JAKARTA, POPULI.ID – Rumor kepindahan striker muda Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, ke Persija Jakarta semakin mendekati kenyataan.
Jurnalis asal Italia, Lorenzo Lepore, mengonfirmasi bahwa penyerang berdarah Bandung tersebut telah terbang menuju Indonesia pada Senin (2/2/2026) untuk merampungkan proses transfernya.
Zijlstra dijadwalkan menjalani tes medis pada hari Selasa sebelum resmi menandatangani kontrak jangka panjang bersama skuad Macan Kemayoran.
“Mauro Zijlstra akan segera menandatangani kontrak dengan Persija Jakarta. Ia sudah dalam perjalanan ke Indonesia dan akan menandatangani kontrak berdurasi 2,5 tahun setelah menyelesaikan pemeriksaan medis pada hari Selasa,” tulis Lepore melalui akun X pribadinya @lorenzooleporee.
Pemain yang baru dinaturalisasi pada Agustus 2025 itu dikabarkan akan diikat dengan kontrak berdurasi 2,5 tahun yang akan membuatnya bertahan di Jakarta hingga 2028.
Persija dikabarkan menjadi klub yang paling konkret dalam melakukan pendekatan dibandingkan pesaing lainnya seperti Persib Bandung.
Keputusan Zijlstra untuk meninggalkan Eropa tak lepas dari minimnya menit bermain yang ia dapatkan di tim utama FC Volendam.
Jika transfer ini terealisasi, Zijlstra akan menjadi rekrutan kelima Persija di bursa transfer Januari 2026, menyusul nama-nama seperti Alaeddine Ajaraie dan Shayne Pattynama.
Sinyal kepindahan Zijlstra ke Persija juga datang dari akun Instagram pemerhati transfer Asia, @seasiagoal, yang menyebut kesepakatan antara Persija dan Zijlstra sudah tercapai meski sang pemain sejatinya masih terikat kontrak dengan FC Volendam hingga 2027.
“Transfer yang dikonfirmasi. Mauro Zijlstra telah resmi meninggalkan FC Volendam dan bergabung dengan Persija Jakarta,” tulis akun tersebut.
“Meskipun masih memiliki kontrak dengan Volendam hingga 2027, Mauro memilih untuk menerima tawaran Persija dan menandatangani kontrak 2,5 tahun seperti yang dilaporkan Dennie van Laar (Ketua editor Voetbalprimeur),” lanjut unggahan itu.
Gelombang Diaspora ke Super League
Kehadiran Mauro Zijlstra semakin mempertegas tren kepulangan pemain diaspora ke kompetisi domestik, BRI Super League 2025/2026. Fenomena ini telah dimulai oleh beberapa klub papan atas lainnya:
* Persib Bandung telah mengamankan jasa Thom Haye, Eliano Reijnders, dan bek muda Dion Markx.
* Dewa United sukses mendatangkan Rafael Struick dan dikabarkan tengah menjalin komunikasi serius dengan Ivar Jenner.
* Bali United diperkuat oleh striker Timnas Indonesia masa depan, Jens Raven.
* Persija Jakarta sendiri sebelumnya sudah memiliki Jordi Amat dan Shayne Pattynama dalam skuad mereka.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengungkapkan bahwa kehadiran pemain seperti Zijlstra dengan pengalaman sepak bola Eropa dan status lokal akan membuat lini depan tim menjadi jauh lebih kuat.
Persija Jakarta kini tinggal menunggu hasil tes medis Zijlstra untuk melengkapi kepingan puzzle di lini depan mereka guna menghadapi putaran kedua Super League.
Pemain Timnas yang Masih Bertahan di Luar Negeri
Di tengah gelombang kepulangan para pemain diaspora, masih terdapat sejumlah penggawa Timnas Indonesia yang memilih untuk terus berkarier di luar negeri. Berikut adalah kabar terbaru dari mereka:
1. Asnawi Mangkualam: Saat ini membela Port FC di Liga Thailand (Thai League 1). Namun sayangnya ia harus menepi hingga akhir musim 2025/2026 akibat cedera ACL.
2. Pratama Arhan: Setelah melanglang buana ke Jepang dan Korea Selatan, bek kiri asal Blora tersebut kini memperkuat Bangkok United di Thailand.
3. Marselino Ferdinan: Pemain muda berbakat ini masih melanjutkan mimpinya di Eropa bersama klub Slovakia, AS Trencin, setelah sebelumnya sempat merumput di Belgia dan Inggris.
4. Ramadhan Sananta: Penyerang lokal ini membuat langkah berani dengan bergabung bersama klub asal Brunei Darussalam, DPMM, yang berkompetisi di Liga Super Malaysia 2025/2026.
5. Sandy Walsh: Bek serba bisa ini kini bermain untuk klub Buriram United di Thai League 1 setelah meninggalkan Yokohama F. Marinos di Jepang. Sebelumnya, ia sempat bermain untuk klub Belgia KV Mechelen, kemudian melanjutkan kariernya di Asia.
6. Maarten Paes: Berbeda dengan tren pulang kampung, kiper utama timnas Indonesia ini justru baru saja mencatatkan lompatan besar dengan bergabung bersama raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, dari FC Dallas.
Situasi ini menunjukkan dinamika menarik dalam karier para pemain timnas Indonesia, di mana sebagian memilih pulang untuk memperkuat klub lokal, sementara yang lain terus berjuang menempa diri di kompetisi mancanegara.












