• Tentang Kami
Tuesday, May 26, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home Cendekia

KUHP Baru Mulai Diterapkan, Arga Pribadi Imawan: Reformasi Setengah Jalan

Arga memandang KUHP baru sebagai bagian dari agenda politik yang berupaya memperluas jangkauan kontrol negara ke wilayah privat dan ranah moral masyarakat.

byredaksi
January 5, 2026
in Cendekia, headline
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Arga Pribadi Imawan

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Arga Pribadi Imawan.

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

SLEMAN, POPULI.ID – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru di Indonesia memunculkan berbagai respons, terutama jika dilihat dari sudut pandang sosial dan politik.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Arga Pribadi Imawan, menilai bahwa pembaruan KUHP belum sepenuhnya mencerminkan reformasi hukum yang ideal. Ia menyebutnya sebagai reformasi yang berjalan tidak menyeluruh.

BERITA MENARIK LAINNYA

Megawati Menangis Usai Menonton Film Pesta Babi: Itu Benar Adanya

Okky Madasari Soroti Kembalinya Militerisme ke Ranah Sipil: Mematikan Reformasi

Menurut Arga, KUHP baru tetap layak diapresiasi karena menjadi bagian dari upaya melepaskan sistem hukum nasional dari warisan kolonial. Ia menilai terdapat sejumlah pasal yang menunjukkan pendekatan lebih manusiawi.

“Beberapa butir di KUHP baru menunjukkan langkah humanis. Tidak hanya fokus pada pelaku tindak pidana, tetapi juga memberi ruang bagi pemulihan korban dan masyarakat melalui konsep keadilan restoratif,” ujarnya saat dihubungi, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa pendekatan tersebut memungkinkan penyelesaian perkara ringan melalui mekanisme pemulihan, bukan hanya melalui pemidanaan semata.

Dengan skema tersebut, Arga berharap proses penegakan hukum dapat lebih efisien dari sisi biaya serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menyelesaikan konflik sosial.

Meski demikian, Arga menilai terdapat sejumlah ketentuan yang berpotensi menimbulkan persoalan. “Saya menyebutnya reformasi setengah jalan. Pasal-pasal terkait kumpul kebo, kesusilaan, penghinaan terhadap lembaga negara, dan over-kriminalisasi,” katanya.

“Ini memiliki risiko membatasi kebebasan sipil dan membuka peluang penyalahgunaan kekuasaan,” katanya.

Sebagai ilmuwan politik, Arga memandang KUHP baru sebagai bagian dari agenda politik yang berupaya memperluas jangkauan kontrol negara ke wilayah privat dan ranah moral masyarakat.

“Pasal penghinaan terhadap negara misalnya, menjadikan instrumen hukum pidana sebagai ‘senjata politik’ bagi penguasa saat ini,” tambahnya.

Ia mengingatkan bahwa semangat reformasi 1998 bertujuan membatasi kekuasaan negara yang cenderung otoriter. Namun, menurutnya, KUHP baru justru berpotensi mengembalikan kewenangan tersebut dengan mengintervensi ruang privat warga dan membatasi kebebasan berekspresi.

Arga juga menilai KUHP baru memiliki kecenderungan populis karena lebih menitikberatkan pada aspek ketertiban umum, sementara perlindungan hak individu belum menjadi prioritas utama.

“Ini menjadi reformasi yang setengah jalan karena hak individu bisa saja terabaikan dalam situasi demokratis,” jelasnya.

Terkait langkah selanjutnya, Arga menekankan pentingnya pengujian undang-undang. “Beberapa pasal krusial yang menyangkut moralitas dan hukum pidana perlu diuji ke Mahkamah Konstitusi,” katanya.

“Pasal-pasal ini memiliki ruang abu-abu karena pelaksanaannya yang kurang jelas, termasuk mekanisme penindakan oleh komunitas,” jelasnya.

Ia menilai ketidakjelasan tersebut berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Oleh karena itu, meskipun KUHP baru membawa sejumlah aspek progresif, isu perlindungan hak individu, kebebasan sipil, dan kepastian hukum masih menjadi tantangan besar yang perlu mendapat perhatian serius.

Sebelumnya, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono turut menyampaikan pandangannya terkait kesiapan kepolisian dalam mengawal penerapan KUHP baru.

Ia menegaskan bahwa Polda DIY telah melakukan sosialisasi secara bertahap kepada seluruh personel guna memastikan implementasi aturan baru berjalan dengan baik.

Menurut Anggoro, sosialisasi tersebut telah dilaksanakan sebanyak dua hingga tiga kali dengan melibatkan para pakar hukum.

“Yang baik yang saya tangkap dari KUHP yang baru adalah adanya kesejajaran antara penegak hukum, termasuk pengacara yang kini memiliki kewenangan untuk hadir dalam proses penyidikan,” kata Anggoro di Hotel Merapi Merbabu, Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, Selasa (30/12/2025).

“Kehadiran pengacara ini tentu sangat membantu kami sebagai kepolisian agar tidak terjadi abuse of power,” ungkap.

Lebih lanjut, Anggoro menyoroti masih tingginya angka pelanggaran di internal kepolisian, khususnya yang dilakukan oleh penyidik. Ia menyebutkan bahwa data pelanggaran tersebut tercatat di Divisi Propam Polri.

Meski demikian, ia optimistis perubahan dalam KUHP baru dapat membawa dampak positif bagi institusi kepolisian.

“Dengan KUHP yang baru, saya yakin Polri akan lebih baik dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam berhadapan langsung dengan masyarakat sebelum melibatkan aparat penegak hukum lainnya,” tegasnya. (populi.id/Hadid Pangestu)

Tags: Arga pribadi ImawankekuasaanKUHPreformasisistem hukum nasionalUGM

Related Posts

Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri memberikan arahan dalam forum National Policy Dialogue yang digelar di UGM, Jumat (22/5/2026)

Megawati Menangis Usai Menonton Film Pesta Babi: Itu Benar Adanya

May 24, 2026
Sastrawan dan sosiolog, Okky Madasari, berbicara tentang praktik militerisme pada sejumlah aspek di ranah sipil dalam acara "Terus Terang Goes to Campus UII Yogyakarta #1".

Okky Madasari Soroti Kembalinya Militerisme ke Ranah Sipil: Mematikan Reformasi

May 23, 2026
Logo Koperasi Desa Merah Putih

Koperasi Desa Merah Putih Tak Cerminkan Demokrasi Ekonomi

May 21, 2026
ilustrasi uang Rupiah yang diwacanakan bakal dilakukan redenominasi

Kritik Narasi Pemerintah Soal Optimisme Ekonomi, Pakar: Buktikan Secara Ilmiah

May 21, 2026
Ilustrasi ruang kelas SMP di Kota Yogyakarta

Respon Penghapusan Guru Honorer, Nurul Aisyah: Momentum Reformasi Tata Kelola Tenaga Pendidik

May 20, 2026
Ilustrasi mata uang Rupiah

Akademisi UGM Dorong Pemerintah Pusat Turun Tangan Atasi Persoalan Keterbatasan Fiskal Pemda

May 14, 2026
Next Post
Pemain Persib Bandung berupaya merebut bola dengan pemain Persik Kediri. Laga pekan ke-16 BRI Super League tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.

Diimbangi Persik Kediri, Persib Bandung Batal Kudeta Pemuncak Klasemen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
Siswa SMP Negeri 4 Pakem. SMP Negeri 4 Pakem masuk daftar SMP Negeri terbaik di Sleman berdasar data terbaru 2026. [Dok 31_natalie gwen]

9 SMP Negeri Terbaik di Sleman Berdasar Data Terbaru Tahun 2026

February 9, 2026

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.