• Tentang Kami
Monday, April 27, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Deretan Skandal PT Taru Martani, Dari Korupsi Belasan Miliar hingga Tudingan Pemberangusan Serikat Pekerja

di balik sejarah panjangnya, perusahaan PT Taru Martani baru-baru ini diguncang berbagai persoalan serius yang mencoreng reputasinya

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
March 12, 2026
in headline, Kota Yogyakarta, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
PT Taru Martani, satu di antara BUMD milik Pemda DIY

PT Taru Martani, satu di antara BUMD milik Pemda DIY. [Dok thomex haryanto]

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – PT Taru Martani dikenal sebagai satu di antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tertua milik Pemda DIY yang memproduksi cerutu legendaris.

Namun, di balik sejarah panjangnya, belakangan ini perusahaan yang terletak di jantung Kota Yogyakarta tersebut diguncang berbagai persoalan serius yang mencoreng reputasinya, mulai dari kasus korupsi yang menyeret pimpinan tertinggi hingga konflik industrial yang memanas.

BERITA MENARIK LAINNYA

Daycare Little Aresha yang Digerebek Polisi Dipastikan Tidak Berizin

Pemkot Yogyakarta Kerahkan 2 Alat Berat Normalisasi Sisi Timur Sungai Winongo

Berikut adalah deretan skandal dan kasus yang pernah menghantam PT Taru Martani:

1. Skandal Korupsi Investasi Emas

Kasus yang paling menyita perhatian publik adalah keterlibatan mantan Direktur Utama, Nur Achmad Affandi, dalam praktik korupsi investasi ilegal. Tanpa persetujuan Komisaris maupun Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dana idle cash perusahaan digunakan untuk perdagangan emas berjangka. Ironisnya, investasi ini menggunakan akun pribadi namun modalnya berasal dari kas perusahaan.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menegaskan bahwa pihaknyalah yang melaporkan langsung kasus ini ke kejaksaan.

“Memang kami yang lapor kok. Kan surat gubernur ke kejaksaan, ya udah,” ujar Sultan kala itu.

Akibat perbuatannya yang merugikan negara, Nur Achmad Affandi divonis 8 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Yogyakarta pada November 2024. Ia juga dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp 17,4 miliar.

2. Dugaan Union Busting

PT Taru Martani juga sempat dilaporkan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY atas dugaan praktik union busting atau pemberangusan serikat pekerja.

Konflik ini dipicu oleh perbedaan pendapat antara manajemen dan pekerja mengenai usia pensiun. Perusahaan menetapkan 56 tahun berdasarkan surat keputusan (SK) direksi, sementara pekerja berpegang pada perjanjian kerja bersama (PKB) yang menetapkan usia 60 tahun.

Tensi meningkat ketika perusahaan mem-PHK belasan karyawan dan tiga pengurus inti serikat (ketua, sekretaris, dan bendahara).

“Karena tidak sependapat dengan direktur itu makanya ada hal-hal intimidasi sampai PHK kepada kami,” ungkap Ketua PUK SPSI PT Taru Martani, Hariyanto.

Meski sempat dibantah oleh manajemen baru, perusahaan akhirnya melunak dan mempekerjakan kembali para pekerja tersebut untuk menjaga kondusivitas lingkungan kerja.

3. Aksi Mogok Kerja Massal

Puncaknya pada Maret 2026, ratusan buruh PT Taru Martani melakukan aksi mogok kerja sebagai reaksi atas buntunya perundingan terkait kesejahteraan dan hak organisasi. Buruh menuntut tiga poin utama: pemulihan hak kerja bagi karyawan yang dibebastugaskan, pengakuan serikat melalui sistem potong gaji iuran, serta pelaksanaan struktur dan skala upah.

Ketua Serikat Pekerja PT Taru Martani, Hariyanto, menekankan bahwa aksi ini bukanlah gertakan semata.

“Mogok bukan ancaman tapi reaksi dari hasil perundingan yang buntu,” tegas Hariyanto.

Senada dengan itu, Koordinator Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY, Irsad Ade Irawan, mengingatkan manajemen akan posisi tawar buruh.

“Ini adalah pengingat bagi manajemen bahwa tanpa buruh, industri tidak akan berjalan,” kata Irsad.

Aksi yang awalnya direncanakan berlangsung selama tiga hari tersebut akhirnya berakhir di hari pertama setelah pihak direksi menandatangani kesepakatan untuk memenuhi tuntutan para pekerja.

Tags: BUMDKorupsiMogok kerjaPHKPT Taru MartaniskandalSri Sultan Hamengku Buwono XYogyakarta

Related Posts

Suasana tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Jalan Pakel Baru Utara, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, setelah digerebek polisi, Sabtu (25/4/2026).

Daycare Little Aresha yang Digerebek Polisi Dipastikan Tidak Berizin

April 26, 2026
Pemkot Yogyakarta Kerahkan 2 Alat Berat Normalisasi Sisi Timur Sungai Winongo

Pemkot Yogyakarta Kerahkan 2 Alat Berat Normalisasi Sisi Timur Sungai Winongo

April 24, 2026
Petugas kepolisian dan tim medis sedang mengevakuasi pria lansia asal Bangka Belitung yang ditemukan tak bernyawa di rumah indekos eksklusif daerah Kelurahan Klitren, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, pada Kamis (23/4/2026) malam.

Pria Lansia Asal Bangka Belitung Ditemukan Meninggal di Kos Eksklusif Klitren Yogyakarta

April 24, 2026
Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana hibah pariwisata Sleman dengan terdakwa mantan Bupati Sleman Sri Purnomo

5 Fakta di Balik Penundaan Sidang Vonis Eks Bupati Sleman Sri Purnomo

April 23, 2026
Puluhan massa GeBUKK menggelar aksi damai di Pengadilan Negeri Yogyakarta pada Rabu (22/4/2026).

Massa GeBUKK Geruduk Pengadilan Negeri Yogyakarta, Minta Penundaan Eksekusi Rumah Desi

April 22, 2026
Petugas Damkarmat Kota Yogyakarta mengevakuasi 12 mahasiswa UAD yang terjebak di dalam lift kampus yang berada di Jalan Kapas, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Senin (20/4/2026).

Diduga Kelebihan Muatan, Sebanyak 12 Mahasiswa UAD Terjebak di dalam Lift

April 21, 2026
Next Post
Mahfud MD menyoroti soal anjloknya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia.

Teka-teki Status Siaga 1 TNI, Mahfud MD: Ada Sesuatu yang Serius

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.