YOGYAKARTA, POPULI.ID – Angin kencang yang melanda wilayah Kota Yogyakarta mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah titik pada Sabtu (24/1/2026). Salah satu pohon tumbang berada di Jalan Ipda Tut Harsono, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Pohon sengon berdiameter 90 sentimeter dengan tinggi 25 meter itu tumbang menimpa pagar dan warung penjual nangka di lokasi. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian itu.
Seorang warga, Ndari (48), mengatakan bahwa pohon jumbo itu tumbang sekitar pukul 10.30 WIB. Sebelum kejadian, dikatakan angin kencang sempat menerjang wilayah tersebut selama beberapa waktu.
“Itu pohonnya paling besar dan tinggi di sini. Memang kalau hujan ranting pohonnya ada yang rontok. Tadi tidak hujan tapi anginnya kenceng banget. Lalu tiba-tiba pohonnya tumbang menimpa warung nangka dan pagar,” ungkap dia kepada Populi.id, Sabtu (24/1/2026).
Ndari mengungkapkan saat kejadian pemilik warung nangka baru datang dan menata dagangannya. Dikatakan, sang pemilik warung sempat mendengar suara ‘kretek-kretek’ dari arah pohon. Lantas, berlari ke belakang tepat ketika pohon jumbo itu tumbang.
“Ternyata begitu dengar suara ‘kretek-kretek’, ibu pedagang nangka langsung ke belakang, jadi Alhamdulillah selamat. Biasanya kalau hujan ibunya ke warung saya, tapi tadi tidak, mungkin karena baru datang,” paparnya.
Setelah kejadian itu, petugas kepolisian, BPBD, hingga Damkar Kota Yogyakarta datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Arus lalu lintas di Jalan Ipda Tut Harsono disebutkan sempat padat saat proses evakuasi, namun tak berselang lama kembali lancar.
“Ibunya sudah pulang, tadi dijemput anaknya dan dagangan buah nangka juga dibawa pulang,” tambahnya.
Sementara itu, berdasarkan data dari BPBD Kota Yogyakarta, tercatat ada sebanyak 14 titik pohon tumbang dampak cuaca ekstrem angin kencang pada Sabtu (24/1/2026).
Kejadian pohon tumbang itu sempat menutup akses jalan, menimpa kabel jaringan internet, bahkan menimpa bangunan, warung, tempat tinggal, dan kendaraan mobil. Meski begitu tidak ada korban jiwa dan status korban terdampak sudah terkondisi.
“Berdasarkan peringatan dini, angin kencang terjadi dampak tidak langsung dari siklon tropis luana yang berlangsung pada 24-25 Januari 2026,” sebut Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat. (populi.id/Dewi Rukmini)


![Penumpang memasuki kereta api dari stasiun Yogyakarta. [Dok. PT KAI]](https://populi.id/wp-content/uploads/2025/03/pt-KAI-120x86.png)









