• Tentang Kami
Tuesday, July 28, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Gunungkidul

WALHI Soroti Dugaan Kerusakan Kawasan Karst Gunungsewu, Desak Pencabutan Izin Wisata On The Rock

On The Rock merupakan praktik pengangkangan terhadap sejumlah aturan. Kawasan tersebut merupakan bagian dari KBAK Gunung Sewu

byredaksi
March 11, 2026
in Gunungkidul, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
kawasan wisata On The Rock

kawasan wisata On The Rock. [Instagram/On The Rock]

0
SHARES
236
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

GUNUNGKIDUL, POPULI.ID – menyoroti aktivitas pembangunan destinasi wisata On The Rock yang dinilai berpotensi merusak kawasan karst Gunungsewu serta melanggar sejumlah aturan perlindungan lingkungan.

Ketua Divisi Advokasi dan Kampanye WALHI Yogyakarta Rizki Abiyoga, menyebut keberadaan destinasi wisata tersebut diduga tidak sejalan dengan berbagai regulasi yang mengatur perlindungan kawasan karst.

BERITA MENARIK LAINNYA

WALHI: Industrialisasi Masif, Kondisi Lingkungan di Pulau Jawa Kian Memburuk

Tinjau Wisata Sri Gethuk, Wabup Gunungkidul Dorong Pengembangan Skala Global

Menurutnya, wilayah tersebut termasuk dalam Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunung Sewu yang telah ditetapkan sebagai kawasan lindung nasional. Selain itu, Peraturan Daerah DIY Nomor 10 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DIY 2023–2043 juga melarang adanya perubahan morfologi serta perusakan fungsi kawasan karst.

“Tentu saja keberadaan On The Rock merupakan praktik pengangkangan terhadap sejumlah aturan. Kawasan tersebut merupakan bagian dari KBAK Gunung Sewu yang seharusnya dilindungi,” ujar Abi.

Ia menjelaskan, aktivitas pembangunan destinasi wisata tersebut diduga telah membongkar bukit-bukit karst yang memiliki fungsi penting bagi lingkungan.

Menurutnya, kawasan karst memiliki peran sebagai daerah imbuhan air tanah, sumber mata air, media penyimpanan air tanah, sekaligus penyerap karbon.

“Pembongkaran bukit karst jelas menghilangkan fungsi ekologisnya. Selain itu, kami juga menemukan bahwa destinasi tersebut tidak memiliki dokumen AMDAL maupun izin lingkungan,” tambahnya.

WALHI Yogyakarta juga mencatat bahwa aktivitas industri pariwisata di wilayah Gunungkidul berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang cukup besar.

Berdasarkan hasil pemantauan organisasi tersebut, sedikitnya terdapat 13 korporasi yang telah beroperasi di kawasan karst Gunungsewu dengan total luasan kerusakan mencapai sekitar 34,4 hektare.

Selain itu, ditemukan pula aktivitas pengambilan air tanah di tiga lokasi dengan total volume mencapai 83.448 meter kubik per tahun.

Di sisi lain, keberadaan destinasi wisata On The Rock juga disebut berdampak terhadap masyarakat sekitar, termasuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Watu Bolong yang dihuni sekitar 30 kepala keluarga.

Perwakilan Pokdarwis mengungkapkan bahwa warga masih bertahan di kawasan tersebut meski menghadapi tekanan agar mengikuti rencana relokasi yang berkaitan dengan pengembangan destinasi wisata tersebut.

“Kami sebenarnya tidak keberatan jika kawasan ini ditata atau dirapikan. Namun jika harus direlokasi, apalagi ke tanah milik orang lain, tentu kami menolak karena tidak ada kepastian bagi masa depan kami dan anak cucu,” ujar perwakilan Pokdarwis Watu Bolong.

Selain itu, Pokdarwis juga mengaku tidak dilibatkan dalam pertemuan yang digelar pada 21 Februari 2026 di Kelurahan Banjarejo yang dihadiri oleh pengelola On The Rock, perangkat desa, dan sejumlah warga.

Menurut mereka, kelompok Pokdarwis baru mengetahui adanya pertemuan tersebut setelah kegiatan selesai dilaksanakan.

Atas kondisi tersebut, WALHI Yogyakarta mendesak pemerintah daerah untuk mengambil langkah tegas dengan mencabut izin industri pariwisata berbasis korporasi yang beroperasi di kawasan KBAK Gunungsewu, termasuk On The Rock.

Selain itu, WALHI juga meminta agar pengelolaan pariwisata di kawasan tersebut diberikan kepada komunitas berbasis masyarakat setempat. (populi.id/Hadid Pamgestu]

Tags: GunungkidulGunungsewukawasan karstLingkunganOn The RockPembangunanRizki AbiyogaWALHI

Related Posts

Ilustrasi polusi industri

WALHI: Industrialisasi Masif, Kondisi Lingkungan di Pulau Jawa Kian Memburuk

July 16, 2026
Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto meninjau destinasi wisata air terjun Sri Gethuk di Playen

Tinjau Wisata Sri Gethuk, Wabup Gunungkidul Dorong Pengembangan Skala Global

July 1, 2026
Pemkab Sleman Revitalisasi Stadion Tridadi dan GOR Pangukan Demi Dongkrak Prestasi Atlet

Pemkab Sleman Revitalisasi Stadion Tridadi dan GOR Pangukan Demi Dongkrak Prestasi Atlet

June 5, 2026
Pemkab Sleman Dorong Pemerataan Pembangunan Kalurahan Berbasis Potensi Lokal

Pemkab Sleman Dorong Pemerataan Pembangunan Kalurahan Berbasis Potensi Lokal

June 5, 2026
Pemkab Sleman Tegaskan Arah Pembangunan ke Depan, Fokus Pemerataan terutama di Wilayah Barat

Pemkab Sleman Tegaskan Arah Pembangunan ke Depan, Fokus Pemerataan terutama di Wilayah Barat

June 2, 2026
Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro Dorong Pemerataan Infrastruktur di Kawasan Perbatasan

Wakil Ketua DPRD Sleman Hasto Karyantoro Dorong Pemerataan Infrastruktur di Kawasan Perbatasan

May 31, 2026
Next Post
penumpang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Tugu Yogyakarta

KAI Daop 6 Yogyakarta Catat Okupansi Tiket KA Jarak Jauh Capai 58,19 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.