• Tentang Kami
Friday, May 8, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

Soroti Rencana Revisi UU Pemilu, Akademis UMY: Harus Komprehensif

Ridho Al-Hamdi menegaskan revisi Undang-Undang Pemilu merupakan kebutuhan mendesak, bukan sekadar agenda politik rutin.

byredaksi
May 8, 2026
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi pemilu. [pexels]

Ilustrasi pemilu. [pexels]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Ketidakpastian membayangi rencana revisi Undang-Undang Pemilu menyusul belum adanya kejelasan pembahasan di tingkat legislatif.

Hingga saat ini, proses revisi masih tertahan di internal Komisi II DPR RI dan belum memasuki tahap pembahasan intensif. Padahal, koalisi masyarakat sipil terus mendesak agar regulasi ini rampung sebelum tenggat waktu pada Agustus 2026.

BERITA MENARIK LAINNYA

UMY Kritik Wacana Penghapusan Prodi, Endro: Kebijakan Harus Berbasis Keilmuan

Tabrakan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Pakar UMY: Teknologi Saja Tak Cukup Cegah Kecelakaan

Satu di antara poin krusial yang mencuat adalah gagasan penetapan ambang batas parlemen berbasis jumlah komisi di DPR, yakni sebesar 13 kursi.

Usulan itu muncul sebagai respons atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) guna meminimalisir banyaknya suara rakyat yang terbuang dalam pemilu sebelumnya.

Menanggapi hal tersebut, dekan FISIPOL Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Ridho Al-Hamdi menegaskan revisi Undang-Undang Pemilu merupakan kebutuhan mendesak, bukan sekadar agenda politik rutin.

Ia menilai, sistem pemilu Indonesia saat ini mengandung persoalan mendasar yang berdampak langsung pada kualitas demokrasi.

Menurut Ridho, sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, berbagai problem justru semakin menguat, mulai dari praktik politik uang, relasi patronase, hingga beban teknis penyelenggaraan yang kompleks.

“Proporsional terbuka yang kita gunakan saat ini cenderung mendorong kontestasi yang terlalu liberal. Ini membuka ruang transaksi antara kandidat dan pemilih, yang pada akhirnya merusak kualitas demokrasi,” ujarnya dilansir dari laman UMY, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan, sistem tersebut tidak hanya berdampak pada proses pemilu, tetapi juga membentuk perilaku politik masyarakat yang semakin pragmatis. Pemilih cenderung menentukan pilihan berdasarkan insentif jangka pendek, bukan pada kapasitas atau gagasan kandidat.

Evaluasi Sistemik, Bukan Tambal Sulam

Ridho menekankan bahwa revisi UU Pemilu harus dilakukan secara komprehensif. Ia mengkritik pendekatan parsial yang hanya menyentuh aspek teknis tanpa menyentuh akar persoalan.

“Yang dibutuhkan adalah evaluasi menyeluruh terhadap desain sistem pemilu kita. Kalau hanya tambal sulam, problem yang sama akan terus berulang,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa waktu pembahasan revisi yang semakin sempit berpotensi menurunkan kualitas regulasi. Idealnya, revisi sudah dimulai sejak 2024 atau 2025 agar tidak terburu-buru menjelang tenggat 2026.

Ambang Batas Parlemen Perlu Diperbaiki

Salah satu poin krusial yang disoroti adalah ambang batas parlemen ( parliamentary threshold ). Ridho menilai angka ambang batas yang terlalu tinggi berisiko menghilangkan banyak suara pemilih.

“Ambang batas tetap perlu, tapi jangan terlalu besar. Kalau terlalu tinggi, banyak suara rakyat yang tidak terkonversi menjadi kursi,” jelasnya.

Ia mengusulkan ambang batas ideal berada pada kisaran 2,5 hingga 3 persen. Menurutnya, angka tersebut lebih proporsional untuk menjaga keseimbangan antara efektivitas sistem multipartai dan keterwakilan politik.

Tawarkan Sistem Jalan Tengah

Sebagai solusi, Ridho menawarkan konsep moderate list proportional representation, yaitu sistem yang menggabungkan kekuatan partai dan kualitas individu kandidat.

Model tersebut dinilai sebagai jalan tengah antara sistem proporsional tertutup yang menitikberatkan pada partai, dan sistem terbuka yang terlalu menonjolkan figur.

“Harus ada keseimbangan. Partai tetap penting untuk kaderisasi, tapi pemilih juga harus punya ruang untuk menilai kualitas kandidat,” ujarnya.

Selain itu, Ridho juga mengusulkan pemisahan pemilu menjadi dua tahap, yakni Pemilu Serentak Nasional (PSN) dan Pemilu Serentak Lokal (PSL) dengan jeda sekitar 2,5 tahun.

Menurutnya, skema ini dapat mengurangi beban teknis yang selama ini terlalu berat, sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu.

Di aspek teknis, ia merekomendasikan penggunaan metode S ainte-Laguë murni dalam pembagian kursi. Metode ini dinilai lebih adil dibandingkan metode lain karena menghasilkan distribusi kursi yang lebih proporsional.

Ridho menegaskan bahwa revisi UU Pemilu 2026 merupakan momentum penting dalam menentukan arah demokrasi Indonesia ke depan.

“Ini bukan sekadar soal undang-undang, tapi soal bagaimana kita menjaga kualitas demokrasi agar tetap substantif, bukan sekadar prosedural,” pungkasnya.

Tags: Komisi II DPR RIMahkamah Konstitusirevisi Undang-undangRidho Al-HamdiUMYUndang-undang Pemilu

Related Posts

Ilustrasi Pendidikan Nasional

UMY Kritik Wacana Penghapusan Prodi, Endro: Kebijakan Harus Berbasis Keilmuan

May 4, 2026
kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi menambah daftar kelam terkait kecelakaan kereta api di awal tahun 2026

Tabrakan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Pakar UMY: Teknologi Saja Tak Cukup Cegah Kecelakaan

May 2, 2026
Ilustrasi pemilu.

Rapat RUU Pemilu Dilakukan Tertutup, Akademisi UGM: Rugikan Publik

April 28, 2026
Presiden Prabowo Subianto saat memberi sambutan pada HUT ke-17 Partai Gerindra di Setul International Convention Center, Bogor, Sabtu (15/2/2025).

KPK Usul Pembatasan Masa Jabatan Bagi Ketum Parpol, Pakar Politik: Sulit Terealisasi

April 23, 2026
Perum Bulog Kanwil Yogyakarta membeli gabah kering panen dari petani di DIY. (Dok. Bulog Kanwil Yogyakarta)

Akademisi UMY Sebut Cuaca Ekstrem Ancam Ganggu Produktivitas Padi dan Jagung

April 21, 2026
Kajari Karo Danke Rajagukguk saat menghadiri sidang dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI

Dosen Hukum Pidana UMY Minta Kejagung Transparan Terkait Pemeriksaan Kajari Karo Usai Kasus Amsal Sitepu

April 7, 2026
Next Post
Penyerang PSS Sleman Gustavo Tocantins melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persiku Kudus dalam lanjutan kompetisi Championship yang dihelat di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Minggu (21/9/2025)

Jelang Penutupan Musim, I.League Rilis Nominasi Terbaik Championship 2025/26: PSS Sleman Kirim Dua Wakil

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.