• Tentang Kami
Wednesday, January 28, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Ngeri, Ini Efek Buruk Kecanduan Game

dari WHO sendiri sudah menyampaikan bahwa internet game disorder ini menjadi salah satu masalah kesehatan mental

byredaksi
January 27, 2026
in headline, Kesehatan, Urban
Reading Time: 3 mins read
A A
0
ilustrasi kecanduan game

Ilustrasi kecanduan game. [pixabay/DrMedYourRasenn]

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Kecanduan game atau bermain game lebih dari 10 jam per minggu berdampak buruk bagi kesehatan.

Dalam penelitian yang dilakukan Curtin University, Australia ini menyurvei 317 mahasiswa dari 5 universitas di Australia dengan usia rata-rata 20 tahun.

BERITA MENARIK LAINNYA

Trump Jadikan Greenland Panggung untuk Memperluas Imperium Ideologis Amerika

Dikukuhkan Sebagai Guru Besar, Uceng Soroti Pelemahan Independensi Lembaga Negara

Peserta survei dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan jumlah waktu bermain game. Kelompok pemain game rendah (0-5 jam per minggu), pemain game menengah (5-10 jam); dan pemain game tinggi (10+ jam per minggu).

Hasil menunjukkan bahwa kelompok bermain game di atas 10 jam per minggu memiliki kondisi kesehatan yang memburuk.

Pakar kesehatan jiwa sekaligus Dosen prodi Ilmu Keperawatan FK-KMK UGM, Heru Subekti mengatakan bermain game baik di PC maupun di ponsel lebih dari 10 jam memiliki banyak dampak negatif bagi kesehatan fisik, di antaranya masalah gangguan tidur, sedentary lifestyle hingga dapat menyebabkan obesitas.

“Jadi resiko untuk kena obesitas menjadi lebih besar dibandingkan anak-anak atau remaja yang tidak banyak menggunakan video game,” jelasnya dilansir dari laman UGM, Selasa (27/1/2026).

Heru menuturkan banyaknya anak atau remaja yang kecanduan game disebabkan oleh adanya hormon dopamin di dalam tubuh yang membuat mereka merasa senang ketika sedang bermain.

Rasa senang tersebut yang akhirnya membuat mereka semakin hari tingkat kesenangannya meningkat. Mereka yang awalnya bermain hanya satu jam saja, kemudian semakin meningkat dan terus meningkat.

Hal tersebut yang kemudian menimbulkan gejala adiksi atau kecanduan pada anak atau remaja.

Menurut Heru, jika anak-anak atau remaja sudah mengalami kecanduan game, gejalanya bukan hanya sebatas obesitas, tetapi menjadi sebuah gangguan pada kesehatan mental.

“Jadi bahkan dari WHO sendiri sudah menyampaikan bahwa internet game disorder ini menjadi salah satu masalah kesehatan mental,” jelasnya.

Heru turut menjelaskan bermain game secara terus menerus dengan menggunakan mouse berdampak pada gangguan pergelangan oleh adanya aliran syaraf yang terjepit yang bernama Carpal Tunnel Syndrome (CTS).

Gangguan tersebut kerap ditemukan pada pengguna komputer dengan mouse yang terlalu lama. Selanjutnya, dampak fisik lainnya adalah pada permasalahan leher yang disebut dengan Text Neck Syndrome. Gangguan ini disebabkan oleh posisi yang tidak ergonomis atau agak menunduk pada saat melihat layar, entah itu HP, monitor, komputer.

“Nah pada saat posisi menunduk, itu beban kepala menjadi lebih besar. Dan kalau itu terjadi dalam waktu yang lama yang terjadi adalah adanya beban yang sangat besar pada daerah leher,” jelasnya.

Tak hanya berdampak pada kondisi kesehatan, bermain game lebih dari 10 jam juga menimbulkan pada permasalahan sosial. Heru menyebutkan bahwa bermain game dengan durasi yang panjang akan mengalami kemampuan anak dan remaja untuk berinteraksi sosial dengan baik.

Hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor, antara lain adalah rasa tidak percaya diri, respon emosional yang buruk karena kecanduan bermain, bahkan dapat mengganggu kehidupan pribadinya.

“Menyebabkan masalah gangguan pertemanan, hubungan dengan keluarga menjadi tidak harmonis, komunikasi dengan orang tua menjadi buruk, bahkan prestasi akademiknya juga akan sangat berkurang. Nah tentu spiritualitas ini menjadi salah satu dampak juga,” jelas Heru.

Heru turut menerangkan jumlah waktu ideal untuk bermain game adalah sebanyak 5 jam per minggu. Jumlah tersebut merupakan waktu yang ideal untuk mengatasi permasalahan pada gangguan kesehatan fisik maupun mental.

Menurutnya dengan menghabiskan waktu bermain 5 jam per minggu, anak-anak atau remaja tetap memiliki kualitas tidur yang baik sekaligus dampak positif.

“Bermain game tak selamanya berdampak negatif, tetapi ada sisi positifnya pada saat penggunaannya itu tepat, dengan jumlah yang tepat, tidak overuse,” jelasnya.

Menurutnya sisi positif dari bermain game dapat meningkatkan kreativitas sekaligus kohesivitas juga. Sebab, menurutnya dengan bermain video game dapat membangun interaksi bersama teman sebaya. Akan tetapi jika, dilakukan berlebih akan tidak mendapatkan dampak positif.

Untuk mengatasi kecanduan game ini Heru menjelaskan terdapat berbagai upaya. Salah satunya dengan menumbuhkan kesadaran tentang resiko, bahaya, penggunaan video game yang terlalu lama.

Hal itu dapat ditanamkan melalui edukasi dan pengetahuan terkait dampak bermain video game terlalu lama. Selain itu, dapat dilakukan aktivitas-aktivitas menyenangkan lainnya, seperti mengembangkan hobi, olahraga, dan kegiatan lain yang sifatnya lebih produktif.

“Jadi kognitifnya ditingkatkan, ditumbuhkan kesadaran, perilakunya diubah. Jadi lebih banyak diberikan kegiatan-kegiatan yang lebih aktif,” pungkasnya.

Tags: Heru Subektikecanduan gameKesehatan MentalobesitasUGM

Related Posts

wilayah Greenland yang berupaya direbut Amerika

Trump Jadikan Greenland Panggung untuk Memperluas Imperium Ideologis Amerika

January 16, 2026
Pakar hukum tata negara Zainal Arifin Mochtar dikukuhkan sebagai guru besar UGM

Dikukuhkan Sebagai Guru Besar, Uceng Soroti Pelemahan Independensi Lembaga Negara

January 15, 2026
Ilustrasi konten media sosial

Marak Konten Seksual Palsu, Dosen UGM Ingatkan Hal Ini

January 9, 2026
Ilustrasi MBG

Evaluasi Program MBG, Ahli Gizi UGM: Penyedia Makan Serahkan ke Sekolah

January 8, 2026
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Arga Pribadi Imawan

KUHP Baru Mulai Diterapkan, Arga Pribadi Imawan: Reformasi Setengah Jalan

January 5, 2026
Ilustrasi orang stres

Siasat Cegah Stres di Akhir Tahun

December 24, 2025
Next Post
kolase foto pemain diaspora Dion Markx dan Shayne Pattynama yang kini merumput di Super League

Eksodus Pemain Diaspora ke Super League: Peningkatan Kualitas Liga atau Penurunan Performa Pemain?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.