo Direlokasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.