YOGYAKARTA, POPULI.ID – Guncangan gempa bermagnitudo (M) 5,7 yang berpusat di Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa (27/1/2026) pukul 08.20 WIB, berdampak pada operasional transportasi di wilayah lain.
KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta melaporkan sebanyak 16 perjalanan kereta api sempat dihentikan sementara sebagai bagian dari aktivasi protokol darurat untuk memastikan stabilitas infrastruktur pasca guncangan.
“Sebanyak 16 kereta api berhenti sementara selama proses pemeriksaan prasarana pasca gempa demi keselamatan,” kata Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, Selasa (27/1/2026).
Penghentian sementara ini mencakup berbagai jenis layanan, mulai dari kereta api jarak jauh, kereta bandara, KRL commuter line, hingga kereta lokal yang tengah melintas di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Beberapa rangkaian kereta yang sempat berhenti antara lain:
* Kereta Jarak Jauh: KA 13 Argo Lawu, KA 7002A Gajayana Tambahan, KA 77 Lodaya, KA 103B Bogowonto, KA 275B Pasundan, KA 75B Mataram, dan KA 248B Logawa.
* Kereta Komuter & Lokal: KRL Yogyakarta-Palur (KA 712 dan KA 721), KA Bandara YIA (KA 525 dan KA 563), KA BIAS (KA 572B), KA Batara Kresna (KA 513), serta KA Joglosemarkerto (KA 202).
Adapun KA 721 merupakan rangkaian kereta commuter line (KRL) yang melayani rute Palur-Yogyakarta sempat terhenti di Stasiun Maguwo imbas gempa bumi.
Feni menegaskan bahwa pemeriksaan prasarana merupakan prosedur wajib yang dilakukan untuk menjamin aspek keselamatan tetap terjaga. Tim lapangan segera dikerahkan untuk melakukan inspeksi kilat pada titik-titik krusial, termasuk jalur rel, jembatan, dan sarana pendukung lainnya dalam radius guncangan.
Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi adanya potensi pergeseran tanah atau kerusakan pada bantalan rel yang dapat membahayakan perjalanan.
“Pemeriksaan prasarana pasca gempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga,” ujar Feni.
Setelah dilakukan penyisiran selama kurang lebih 28 menit, tim prasarana menyatakan bahwa seluruh lintasan dan jalur kereta api dalam kondisi kokoh dan aman untuk dilalui.
Berdasarkan hasil tersebut, seluruh jadwal perjalanan kereta api kembali dinormalkan tepat pada pukul 08.48 WIB.
Pihak KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas kesabaran para pelanggan selama proses pemeriksaan berlangsung. Feni menyebut pihaknya berkomitmen untuk selalu memprioritaskan keselamatan perjalanan kereta api sebagai landasan utama dalam operasionalnya.
![Penumpang memasuki kereta api dari stasiun Yogyakarta. [Dok. PT KAI]](https://populi.id/wp-content/uploads/2025/03/pt-KAI.png)











