• Tentang Kami
Wednesday, July 8, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

ASN Pemprov DIY Bakal WFH, Sri Sultan HB X Soroti Tantangan Pengawasan

Sri Sultan menegaskan bahwa keberhasilan WFH sangat bergantung pada kesadaran ASN dalam menjalankan tugas meskipun tidak bekerja di kantor.

byredaksi
April 7, 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gubernur DIY Sri Sultan HB X (kanan) bersama Bupati Sleman Harda Kiswaya saat ditemui di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Sleman, Senin (6/4/2026).

Gubernur DIY Sri Sultan HB X (kanan) bersama Bupati Sleman Harda Kiswaya saat ditemui di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Sleman, Senin (6/4/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyampaikan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY akan menjalankan sistem Work From Home (WFH) sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.

Kebijakan tersebut sebelumnya diterbitkan dalam rangka efisiensi energi. Saat ini, Pemprov DIY masih menyiapkan sistem administrasi dan teknis untuk mendukung pelaksanaan WFH.

BERITA MENARIK LAINNYA

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

Pasar Tiban Ngijon Viral, Pemkab Sleman Siap Bantu Berdayakan UMKM

“Baru kita persiapkan sistemnya, administrasinya masih dirumuskan, tapi Jumat sudah mulai (WFH),” ujar Ngarsa Dalem saat ditemui di Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Sleman, Senin (6/6/2026).

Sultan menegaskan bahwa keberhasilan WFH sangat bergantung pada kesadaran ASN dalam menjalankan tugas meskipun tidak bekerja di kantor. Tanpa kesadaran tersebut, efektivitas kebijakan dikhawatirkan tidak optimal.

Ia juga menyoroti bahwa pengawasan menjadi tantangan utama dalam penerapan sistem kerja dari rumah, mengingat jumlah ASN yang cukup besar.

“Memang pemantauan yang paling sulit karena jumlahnya banyak,” ungkapnya.

Menurutnya, ASN diharapkan tetap memiliki tanggung jawab kerja tanpa harus diawasi secara ketat. “Harapannya kesadaran tetap ada. Kalau tidak diatur pun bisa berjalan, tapi jika tidak ada kesadaran, diatur kaya gimana ya tetap pergi,” imbuhnya.

Ngarsa Dalem juga menekankan bahwa ASN tetap memiliki kewajiban memberikan pelayanan kepada masyarakat meskipun bekerja dari rumah. Namun, ia menyebutkan bahwa layanan di tingkat provinsi memiliki cakupan yang lebih terbatas dibandingkan pemerintah kabupaten/kota.

“Kewajiban ASN tetap memberikan pelayanan. Di provinsi memang lebih terbatas, sedangkan yang besar ada di kabupaten-kota,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi lintas instansi untuk memastikan pelaksanaan WFH tetap berjalan optimal tanpa mengganggu pelayanan publik.

Ia menekankan pentingnya integrasi layanan, terutama pada sektor-sektor strategis seperti pendapatan dan pelayanan publik, agar tetap terkoneksi meskipun diterapkan pola kerja WFH.

Selain itu, koordinasi dengan instansi vertikal seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN) juga menjadi perhatian, khususnya dalam pelayanan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Perlu dilakukan pencermatan agar tidak menimbulkan masalah. Koordinasi dengan BPN penting agar layanan BPHTB tetap bisa terintegrasi dengan baik,” ujarnya.

Harda menambahkan, langkah koordinasi ini diperlukan untuk menjaga kelancaran pelayanan sekaligus mengantisipasi perlambatan dalam realisasi penerimaan daerah yang mulai terpantau. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: ASNBupati Slemanharda kiswayaPemda DIYSri Sultan Hamengku Buwono XWFH

Related Posts

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta Joko Prayitno saat diwawancarai, Rabu (1/7/2026). [populi.id/Hadid Pangestu]

Sensus Ekonomi Kota Yogyakarta Capai 20,15 Persen, Sultan hingga Wali Kota Sudah Didata

July 2, 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Ketua Dekranasda Sleman Parmilah serta Sekretaris Komisi C DPRD Sleman Untung Basuki Rachmad berbincang mengenai pemberdayaan UMKM di kawasan Pasar Tiban Ngijon

Pasar Tiban Ngijon Viral, Pemkab Sleman Siap Bantu Berdayakan UMKM

June 25, 2026
ilustrasi perudungan

Viral Dugaan Perundungan di SMAN 2 Bantul, Pemda DIY Turun Tangan

June 22, 2026
Sejumlah pengayuh becak sedang mangkal atau menunggu penumpang di kawasan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada Senin (8/6/2026).

Malioboro Steril Kendaraan Bermotor pada Akhir November 2026, Diganti Becak Listrik

June 9, 2026
YOGYAKARTA, POPULI.ID - Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan dalam agenda pertemuan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Kantor Gubernur DIY, pada Kamis (4/6/2026). Kasus tersebut disinggung langsung di hadapan para pemimpin daerah sebagai pengingat keras dalam menyusun kebijakan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai kegiatan. Dia mengungkapkan, dalam agenda silahturahmi Forkopimda se-Jawa Bali itu diisi dengan beberapa paparan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah menteri. Seperti diketahui, pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri dan gubernur di wilayah Jawa dan Bali. Antara lain Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) Amalia Adininggar Widyasanti. Dalam kegiatan itu tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sedangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni tidak terlihat menghadiri kegiatan itu. "Pada dasarnya memotivasi kami semua para kepala daerah. Secara umum, yang saya tangkap adalah kami dibayar oleh rakyat, jadi jangan sekali-kali sakiti hati rakyat," ungkapnya. Selain membahas isu-isu strategis seperti penanganan hoaks, penguatan kepemimpinan daerah (pimda), dan pencegahan konflik melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Forum tersebut juga secara khusus menyoroti gaya hidup flexing atau pamer aparat negara dan akuntabilitas kebijakan. Kasus penangkapan Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung, atas kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG juga dijadikan contoh nyata agar para kepala daerah lebih mawas diri. Poin penekanan yang diberikan terkait pentingnya menjaga benteng pertahanan, baik secara personal maupun sistemik. "Salah satu yang disinggung seperti itu (soal kasus MBG). Jadi maksudnya bahwa jaga-jaga diri baik secara sistem, jangan sampai kami salah membuat kebijakan. Karena ada beberapa kebijakan yang kami tidak bermaksud tapi kebijakannya salah, bisa memperkaya pihak lain. Apalagi kalau ada mensrea (niat jahat)," jelasnya. Dia menyebut menjadi kepala daerah itu bukan hal yang mudah. Karena seluruh kepala daerah diharapkan dapat bekerja lebih all-out dan selektif dalam merancang program kerja demi memastikan setiap anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kalau kami bikin program, sebenarnya itu bermanfaat atau tidak. Walaupun suratnya lengkap, barangnya ada, tapi kalau ternyata sudah diadakan tapi tidak berguna untuk masyarakat, nanti malah menjadi salah satu tindakan koruptif," katanya. "Memang tidaj ada korupsi secara langsung tapi koruptif. Untuk apa kami belanja sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat, begitu kurang lebih," tandasnya.

Kasus Korupsi Kepala BGN Jadi Bahasan dalam Pertemuan Kepala Daerah se-Jawa di Yogyakarta

June 5, 2026
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, saat berbincang dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Kamis (4/6/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait Klaim Realisasi Program KUR Perumahan dan Bedah Rumah di DIY Tertinggi pada 2026

June 5, 2026
Next Post
Kajari Karo Danke Rajagukguk saat menghadiri sidang dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI

Dosen Hukum Pidana UMY Minta Kejagung Transparan Terkait Pemeriksaan Kajari Karo Usai Kasus Amsal Sitepu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.