• Tentang Kami
Minggu, Agustus 30, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

5 Fakta di Balik Sunyinya Laga Kandang PSIM Yogyakarta

Sepinya penonton di Stadion Sultan Agung membuat pemasukan tiket PSIM Yogyakarta anjlok drastis hingga tak mampu menutup biaya operasional, memperparah krisis finansial klub di tengah meningkatnya beban kompetisi kasta tertinggi.

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
April 14, 2026
in headline, Liga, Sports
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana tribun Stadion SUltan Agung, Bantul, dalam laga PSIM melawan PSM Makassar, Jumat (10/4/2026).

Suasana tribun Stadion SUltan Agung, Bantul, dalam laga PSIM melawan PSM Makassar, Jumat (10/4/2026). [Dok. PSIM]

0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Kondisi tribun Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul yang belakangan tampak melompong bukan sekadar pemandangan mata yang sunyi. Bagi manajemen PSIM Yogyakarta, setiap kursi kosong adalah beban finansial yang kian menghimpit. Laskar Mataram kini berada dalam situasi sulit di mana pemasukan tiket tak lagi mampu menutup biaya operasional.

Berikut adalah deretan fakta yang merangkum krisis finansial di balik sepinya laga kandang PSIM:

BERITA MENARIK LAINNYA

Profil Adrian Dalmau, Striker Eks Didikan Real Madrid yang Direkrut PSIM

PSIM Perpanjang Masa Bakti Empat Legiun Asing

1. Rekor Terendah Sepanjang Musim

Puncak kelesuan antusiasme penonton terjadi saat PSIM menjamu PSM Makassar pada Jumat, 10 April 2026. Laga tersebut mencatatkan rekor jumlah penonton kandang terendah sepanjang kompetisi Super League 2025/2026. Dari kuota 7.500 kursi yang disediakan panitia pelaksana (panpel), hanya 1.862 penonton yang hadir memberikan dukungan langsung. Angka ini sangat kontras mengingat kapasitas yang diberikan sudah disesuaikan dengan izin keamanan.

2. Putaran Pertama yang Sempat Menjanjikan

Kondisi saat ini berbanding terbalik dengan dinamika di awal musim. Sepanjang putaran pertama, PSIM sebenarnya mencatatkan total kehadiran 49.687 penonton. Jika dirata-rata dari laga yang dilalui, jumlah kehadiran mencapai sekitar 5.520 penonton per pertandingan.

Antusiasme tertinggi sempat dirasakan saat menjamu tim raksasa, seperti:
• Persib Bandung: 8.725 penonton.
• Arema FC: 8.618 penonton.
• Borneo FC: 8.068 penonton.

Namun, memasuki paruh kedua musim, angka tersebut merosot tajam hingga menyentuh titik terendah di bawah 2.000 orang.

3. Tekor untuk Biaya Operasional dan Perizinan

Anjloknya jumlah penonton berdampak langsung pada napas finansial klub. Direktur Utama PSIM Yogyakarta, Yuliana Tasno, secara blak-blakan mengakui bahwa pendapatan dari tiket saat ini bahkan tidak cukup untuk membayar panitia pelaksana.

“Pastilah impact banget. Buat biaya panpel saja tidak nutup karena perizinan juga mahal,” ungkap sosok yang akrab disapa Liana tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa beban pembiayaan di kasta tertinggi sangatlah berat.

“Kalau semuanya dilempar ke manajemen, itu berat sekali. Saya sendiri juga tidak kuat kalau harus menanggung sendiri,” tambahnya.

4. Lonjakan Budget di Kasta Tertinggi

Transisi PSIM dari Liga 2 ke Super League membawa konsekuensi biaya yang sangat besar. Manajer PSIM, Razzi Taruna, mengakui bahwa kebutuhan anggaran melonjak signifikan setelah 18 tahun mereka berjuang di kasta kedua.

“Kalau ditanya berpengaruh, jujur saja iya. Kita di Liga 2 sudah 18 tahun, budget kita di Liga 1 ini bertambah. Jadi dengan liga yang lebih kompetitif… kita ingin generate revenue yang lebih banyak,” kata Razzi.

Faktor geografis seperti lokasi SSA yang jauh dari pusat Kota Yogyakarta serta jadwal pertandingan sore hari pada hari kerja diakui menjadi penghambat suporter untuk datang. Razzi berharap suporter tetap menyempatkan diri untuk menyaksikan laga Laskar Mataram.

“Saya paham situasi di SSA dan main sore. Tapi saya juga berharap teman-teman suporter kalau memang ada waktunya bisa datang membantu PSIM,” katanya.

5. Harapan Besar di Laga Kontra Persija Jakarta

Kini, manajemen menaruh harapan besar pada laga kandang melawan Persija Jakarta yang akan digelar pada Rabu, 22 April 2026. Pertandingan ini mendapatkan perhatian khusus karena hubungan sejarah dan komunikasi yang baik antara kedua kelompok suporter.

Ketua Panpel PSIM, Wendy Umar Seno Aji, berharap momentum melawan tim besar dengan basis massa kuat seperti Persija bisa kembali memadati stadion. Kehadiran penonton dalam jumlah besar bukan lagi sekadar dukungan moral, melainkan “pelampung penyelamat” bagi finansial Laskar Mataram agar tetap bisa berkompetisi dengan stabil di kasta tertinggi.

Tags: PSIM YogyakartaRazzi TarunaStadion Sultan AgungsuporterSuporter PSIM YogyakartaYuliana Tasno

Related Posts

Penggawa PSIM Yogyakarta Adrian Dalmau

Profil Adrian Dalmau, Striker Eks Didikan Real Madrid yang Direkrut PSIM

Juli 28, 2026
bek tengah PSIM Yogyakarta Jop van der Avert

PSIM Perpanjang Masa Bakti Empat Legiun Asing

Juli 21, 2026
PSIM Yogyakarta menggelar latihan perdana jelang musim 2026/2027 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (20/7/2026).

5 Fakta Menarik Latihan Perdana PSIM Yogyakarta Menuju Super League 2026/2027

Juli 21, 2026
Pemain PSIM Yogyakarta berkumpul sebelum laga melawan Bali United di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2/2026).

PSIM Pertahankan 12 Pemain Lokal, Rombak Sektor Pemain Asing

Juli 18, 2026
Penggawa Andy Setyo Nugroho mengakhiri kerja sama dengan PSIM Yogyakarta untuk musim depan

Andy Setyo Resmi Pamit, Daftar Pemain yang Dilepas PSIM Terus Bertambah

Juli 3, 2026
Bhayangkara FC

Performa Tiga Tim Promosi Super League 2025/2026, Siapa Paling Moncer?

Mei 26, 2026
Next Post
Laga PSS Sleman saat dijamu Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (11/4/2026).

Wajib Sapu Bersih, Ini Hitung-Hitungan Poin PSS Sleman Menuju Super League

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

Februari 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

Juni 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

Juni 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

Juni 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

Mei 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.