• Tentang Kami
Saturday, February 14, 2026
populi.id
No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO
No Result
View All Result
populi.id
No Result
View All Result
Home headline

Mengupas Gaya Komunikasi Presiden Prabowo: Orasi Spontan, Transparansi, Kontroversi

Gaya komunikasi Presiden Prabowo Subianto yang terkesan tegas, blak-blakan terutama di forum disebut memberi warna yang unik sekaligus memicu kontroversi

Gregorius BramantyobyredaksiandGregorius Bramantyo
February 13, 2026
in headline, Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Presiden Prabowo Subianto saat berada di podium.

Presiden Prabowo Subianto saat berada di podium. [Instagram/Prabowo Subianto]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare via WhatsApp

POPULI.ID – Baru- baru ini Presiden Prabowo Subianto sempat melontarkan uneg-unegnya mengenai program Makan Bergizi Gratis yang oleh sebagian kalangan dicibir.

Dalam acara peresmian dan groundbreaking 1.179 SPPG serta 18 gudang ketahanan pangan Polri di Jakarta, Jumat (13/2/2026), Prabowo mengungkapkan program yang digagaskan soal makan gratis mendapat olokan sejumlah pihak bahkan di antara yang mengejeknya ada dari kalangan terdidik.

BERITA MENARIK LAINNYA

SBY Optimistis Prabowo-Gibran Bisa Atasi Dinamika Ekonomi Indonesia

Curhatan Prabowo Soal MBG, Ungkap Diejek Profesor

Gaya Presiden Prabowo yang melontarkan uneg-uneg dalam forum nyatanya bukan kali itu saja. Dalam beberapa kesempatan, mantan Menteri Pertahanan itu bersikap serupa.

Oleh sejumlah pengamat, gaya komunikasi Prabowo dinilai membawa warna baru yang unik, namun sekaligus memicu kontroversi terkait transparansi dan keterbukaan terhadap kritik.

Spontanitas dan Latar Belakang Militer

Satu di antara ciri khas Prabowo adalah gaya bicaranya yang sering kali bersifat “impromptu” atau spontan tanpa persiapan naskah yang kaku. Sebagai seorang orator ulung, spontanitas ini memang menunjukkan kekuatannya, namun di sisi lain meningkatkan risiko salah ucap atau slip tongue.

“Latar belakang militernya kerap memengaruhi pilihan kata yang ia gunakan, seperti istilah “kedaulatan” saat membicarakan visi besar bangsa, yang terkadang sulit dipahami secara mendalam oleh masyarakat awam jika hanya didengar sekilas,” tulis laporan ABC News.

Contoh nyata dari gaya bicara spontan ini terlihat saat ia membela perluasan kebun kelapa sawit.

“Namanya kelapa sawit ya pohon, ada daunnya kan?” ujar Prabowo kala itu.

Pernyataan tersebut belakangan menuai kritik dari pegiat lingkungan karena dianggap tidak berbasis data dan abai terhadap dampak ekologis monokultur kelapa sawit.

Perbandingan dengan Jokowi: Citra vs Keterbukaan

Perbedaan mencolok terlihat ketika membandingkan Prabowo dengan Joko Widodo (Jokowi). Era Jokowi dikenal dengan penggunaan media sosial yang masif dan strategi “Narasi Tunggal” untuk menyelaraskan pesan di semua kementerian.

“Jokowi merupakan tokoh politik yang menitikberatkan karier politiknya pada pembentukan citra melalui kegiatan seperti blusukan,” tulis The Conversation.

Berbeda dengan komunikasi era Jokowi yang cenderung satu arah, Prabowo dinilai lebih tertutup dan sulit diprediksi.

Jika Jokowi sangat menjaga reputasi melalui publikasi kegiatan yang teratur, wartawan di era Prabowo justru mengeluhkan tidak adanya informasi detail mengenai agenda harian presiden yang mempersulit peliputan isu-isu penting.

Perbandingan dengan SBY dan Orde Baru

Jika ditarik lebih jauh ke belakang, gaya komunikasi setiap era memiliki karakteristiknya sendiri.

Pada era Orde Baru, komunikasi publik sepenuhnya dikendalikan oleh Departemen Penerangan tanpa adanya check and balance karena media massa sangat dibatasi.

Sementara di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang kala itu mengesahkan UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP), komunikasinya lebih banyak mengandalkan peran Juru Bicara Kepresidenan.

Berbeda dengan SBY yang melembagakan keterbukaan informasi, Prabowo justru mulai menunjukkan indikasi anti kritik.

Masih mengutip dari ulasan The Conversation, penggunaan kata “ndasmu” oleh Prabowo dalam acara internal partai untuk merespons kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dianggap sebagai sinyal bahwa ia cenderung tidak terima kritik publik atas kebijakannya.

“Ia melontarkannya untuk merespons khalayak yang kerap mengkritik program MBG unggulannya dan kabinetnya yang cenderung gemuk,” tulis laporan tersebut.

Ketegasan sebagai Kunci Stabilitas

Sementara itu, penilaian lain datang dari pengamat politik dan kebijakan Universitas Brawijaya (UB), Andhyka Muttaqin.

Ia menilai Prabowo mempunyai gaya komunikasi yang tegas. Dari sudut pandangnya, cara komunikasi Prabowo berdampak baik pada stabilitas politik nasional.

Menurut Andhyka, ketegasan tersebut mampu meredam potensi polarisasi yang sempat memanas setelah Pilpres 2024.

“Ketegasan dari gaya komunikasi Presiden Prabowo selama setahun menjabat ini relatif bisa mengendalikan polarisasi yang muncul pasca pilpres,” jelas Andhyka dilansir dari Antara.

Gaya tersebut juga dinilai turut mendorong kinerja pemerintahan ke arah yang baik karena instruksi presiden kepada para menteri menjadi lebih jelas dan terukur.

Pendekatan Merangkul di Balik Kewibawaan

Andhyka juga menyoroti bahwa ketegasan Prabowo diimbangi dengan sikap merangkul lawan politik. Strategi ini dianggap berhasil membangun kepercayaan dari berbagai pihak, termasuk mereka yang sebelumnya berseberangan, untuk bergabung dalam pemerintahan.

Meskipun begitu, Andhyka memberikan catatan penting agar keseimbangan itu tetap terjaga.

“Jika komunikasi tegas tidak diimbangi dengan pendekatan yang merangkul, ketegasan bisa dianggap keras dan memperlebar jarak dengan lawan politik,” tuturnya.

Ia mengingatkan hal tersebut penting dijaga secara konsisten agar citranya tetap positif di mata publik.

Tags: gaya komunikasiJokowikontroversiMakan Bergizi GratisorasiOrde BaruPrabowo SubiantoSBYtransparansi

Related Posts

Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono

SBY Optimistis Prabowo-Gibran Bisa Atasi Dinamika Ekonomi Indonesia

February 13, 2026
Curhatan Prabowo Soal MBG, Ungkap Diejek Profesor

Curhatan Prabowo Soal MBG, Ungkap Diejek Profesor

February 13, 2026
Mahfud MD menyoroti soal anjloknya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia.

Soroti Indeks Korupsi Indonesia Anjlok, Mahfud MD: Kalau Hukum Dimain-mainkan Negara Terancam

February 11, 2026
Presiden Prabowo Subianto

Ramai-ramai Dukung Prabowo Dua Periode, Pengamat: Masih Prematur

February 10, 2026
kolase foto Presiden Prabowo Subianto dan ilustrasi genteng

Dari Wabah ke Estetika: Menelusuri Sejarah Genteng di Indonesia

February 3, 2026
Sidang lanjutan gugatan Citizen Lawsuit terkait ijazah Jokowi di Pengadilan Negeri Surakarta

7 Fakta Persidangan Ijazah Jokowi: Sosok Jack hingga Misteri Kacamata

February 3, 2026
Next Post
Kuasa hukum 7 terdakwa penganiayaan di Sleman dari LBH Al-Kautsar, Raditya Elang Wijaya saat menggelar konferensi pers di Nologaten, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY, Jumat (13/2/2026).

Kuasa Hukum Tujuh Terdakwa Kasus Penganiayaan di Mlati Sebut Putusan Hakim Belum Adil

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No Result
View All Result

TERPOPULER

Ilustrasi SMP di Sleman

8 SMP Terbaik di Sleman yang Bisa Jadi Pilihan

June 4, 2025
Kabupaten Bantul memiliki sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi incaran para pendaftar.

10 SMP Favorit di Bantul: Pilihan Terbaik Sekolah Negeri dan Swasta

June 18, 2025
Berikut 10 SMP unggulan di Bantul yang bisa dijadikan acuan sebelum mendaftar SPBM 2025.

Inilah 7 SMP Unggulan di Bantul yang Paling Diburu Jelang SPMB 2025

June 9, 2025
ilustrasi : Sekolah Dasar

10 SD Favorit di Bantul dengan Akreditasi A, Layak Jadi Pilihan!

June 12, 2025
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Penetapan UMK dan UMP DIY 2026 Berpotensi Mundur, Wali Kota Yogyakarta Berharap Ada Kenaikan

December 12, 2025

Subscribe

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Copyright ©2025 | populi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • GLOBAL
    • NASIONAL
    • POLITAINMENT
  • SLEMAN
  • BANTUL
  • KOTA YOGYAKARTA
  • KULON PROGO
  • GUNUNGKIDUL
  • JATENG
    • KEDU
    • SOLO RAYA
  • BISNIS
  • UMKM
  • SIKAP
  • PSS SLEMAN
  • URBAN
    • SPORT
      • LIGA
    • CENDEKIA
    • KESEHATAN
    • KULTUR
    • LIFESTYLE
    • OTOMOTIF
    • TEKNO

Copyright ©2025. populi.id - All Right Reserved.