SLEMAN, POPULI.ID – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Hasto Karyantoro, menegaskan komitmen untuk mengawal penataan infrastruktur daerah secara bertahap.
Salah satu hal yang menjadi fokus utama ke depan adalah pembenahan infrastruktur kawasan perbatasan, terutama di perbatasan antar-kabupaten yang dinilai masih minim perhatian.
Hal itu disampaikan langsung oleh Hasto Karyantoro usai meresmikan pengaspalan ruas jalan desa di Padukuhan Gamping Kidul, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, pada Minggu (31/5/2026).
Dikatakan, pengaspalan ruas jalan di Padukuhan Gamping Kidul itu juga termasuk satu upaya penataan infrastruktur di kawasan perbatasan. Mengingat, lokasi Padukuhan Gamping Kidul berada tepat di daerah perbatasan antara Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul. Kedua wilayah itu hanya dipisahkan oleh Jalan Ring Road Selatan.
“Kebetulan wilayah Padukuhan Gamping Kidul kan berbatasan dengan Kabupaten Bantul. Nah itu juga menjadi catatan karena banyak wilayah-wilayah perbatasan yang kurang diperhatikan,” ucap Hasto kepada Populi.id, Minggu (31/5/2026).
Tak hanya Padukuhan Gamping Kidul, wilayah Sleman bagian selatan lainnya juga menjadi perhatian karena secara geografi berbatasan langsung dengan Kabupaten Bantul. Titik-titik pertemuan antar-wilayah itulah yang kini dibidik untuk mendongkrak wajah tata kota Sleman agar lebih rapi dan representatif.
“Jadi saya tetap pada satu konsentrasi dan upaya bagaimana Sleman sedikit demi sedikit bisa lebih tertata,” katanya.
Dia menjelaskan, pembenahan kawasan perbatasan antar-wilayah tidak hanya bertumpu pada peningkatan ruas-ruas jalan semata. Namun, aspek penunjang lain semisal sistem drainase dan pembangunan talud juga masuk dalam skala prioritas.
Hasto menilai saat ini infrastruktur jalan di kawasan perbatasan Sleman dan Bantul sudah dalam kondisi baik. Akan tetapi untuk drainase perlu ada pembenahan, agar aliran air tak hanya melintas dan mengalir semua ke kabupaten tetangga. Namun, warga Kabupaten Sleman juga harus bisa menikmati aliran air irigasi tersebut.
“Sehingga itu menjadi salah satu konsen saya untuk memperbaiki titik-titik perbatasan Sleman dan Bantul. Mudah-mudahan kawasan perbatasan Sleman bisa tertata sedikit demi sedikit. Sehingga kemudian (kondisinya) tidak memalukan jika dibandingkan dengan kabupaten sebelah. Karena perbedaannya sudah mulai bisa kita lihat sekarang,” papar dia.
Melalui intervensi anggaran dan kebijakan yang terarah, DPRD Sleman berharap ketimpangan infrastruktur di wilayah pinggiran dapat segera teratasi. Sekaligus bisa mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan di seluruh penjuru Bumi Sembada.
Senada, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengatakan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama guna membuka aksesabilitas wilayah serta mendongkrak perekonomian lokal. Dia menyebut, saat ini fokus membangun Kabupaten Sleman serta memenuhi kebutuhan infrastruktur di masyarakat.
“Bagi saya sekarang sebagai Bupati adalah fokus bagaimana membangun Sleman menjadi lebih baik. Apa yang mrnjadi kebutuhan riil masyarakat, terutama infrastruktur akan kami utamakan,” ujarnya.
Sementara itu, Dukuh Gamping Kidul, Raden Bacharudin Cahya Agung Martadi, berterima kasih kepada Bupati Sleman dan Wakil Ketua DPRD Sleman, Hasto Karyantoro, yang telah merealisasikan pengaspalan jalan desa di Padukuhan Gamping Kidul. Dikatakan, total ada dua ruas jalan yang sudah selesai diperhalus, yakni Jalan Waringin dan Jalan Tegal Arum.
“Total ada dua ruas jalan yang sudah diaspal sepanjang 300-an meter. Sebenarnya pembangunan jalan sudah selesai pada 2025 kemarin, tapi baru diresmikan hari ini,” ungkap Bacharudin.
Dia memaparkan, ruas jalan diresmikan itu merupakan jalan desa yang menghubungkan akses jalan nasional Ring Road Selatan ke jalan kabupaten. Sebelum diperbaiki, dua ruas jalan itu dalam kondisi memperihatinkan dan membahayakan pengguna jalan karena banyak lubang.
“Itu rusaknya sudah bertahun-tahun. Alhamdulillah setelah diaspal warga merasa senang dan lebih nyaman. Harapannya ke depan di Padukuhan Gamping Kidul bisa terealisasi pembangunan lagi, karena masih ada yang perlu dibenahi, terutama drainase pengairan,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)









![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)

