• Tentang Kami
Saturday, January 10, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Lumbung Mataraman Disiapkan Jadi Pemasok Utama Program MBG di DIY

program Lumbung Mataraman yang telah disiapkan Pemda DIY menjadi solusi strategis karena mengusung konsep pertanian dan peternakan terintegrasi.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
December 23, 2025
in headline, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri) bersama Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (23/12/2025).

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri) bersama Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (23/12/2025). [populi.id/Gregorius Bramantyo]

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) membahas kesiapan pasokan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam pertemuan dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kompleks Kepatihan, Selasa (23/12/2025).

Pertemuan tersebut menyoroti potensi Lumbung Mataraman, yakni program ketahanan pangan DIY berbasis pertanian tradisional terintegrasi, sebagai pemasok utama bahan baku MBG. Seiring meningkatnya kebutuhan pangan dan rencana penambahan dapur MBG di wilayah DIY.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

Groundbreaking Gedung CMU, Menkes Percepat Transformasi RSUP Dr. Sardjito

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan salah satu kekhawatiran utama BGN adalah lonjakan kebutuhan bahan baku ketika seluruh dapur MBG beroperasi penuh. Saat ini, dapur MBG di DIY baru berjalan sekitar 50 persen. Namun ke depan jumlahnya diproyeksikan mencapai sekitar 320 dapur.

“Kegelisahan kami adalah nanti dalam penyediaan bahan baku karena kebutuhannya itu sangat tinggi, dan memang kebetulan kalau di Jogja ini kan yang operasional itu baru 50 persen, tapi nanti kalau sudah sekitar 320 itu khawatirnya terjadi inflasi dan kekurangan bahan baku,” ujar Nanik, Selasa (23/12/2025).

Ia menyebut, program Lumbung Mataraman yang telah disiapkan Pemda DIY menjadi solusi strategis karena mengusung konsep pertanian dan peternakan terintegrasi. Program tersebut diharapkan mampu memasok kebutuhan dapur-dapur MBG tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar daerah.

“Lumbung Mataraman ini yang nanti insyaallah akan memasok dapur-dapur MBG. Dan diharapkan ini tidak ada lagi yang membeli dari luar daerah, sehingga kemandirian ekonomi dan juga pemberdayaan masyarakat akan terjadi,” katanya.

Nanik menyebut, hal yang paling menenangkan bagi BGN adalah kesiapan Pemda DIY dalam menyediakan lahan pertanian dan peternakan bagi masyarakat. Setiap desa di DIY disebut telah menyiapkan minimal satu hektare tanah kas desa untuk ditanami sayuran, buah, dan pengembangan peternakan. Jika diperlukan, luasan lahan tersebut masih dapat ditambah.

“DIY ini sudah memelopori. Di tiap desa itu ada tanah-tanah yang idle kan, atau mungkin tanah bengkok. Kalau perlu, itu bisa ditanami. Yang menanam adalah masyarakat yang tidak punya sawah,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, BGN juga mensosialisasikan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 yang mengatur penerima manfaat program MBG, termasuk guru dan tenaga pendidik. Nanik menegaskan, perpres tersebut menekankan penggunaan bahan pangan lokal dan melarang ketergantungan pada produk pabrikan.

“Di Perpres 115 itu benar-benar ditekankan tidak boleh menggunakan bahan pabrikan. Semua harus lokal, sehingga UMKM, ibu-ibu PKK, dan kantin sekolah akan hidup. Karena roti tidak dari pabrikan, tetapi dibuat oleh kantin,” jelas Nanik.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menegaskan Pemda DIY telah memisahkan pengelolaan Koperasi Merah Putih dan Lumbung Mataraman agar masing-masing dapat berkembang secara optimal. Dengan skema tersebut, Pemda DIY memiliki kepastian dalam mendukung pasokan bahan pangan untuk program MBG.

“Harapan saya ini sebagian besar bisa supply pada kebutuhan-kebutuhan untuk makan gratis. Sayur dan sebagainya bukan belanja di pasar, tapi pada petani langsung,” kata Sultan.

Menurut Sultan, pola distribusi langsung dari petani ke dapur MBG tidak hanya menjamin ketersediaan bahan pangan, tetapi juga membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat desa.

“Sehingga dengan pola-pola seperti ini, masyarakat yang di desa itu juga bisa menambah penghasilan. Kira-kira konsepnya bagi kami larinya ke sana,” pungkasnya.

Tags: Badan Gizi Nasionallumbung mataramanNanik Sudaryati DeyangSri Sultan Hamengku Buwono XYogyakarta

Related Posts

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah memberikan keterangan terkait kasus super flu di Kota Yogyakarta, Jumat (9/1/2026)

Satu Warga Kota Yogyakarta Positif Super Flu Pada September 2025, Dinkes Pastikan Sudah Sembuh

January 9, 2026
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunawan Sadikin lakukan groundbreaking Central Medical Unit (CMU) RSUP Dr. Sardjito, Kamis (8/1/2026).

Groundbreaking Gedung CMU, Menkes Percepat Transformasi RSUP Dr. Sardjito

January 8, 2026
Pasar Kranggan. [populi.id/Gregorius Bramantyo]

Pasar Kranggan Mendesak Dilakukan Revitalisasi

January 6, 2026
Ilustrasi sakit super flu

Muncul Satu Kasus Super Flu, Dinkes DIY Minta Warga Tak Panik

January 6, 2026
Ilustrasi keuangan negara

Perputaran Uang Selama Nataru di DIY Turun, BI Ungkap Biangnya

January 6, 2026
kawasan Malioboro dikunjungi 1 juta wisatawan saat libur Nataru 2025

Dikunjungi 1 Juta Wisatawan, Dispar Sebut Pondasi Wisata Yogyakarta Masih Kuat

January 6, 2026
Next Post
Ilustrasi polisi.

Polisi Bisa Rangkap Jabatan Sipil, Pakar UGM: Kemunduran Demokrasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.