• Tentang Kami
Wednesday, March 11, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Daftar Tunggu Penuh hingga 2032, Ini Alasan Orang Tua Sekolahkan Anaknya ke SD Muhammadiyah Sapen

Belakangan ini heboh daftar tunggu di SD Muhammadiyah Sapen sudah penuh hingga tahun 2032. Apa yang mendorong orang tua antusias menyekolahkan anaknya di SD Muhammadiyah Sapen?

byredaksi
January 22, 2026
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana di depan sekolah SD Muhammadiyah Sapen, Kamis (22/1/2026). Sekolah tersebut kini tengah jadi buah bibir karena banyak orang tua antusias menyekolahkan di SD tersebut

Suasana di depan sekolah SD Muhammadiyah Sapen, Kamis (22/1/2026). Sekolah tersebut kini tengah jadi buah bibir karena banyak orang tua antusias menyekolahkan di SD tersebut. [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
49
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – SD Muhammadiyah Sapen mencatatkan fenomena baru dalam dunia pendidikan di Kota Yogyakarta. Lantaran, sekolah berbasis agama itu memiliki waiting list (daftar tunggu) pendaftaran calon peserta didik baru yang sudah penuh hingga tahun ajaran 2032.

Sistem daftar tunggu itu muncul karena tingginya minat masyarakat atau orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta.

BERITA MENARIK LAINNYA

Aktivitas Mudik Lebaran Mulai Terasa di Terminal Giwangan

Harga Tiket Bus ke Sumatra di Terminal Giwangan Naik Rp110 Ribu Jelang Lebaran

Sejumlah orang tua pun berbondong-bondong menitipkan dokumen agar sang buah hati masuk dalam daftar tunggu. Bahkan ada di antaranya yang telah mendaftarkan anaknya sejak masih balita.

Tak heran, daftar tunggu calon peserta didik baru di SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta sudah penuh hingga 2032 mendatang.

Sejumlah orang tua membeberkan alasan mereka memilih anaknya bersekolah di SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta meski harus melalui daftar tunggu bertahun-tahun.

Kualitas Pendidikan

Seorang orang tua murid, Dewi (47), mengaku sudah mendaftarkan nama anaknya ke sekolah tersebut sejak dua tahun lalu. Kini anaknya duduk di bangku kelas 1 SD.

“Kemarin anak saya hampir tidak dapat kursi, karena masih 2 tahun lagi tapi kuotanya tinggal 20. Akhirnya saya langsung daftarkan dan Alhamdulillah dapat,” ucapnya kepada Populi.Id, Kamis (22/1/2026).

Warga Kabupaten Bantul itu rela setiap hari membelah jalanan kota Yogyakarta untuk mengantarkan anaknya menuntut ilmu di SD Muhammadiyah Sapen.

Sejumlah orang tua tampak menunggu anaknya yang bersekolah di SD Muhammadiyah Sapen, Kamis (22/1/2026)
Sejumlah orang tua tampak menunggu anaknya yang bersekolah di SD Muhammadiyah Sapen, Kamis (22/1/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]
Kualitas pendidikan akademik dan pendidikan karakter berbasis agama dikatakan jadi satu faktor penting pertimbangan memilih sekolah tersebut.

“Kualitas pendidikan itu yang pertama dan dasar agama menurut kami penting. Kebetulan di sini ajaran agamanya bagus. Anak-anak diajari kemandirian mulai dari bangun tidur untuk salat Subuh dan persiapan ke sekolah. Belum nanti di sekolah ada tadarus, hafalan, salat Dhuha, dan salat berjamaah,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, SD Muhammadiyah Sapen juga mengajarkan adab dan sopan santun untuk membentuk karakter baik bagi anak-anak. Tak sekadar diajarkan, namun guru dan karyawan SD Muhammadiyah Sapen juga senantiasa mencontohkan adab baik itu kepada para siswa.

“Kepala sekolah setiap hari datang paling pertama dan menyambut para siswa yang datang ke sekolah. Sehingga anak-anak tidak merasa terpaksa datang ke sekolah, justru merasa bersemangat karena disambut dengan hangat,” tuturnya.

Langganan Sekolah Favorit

Dari kualitas pendidikan, Dewi menilai SD Muhammadiyah Sapen tidak main-main. Sejak kelas 4 SD, para siswa dipersiapkan untuk bisa bersaing mendapatkan sekolah menegah pertama (SMP) favorit.

Dia pun mencontohkan anak pertama dan keduanya yang merupakan lulusan SD Muhammadiyah Sapen.

Ia mengungkapkan, anak pertamanya berhasil lulus dari Universitas Gajah Mada (UGM) dan kini sudah bekerja. Sedangkan, anak keduanya kini kelas 2 di SMP Negeri yang masuk 10 besar sekolah favorit di Kota Pelajar.

“Memang sudah terkenal kalau dari SD Muhammadiyah Sapen pasti bisa masuk SMP-SMP favorit. Itu sudah jadi seperti tradisi,” sebutnya.

Senada, orang tua siswa lainnya, Rinda (35), memilih SD Muhammadiyah Sapen agar anaknya berpeluang masuk satu di antara 10 besar SMP favorit di Kota Yogyakarta.

Suasana di halaman SD Muhammadiyah Sapen, Kamis (22/1/2026)
Suasana di halaman SD Muhammadiyah Sapen, Kamis (22/1/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]
Selain, ia melihat banyaknya prestasi akademik dan non akademik yang telah ditorehkan para siswa SD Muhammadiyah Sapen.

“Di sini bakat dan minat siswa juga tersalurkan. Kami melihat banyak ekstrakulikuler yang difasilitasi, ada puluhan lebih. Pertimbangan lain karena dekat tempat kerja saya dan suami, jadi kalau ada apa-apa bisa cepat ke sekolah, walaupun rumah saya di Sedayu (Kabupaten Bantul),” tutur dia.

Ketika disinggung terkait SPP di SD Muhammadiyah Sapen, Rinda menyebut masih tergolong standar jika dibandingkan sekolah swasta lainnya yang berbasis agama Islam. SD Muhammadiyah Sapen pun dinilai dapat bersaing dengan sekolah swasta lainnya.

“Harapan saya semoga semua SD di Indonesia standar pendidikannya bisa sama. Jadi anak-anak dari keluarga kurang mampu juga bisa mendapatkan fasilitas dan pendidikan yang sama,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: daftar tunggupendidikanSD Muhammadiyah SapensekolahSMP FavoritYogyakarta

Related Posts

Aktivitas Mudik Lebaran Mulai Terasa di Terminal Giwangan

Aktivitas Mudik Lebaran Mulai Terasa di Terminal Giwangan

March 10, 2026
Harga Tiket Bus ke Sumatra di Terminal Giwangan Naik Rp110 Ribu Jelang Lebaran

Harga Tiket Bus ke Sumatra di Terminal Giwangan Naik Rp110 Ribu Jelang Lebaran

March 10, 2026
Duduk Perkara Aksi Mogok Kerja Pekerja PT Taru Martani

Duduk Perkara Aksi Mogok Kerja Pekerja PT Taru Martani

March 10, 2026
Korban tenggelam di muara Sungai Serang berhasil ditemukan pada Minggu malam (8/3/2026). (Basarnas Yogyakarta)

Anak 9 Tahun yang Tenggelam di Muara Sungai Serang Berhasil Ditemukan, Terbawa hingga 200 Meter

March 9, 2026
Snack dari Bolona Bakery sempat disorot karena dalam sajian MBG sudah kedaluwarsa

Dugaan Roti Kedaluwarsa dalam Menu MBG Viral di Media Sosial, Bolona Bakery Beri Klarifikasi

March 6, 2026
pebalap Moto3 Veda Ega Pratama

Sisi Lain Veda Ega Pratama di Luar Sirkuit, Guru SMA Taman Madya IP: Mudah Berbaur

March 4, 2026
Next Post
Sidang pembakaran tenda Mapolda DIY, Kamis (22/1/2026).

Saksi Ahli Sebut Tindakan Terdakwa Pembakaran Tenda di Mapolda DIY Terpengaruh Situasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.