SLEMAN, POPULI.ID – Direktorat Lalu Lintas Polda DIY melakukan rekayasa lalu lintas menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini.
Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Yuswanto Ardi menyampaikan salah satu yang menjadi perhatian utama pada Nataru kali ini adalah melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Solo diantaranya dengan menutup U-turn atau tempat putar balik.
Hal tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi kendaraan yang masuk ke Yogyakarta.
“Tindakan kepolisian memberikan keamanan Penutupan U-turn agar tidak terjadi konflik arus di Jalan Solo, sehingga bisa lancar,” katanya.
Beberapa lokasi U-turn yang telah dilakukan penutupan di Jalan Solo seperti adalah di ruas jembatan Janti sampai dengan Taman Wisata Candi Prambanan.
“Ada kurang lebih sekitar 17 yang tersedia saat ini (U-tur ditutup), akan kita kurangi sampai 60 persen, atau hanya kami buka 6 sampai 8,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan rekayasa lalu lintas menuju Malioboro, terutama imbas penutupan Jembatan Kewek.
“(Rekayasa arus lalu lintas) kali ini akan signifikan imbas dari penutupan Jembatan Kewek, karena kemampuanya tinggal 10 persen sampai 15 persen,” katanya saat dijumpai usai Apel Operasi Lilin Progo di Mapolda DIY, Jumat (19/12/2025).
“Oleh karena itu yang sangat signifikan yaitu kendaraan yang berasal dari wilayah Stasiun Tugu saat ini tidak bisa masuk (menuju arah selatan) Malioboro, melainkan diputarkan melalui Stadion Kridosono,” imbuhnya.
Pihaknya akan menerapkan contra flow atau arus dua arah yang ada di depan Rumah Sakit Bethesda dari simpang 4 Gramedia, atau menuju arah timur.
“Kendaraan melalui RS Bethesda masuk ke Malioboro masuk melalui flyover Lempuyangan dan masuk melalui Jalan Mataram,” ujarnya.
Kendati begitu, ia menyebut contra flow dilakukan secara situasional dengan melihat kepadatan lalu lintas.
Ia juga menyampaikan kepadatan aka terjadi di sekitar Stadion Kridosono. “Kalau Kridosono karena itu tipologi adalah seperti bundaran, dan banyak hambatan, tentu sudah bisa diprediksi akan terjadi kemacetan, maka di depan Bethesda kita lakukan 2 arah,” katanya.
Pihaknya akan memberikan kemudahan kepada pengendara melalui petunjuk jalan yang sudah disediakan.
Pengemudi dapat melakukan scan di sejumlah titik yang disediakan untuk menuju kawasan wisata agar tidak terjadi penumpukan arus kendaraan.
Pihaknya juga Mantan Kapolresta Sleman ini menyampaikan bahwa sejauh ini pengkondisian lalu lintas telah diproyeksikan dengan matang.
Ia berharap masyarakat yang ini masuk ke Yogyakarta bisa mempersiapkan dan merencanakan tujuan perjalanan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menyampaikan pihaknya berupaya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat yang ingin merayakan Natal dan Tahun Baru dengan menggelar Operasi Lilin Progo 2025.
Untuk operasi kali ini, pihaknya dibantu oleh sejumlah pihak terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Basarnas, Dit Polairud yang akan dikerahkan di kawasan wisata dan bencana.
“Total ada 3000 personel, termasuk personil penebalan yang akan standby,” katanya.
Pihaknya juga akan mendirikan 21 Pos Pengamanan (Pospam) baik pelayanan maupun pos terpadu hingga pos pantau.
Terkait dengan wisata pantai, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah peralatan kepada petugas untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat di kawasan wisata. (populi.id/Hadid Pangestu)


![Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/01/1767693177149-120x86.jpg)









