• Tentang Kami
Sunday, May 24, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Kota Yogyakarta

Kronologi Pembacokan Pelajar di Kawasan Kotabaru

Kejadian itu bermula ketika korban berboncengan sepeda motor dengan temannya berangkat dari daerah Mrican, Gejayan melintasi Jalan Magelang untuk mencari informasi tentang keberadaan kelompok geng lawannya.

byredaksi
May 24, 2026
in Kota Yogyakarta
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, dan Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Riski Adrian, menunjukkan barang bukti dan foto pelaku pembacokan yang menewaskan seorang pelajar, Jumat (22/5/2026).

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, dan Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Riski Adrian, menunjukkan barang bukti dan foto pelaku pembacokan yang menewaskan seorang pelajar, Jumat (22/5/2026). [populi.id/Dewi Rukmini]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

YOGYAKARTA, POPULI.ID – Polisi mengungkap kronologi kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pelajar berinisial AA (17) di depan SMAN 3 Yogyakarta, Jalan Yos Sudarso, Kotabaru, Kota Yogyakarta.

Insiden pembacokan yang terjadi pada Minggu (17/5/2026) itu melibatkan anggota geng antarsekolah dan bermula dari aksi saling tantang-tantangan.

BERITA MENARIK LAINNYA

Satu Dosen UPN Veteran Dihukum Berat Terkait Kekerasan Seksual di Kampus

13 Korban Adukan 7 Oknum Dosen Soal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, mengungkapkan bahwa korban adalah anggota geng Trah Gendheng. Sedangkan para pelaku yang berjumlah enam orang merupakan anggota geng Vozter.

Kejadian itu bermula ketika korban berboncengan sepeda motor dengan temannya berangkat dari daerah Mrican, Gejayan melintasi Jalan Magelang untuk mencari informasi tentang keberadaan kelompok geng lawannya.

Lantaran, sebelumnya telah terjadi aksi saling tantang untuk tawuran di sekitar Jalan Magelang, antara geng korban dengan lawannya.

“Pelaku dari geng Vozter mendengar adanya janjian tawuran di wilayahnya. Kemudian menjaga wilayahnya dengan berkeliling sekitar Jalan Magelang. Pelaku berjumlah enam orang dengan mengendarai tiga sepeda motor matic,” ungkap Pandia kepada awak media, Jumat (22/5/2026).

Pada saat melintasi sekitar Simpang Tiga Borobudur Plaza, korban dikatakan berpapasan dengan rombongan pelaku. Dalam perjalanan ke selatan, rombongan pelaku sempat mendekati korban dan menanyakan asal sekolah mereka.

Korban sempat menjawab pertanyaan rombongan pelaku dengan kata ‘Kepo’ dan ‘Ora Sekolah (tidak sekolah)’. Hingga akhirnya rombongan pelaku sempat meninggalkan korban dengan berbelok arah berbeda di Bundaran Samsat.

Namun, korban justru berhenti dan berteriak ke arah rombongan pelaku sambil memutar-mutarkan sabuk gesper. Mendengar dan melihat hal itu, para pelaku berbalik arah mengejar korban.

“Korban melarikan diri ke arah timur menuju ke arah Abu Bakar Ali sambil berteriak Vozter. Dari Kotabaru, korban ke arah timur menuju Kridosono, dan melihat ada dua orang laki-laki sedang mendirikan tenda. Korban dan temannya berhenti lalu turun dari sepeda motor dengan maksud meminta pertolongan,” lanjut dia.

Akan tetapi, sesaat kemudian rombongan pelaku datang mendekati korban dan temannya. Lalu menendang sepeda motor menyebabkan korban terjatuh. Salah satu pelaku pun turun dari sepeda motor sambil mengeluarkan senjata tajam celurit dan langsung diayunkan ke arah tubuh korban.

“Akibatnya mengenai bagian dada yang menembus dada bagian depan, sehingga terjadi pendarahan di dalam selaput jantung,” tuturnya.

Korban sempat dibonceng kembali oleh temannya tapi terjatuh di Jalan I Dewa Nyoman Oka. Lalu ditolong oleh warga dan dibawa ke Rumah Sakit Panti Rapih menggunakan mobil ambulance milik gereja. Namun, nyawa korban tak tertolong.

Pandia memaparkan bahwa para pelaku melarikan diri ke luar daerah, setelah mendengar kabar korban meninggal dunia. Petugas kepolisian pun melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tiga orang pelaku di sebuah rumah di Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Tiga pelaku yang diamankan itu berinisial L (18) warga Gondokusuman, MY atau YSF (18) warga Mlati Sleman, dan anak berkonflik dengan hukum FHM (17). Sementara itu, tiga orang pelaku lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dalam kasus itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV, pakaian yang dipakai para pelaku, dua sepeda motor matic, 4 unit HP, dan sebilah celurit panjang 70 cm.

Atas perbuatannya, para pelaku disangkakan Pasal 80 ayat 3 Junto Pasal 76C UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan atau denda paling banyak Rp3 miliar,” tandasnya. (populi.id/Dewi Rukmini)

Tags: gengKombes Pol Eva Guna PandiaKotabarupembacokanYogyakarta

Related Posts

Satu Dosen UPN Veteran Dihukum Berat Terkait Kekerasan Seksual di Kampus

Satu Dosen UPN Veteran Dihukum Berat Terkait Kekerasan Seksual di Kampus

May 24, 2026
Ketua Satgas PPKS UPN Veteran Yogyakarta, Iva Rachmawati, mengatakan telah meminta keterangan dari 13 orang korban atau pelapor dan 12 saksi dalam dugaan kasus kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

13 Korban Adukan 7 Oknum Dosen Soal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta

May 22, 2026
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, saat ditemui Rabu (20/5/2026).

Polisi Ringkus 3 Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Pelajar di Kotabaru, Tiga Lainnya Masih Buron

May 21, 2026
Polresta Yogyakarta ungkap kasus pengoplosan isi LPG subsidi ke tabung non subsidi, Rabu (20/5/2025).

4 Pengoplos LPG Subsidi ke Tabung Non Subsidi Ditangkap, Polisi: Pelaku Raup Untung Rp75 Juta Per Bulan

May 21, 2026
Kepala BNNP DIY, Faried Zulkarnain, menunjukkan barang bukti dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis yang dilakukan tersangka MIJS (23), di kantor BNNP DIY, Rabu (20/5/2026).

Samarkan Narkotika dalam Speaker, Mahasiswa Jakarta Pengedar Tembakau Sintetis Ditangkap di Bantul

May 20, 2026
Update Kasus Daycare Little Aresha, Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Update Kasus Daycare Little Aresha, Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

May 19, 2026
Next Post
Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri memberikan arahan dalam forum National Policy Dialogue yang digelar di UGM, Jumat (22/5/2026)

Megawati Menangis Usai Menonton Film Pesta Babi: Itu Benar Adanya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.