• Tentang Kami
Tuesday, July 21, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Bantul

Polisi Bekuk Pelaku Penganiaya Petugas TPR Parangtritis

Selain menangkap kedua tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat melakukan aksi penganiayaan.

byredaksi
June 5, 2026
in Bantul, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi penganiayaan

Ilustrasi penganiayaan. [pexels/Swapnil Sharma]

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

BANTUL, POPULI.ID – Aparat gabungan dari Resmob Polres Bantul, Tim Opsnal Jatanras Polda DIY, dan Unit Reskrim Polsek Kretek berhasil mengungkap kasus penganiayaan terhadap petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis, Bantul. Dua pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pembacokan tersebut kini telah diamankan.

Kedua tersangka masing-masing berinisial RWSA (22), warga Pendowoharjo, Sewon, dan AW (26), warga Panggungharjo, Sewon. Mereka diduga menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga menyebabkan luka robek pada paha kiri korban.

BERITA MENARIK LAINNYA

Sempat Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Bantul Tewas Tenggelam

WALHI: Industrialisasi Masif, Kondisi Lingkungan di Pulau Jawa Kian Memburuk

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan korban yang kemudian ditindaklanjuti dengan serangkaian penyelidikan.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta menelaah rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan itu, identitas para pelaku berhasil diketahui.

“Dari hasil penyelidikan dan analisis CCTV, petunjuk mengarah kepada kedua pelaku. Petugas kemudian bergerak cepat melakukan pengejaran,” ujar Rita, Jumat (5/6/2026).

Pelaku RWSA lebih dahulu diamankan pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di wilayah Sewon. Selang beberapa jam kemudian, polisi kembali menangkap AW sekitar pukul 19.00 WIB di lokasi berbeda yang masih berada di wilayah yang sama.

Selain menangkap kedua tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat melakukan aksi penganiayaan. Barang bukti tersebut berupa dua bilah celurit dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam bernomor polisi AB 5494 IP.

“Barang bukti yang sementara kami amankan berupa dua buah senjata tajam jenis celurit dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi AB 5494 IP,” jelas Rita.

Saat ini kedua tersangka telah diserahkan kepada penyidik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa saksi tambahan, dan menelusuri kemungkinan adanya barang bukti lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 262 KUHP tentang tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum.

Kasus ini bermula saat korban, Muhammad Badawi Anwar (34), yang berprofesi sebagai guru, sedang menjalankan tugas jaga di TPR Parangtritis, Padukuhan Duwuran, Kalurahan Parangtritis, pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 21.15 WIB.

Menurut Rita, saat korban sedang bertugas, kedua pelaku datang dari arah selatan dan melintas di depan pos retribusi.

“Saat korban sedang piket jaga, tiba-tiba para pelaku datang dari arah selatan melewati TPR. Pelaku sempat berteriak memaki dengan kata-kata ‘bajingan’,” ungkapnya.

Tidak lama kemudian, para pelaku turun dari sepeda motor dan langsung melakukan penyerangan. Salah seorang pelaku mengayunkan celurit ke arah korban hingga mengenai paha kiri dan menyebabkan luka cukup serius.

“Pelaku langsung menyabet korban menggunakan sebilah celurit dan mengenai paha sebelah kiri korban hingga mengalami luka sobek,” lanjut Rita.

Korban kemudian dilarikan ke Klinik Pratama Dharma Husada untuk mendapatkan penanganan medis sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kretek.

Ke depan, penyidik masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap para tersangka, mencari kemungkinan barang bukti tambahan, serta melakukan penahanan guna kepentingan proses hukum. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: bantulIptu Rita HidayantoPenganiayaanpetugas TPR ParangtritisPolres Bantul

Related Posts

Sempat Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Bantul Tewas Tenggelam

Sempat Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Bantul Tewas Tenggelam

July 21, 2026
Ilustrasi polusi industri

WALHI: Industrialisasi Masif, Kondisi Lingkungan di Pulau Jawa Kian Memburuk

July 16, 2026
Satres Narkoba Polres Bantul menyita bafang bukti berupa 24 tablet Alprazolam dari pemuda berinisial BABI (24) asal Kota Yogyakarta, Senin (13/7/2026). (Polres Bantul)

Polisi Amankan Pemuda di Bantul Gegara Simpan 24 Tablet Alprazolam Tanpa Izin

July 14, 2026
Penemuan jenazah di aliran Sungai Bedog, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria di aliran Sungai Bedog, Jumat (10/7/2026) malam.

Jasad Pria Ditemukan di Sungai Bedog Bantul, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

July 12, 2026
Sejumlah barang bukti ratusan obat alprazolam berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Bantul, Kamis (9/7/2026).

Polres Bantul Tangkap Dua Pengedar Alprazolam Ilegal, Sita 320 Butir

July 11, 2026
Kanit 3 Satreskrim Polresta Yogyakarta, Ipda Gara Kinarta Immanuel Purba, saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, pada Selasa (7/7/2026).

Polisi Kantongi Identitas Penyokong Dana DPO Penganiaya Pelajar di Kotabaru

July 7, 2026
Next Post
Pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner (kanan), merayakan gol yang dicetak ke gawang Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (5/6/2026).

7 Fakta dan Catatan Usai Timnas Indonesia Libas Oman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
SMP Negeri 5 Yogyakarta

7 SMP Negeri Terbaik di Kota Yogyakarta Berdasarkan Ranking TKA-TKAD 2026

May 6, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.