• Tentang Kami
Saturday, February 14, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Jutaan Ojol Hidup Sulit, Akademisi UGM Desak Regulasi yang Jelas Soal Upah hingga Jamsos

Merujuk berbagai hasil riset, profesi ojol hidup dalam situasi yang sulit, selain upah yang rendah, mereka juga bekerja tanpa perlindungan sosial

byredaksi
February 13, 2026
in Cendekia, headline
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ilustrasi ojol atau ojek online

Ilustrasi ojol atau ojek online. [vecteezy/ zen zen desain]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Jutaan pengemudi ojek online atau ojol hingga saat ini masih bergelut dengan situasi yang sulit.

Betapa tidak, dari sisi durasi pekerjaan, rerata para ojol harus mengais rezeki hingga melebihi standar jam kerja, yakni 10-14 jam dalam sehari.

BERITA MENARIK LAINNYA

Mayoritas Kampus di Indonesia Urung Ramah Disabilitas

PHK Meningkat Berpotensi Destruktif, Hempri: Pemerintah Jangan Abai

Sementara, durasi kerja bagai kuda itu tak sepadan dengan upah yang mereka dapat. Ditambah kebanyakan mereka hidup tanpa perlindungan dan ketidakpastian

Pendapatan rendah, jam kerja panjang, dan beban biaya harian membuat profesi ojol kian menjauh dari bayangan sejahtera.

Dosen Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) Fisipol UGM, Hempri Suyatna menjelaskan dari berbagai hasil riset memang menunjukkan para pekerja yang terlibat di sektor platform  termasuk ojek online memiliki kerentanan seperti ketidakpastian kerja, ketidakamanan pendapatan, serta lemahnya perlindungan hak sosial.

Kondisi tersebut tentunya menyebabkan mereka berpotensi  mengalami kemiskinan. Terkait hal itu, memang harus ada upaya-upaya  untuk mengembangkan model perlindungan sosial.

“Selama ini belum ada model perlindungan sosial yang komprehensif untuk melindungi mereka,” ujarnya dilansir dari laman UGM, Jumat (13/2/2026).

Hempri mengatakan model-model perlindungan sosial yang ada masih terbatas dan parsial, dan biasanya  para pekerja sendiri yang proaktif mendaftar tapi tidak terlembagakan secara baik.

Untuk itu, katanya, tampaknya perlu ada Upaya mewujudkan ekosistem digital yang mampu memberikan perlindungan bagi para pekerja di  platform tersebut.

“Diperlukan adanya regulasi ketenagakerjaan yang memberikan jaminan soal pengupahan, jaminan sosial atau asuransi  kepada para pekerja di sektor online,” ujarnya.

Selain itu, dalam konteks pengupahan harus ada aturan terkait model penghitungan upah yang lebih adil. Sementara itu dalam asuransi, perlu ada kewajiban dari perusahaan-perusahaan platform untuk mengasuransikan para ojek online. Semisal melalui mekanisme BPJS ketenagakerjaan.

“Bagaimanapun di sisi lain, penguatan modal sosial dari ojek online ini juga perlu dirawat.  Solidaritas sosial yang tinggi, kesetiakawanan sosial yang kuat di antara mereka seharusnya menjadi modal penting di dalam mengembangkan jaminan-jaminan sosial informal para ojek online,” sarannya.

Tags: Hempri Suyatnaojolpendapatan rendahperlindungan sosialUGMupah

Related Posts

Ilustrasi disabilitas

Mayoritas Kampus di Indonesia Urung Ramah Disabilitas

February 10, 2026
ilustrasi PHK

PHK Meningkat Berpotensi Destruktif, Hempri: Pemerintah Jangan Abai

February 9, 2026
ilustrasi kecanduan game

Ngeri, Ini Efek Buruk Kecanduan Game

January 27, 2026
wilayah Greenland yang berupaya direbut Amerika

Trump Jadikan Greenland Panggung untuk Memperluas Imperium Ideologis Amerika

January 16, 2026
Pakar hukum tata negara Zainal Arifin Mochtar dikukuhkan sebagai guru besar UGM

Dikukuhkan Sebagai Guru Besar, Uceng Soroti Pelemahan Independensi Lembaga Negara

January 15, 2026
Ilustrasi konten media sosial

Marak Konten Seksual Palsu, Dosen UGM Ingatkan Hal Ini

January 9, 2026
Next Post
Curhatan Prabowo Soal MBG, Ungkap Diejek Profesor

Curhatan Prabowo Soal MBG, Ungkap Diejek Profesor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.