POPULI.ID – Pebalap muda berbakat asal Indonesia, M. Kiandra Ramadhipa, sukses mencatatkan kemenangan gemilang pada balapan kedua (Race 2) seri kelima Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Minggu (12/7/2026). Kemenangan ini membuat lagu Indonesia Raya berkumandang di tanah Jerman dan memperkokoh posisi Ramadhipa di papan atas klasemen sementara.
Pebalap berusia 16 tahun asal Sleman ini memulai jalannya perlombaan dari posisi ketiga (grid 3) setelah tampil impresif di sesi kualifikasi. Sejak lampu start dipadamkan, pebalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) tersebut langsung tampil agresif dan melesat ke barisan depan guna memberikan tekanan psikologis kepada para rivalnya.
Strategi Teknis dan Kematangan Mental
Kemenangan di Race 2 ini merupakan bentuk penebusan sempurna setelah pada Race 1 yang digelar Sabtu (11/7/2026), Ramadhipa harus puas finis di posisi kelima. Rahasia utama di balik lonjakan performanya terletak pada evaluasi teknis yang cepat.
Belajar dari Race 1 di mana performa bannya habis di lima lap terakhir, tim teknis memutuskan untuk merombak setelan suspensi (setup kaki-kaki) motor KTM RC 250 R miliknya sebelum Race 2 dimulai. Perubahan ini terbukti efektif menjaga daya tahan ban di lintasan Sachsenring yang teknis.
“Kami sedikit mengubah set-up suspensi dari hari kemarin, dan saya pikir itu sangat membantu kinerja ban. Saya sangat merindukan perasaan menang ini,” ujar Ramadhipa dalam keterangannya.
Sepanjang laga yang direncanakan berlangsung 19 lap, Ramadhipa terlibat duel sengit dengan pebalap Spanyol, David Gonzalez, dan pebalap tuan rumah, Fynn Kratochwil. Meski sempat melorot ke urutan ketiga, ketenangan dan strategi agresifnya membuat ia kembali mengambil alih pimpinan lomba pada lap ke-10.
Drama Red Flag dan Podium Tertinggi
Balapan akhirnya harus dihentikan lebih awal pada lap ke-15 setelah bendera merah (red flag) berkibar akibat kecelakaan yang melibatkan Fernando Bujosa dan pemuncak klasemen sementara, Beñat Fernandez. Berdasarkan regulasi, hasil balapan ditentukan dari posisi terakhir pada lap ke-14.
Karena sedang memimpin jalannya lomba di lap tersebut, Ramadhipa dinyatakan sebagai pemenang, diikuti oleh Yaroslav Karpushin di posisi kedua dan Fynn Kratochwil di posisi ketiga.
Melesat ke Peringkat Tiga Klasemen
Ini merupakan kemenangan kedua Ramadhipa di musim 2026, setelah sebelumnya ia juga meraih podium pertama pada Race 2 di seri Jerez, Spanyol, April lalu. Tambahan 25 poin penuh dari Jerman membawa koleksi poin Ramadhipa menjadi 101 poin, yang mendongkrak posisinya ke peringkat ketiga klasemen sementara.
“Beberapa seri terakhir cukup sulit bagi saya. Kemenangan ini sangat berarti. Terima kasih kepada ayah saya, Astra Honda, dan seluruh masyarakat Indonesia,” ucap pebalap muda tersebut.
Dengan empat balapan yang masih tersisa musim ini, peluang Ramadhipa untuk memperebutkan gelar juara dunia junior masih terbuka lebar, asalkan ia mampu menjaga konsistensi dan momentum positif yang telah diraih.







![Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]](https://populi.id/wp-content/uploads/2026/02/smp-negeri-4-pakem-120x86.png)



